<?xml version='1.0' encoding='UTF-8'?><?xml-stylesheet href="http://www.blogger.com/styles/atom.css" type="text/css"?><feed xmlns='http://www.w3.org/2005/Atom' xmlns:openSearch='http://a9.com/-/spec/opensearchrss/1.0/' xmlns:georss='http://www.georss.org/georss' xmlns:gd='http://schemas.google.com/g/2005' xmlns:thr='http://purl.org/syndication/thread/1.0'><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212</id><updated>2011-11-20T06:05:18.534-08:00</updated><category term='Labuhanbatu'/><category term='himlab'/><category term='ketua'/><title type='text'>posis...</title><subtitle type='html'>Terus Mencoba Kearah Lebih Baik...
We are The Real Moslem,,,insyaAllah...</subtitle><link rel='http://schemas.google.com/g/2005#feed' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/posts/default'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default?max-results=100'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/'/><link rel='hub' href='http://pubsubhubbub.appspot.com/'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><generator version='7.00' uri='http://www.blogger.com'>Blogger</generator><openSearch:totalResults>38</openSearch:totalResults><openSearch:startIndex>1</openSearch:startIndex><openSearch:itemsPerPage>100</openSearch:itemsPerPage><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-6178290012746944233</id><published>2011-11-20T06:05:00.001-08:00</published><updated>2011-11-20T06:05:18.548-08:00</updated><title type='text'>10 SITUS EMAIL GRATIS</title><content type='html'>&lt;h3 class="post-title entry-title"&gt; &lt;a href="http://thepickpunk.blogspot.com/2011/01/10-situs-email-gratis.html"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt; &lt;/h3&gt;&amp;nbsp;Kalli ini gua mau bagi2 info tentang situs penyadia email gratis.....&lt;br /&gt;sebenernya buanyak buanget gan situs2 yang nyediain email gratis...&lt;br /&gt;tapi cukup ku ambil yang populer doang.....&lt;br /&gt;nah berikut daftar 10 situs penyedia email gratis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. &lt;a href="http://gmail.com/" target="_blank" title="gmail.com"&gt;gmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;2. &lt;a href="http://mail.yahoo.com/" target="_blank" title="mail.yahoo.com"&gt;mail.yahoo.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;3. &lt;a href="http://hotmail.com/" target="_blank" title="hotmail.com"&gt;hotmail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;4. &lt;a href="http://mail.msn.com/" target="_blank" title="mail.msn.com"&gt;mail.msn.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;5. &lt;a href="http://mail.aol.com/" target="_blank" title="mail.aol.com"&gt;mail.aol.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;6. &lt;a href="http://mail.aim.com/" target="_blank" title="mail.aim.com"&gt;mail.aim.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;7. &lt;a href="http://gawab.com/" target="_blank" title="gawab.com"&gt;gawab.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;8. &lt;a href="http://inbox.com/" target="_blank" title="inbox.com"&gt;inbox.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;9. &lt;a href="http://mail.com/" target="_blank" title="mail.com"&gt;mail.com&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;10. &lt;a href="http://mail.telkom.net/" target="_blank" title="mail.telkom.net"&gt;mail.telkom.net&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;selamat mencoba gan.....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-6178290012746944233?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/6178290012746944233/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2011/11/10-situs-email-gratis.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/6178290012746944233'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/6178290012746944233'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2011/11/10-situs-email-gratis.html' title='10 SITUS EMAIL GRATIS'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5892158921553265681</id><published>2011-06-16T01:54:00.001-07:00</published><updated>2011-06-16T01:54:20.812-07:00</updated><title type='text'>Lanjutan</title><content type='html'>Pengertian Etika, Moral dan Etiket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah Etika berasal dari bahasa Yunani kuno. Bentuk tunggal kata ‘etika’ yaitu ethos sedangkan bentuk jamaknya yaitu ta etha. Ethos mempunyai banyak arti yaitu : tempat tinggal yang biasa, padang rumput, kandang, kebiasaan/adat, akhlak,watak, perasaan, sikap, cara berpikir. Sedangkan arti ta etha yaitu adat kebiasaan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Arti dari bentuk jamak inilah yang melatar-belakangi terbentuknya istilah Etika yang oleh Aristoteles dipakai untuk menunjukkan filsafat moral. Jadi, secara etimologis (asal usul kata), etika mempunyai arti yaitu ilmu tentang apa yang biasa dilakukan atau ilmu tentang adat kebiasaan (K.Bertens, 2000).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Biasanya bila kita mengalami kesulitan untuk memahami arti sebuah kata maka kita akan mencari arti kata tersebut dalam kamus. Tetapi ternyata tidak semua kamus mencantumkan arti dari sebuah kata secara lengkap. Hal tersebut dapat kita lihat dari perbandingan yang dilakukan oleh K. Bertens terhadap arti kata ‘etika’ yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama dengan Kamus Bahasa Indonesia yang baru. Dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama (Poerwadarminta, sejak 1953 – mengutip dari Bertens,2000), etika mempunyai arti sebagai : “ilmu pengetahuan tentang asas-asas akhlak (moral)”. Sedangkan kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia yang baru (Departemen Pendidikan dan Kebudayaan, 1988 – mengutip dari Bertens 2000), mempunyai arti :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. ilmu tentang apa yang baik dan apa yang buruk dan tentang hak dan kewajiban moral (akhlak);&lt;br /&gt;2. kumpulan asas atau nilai yang berkenaan dengan akhlak;&lt;br /&gt;3. nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari perbadingan kedua kamus tersebut terlihat bahwa dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama hanya terdapat satu arti saja yaitu etika sebagai ilmu. Sedangkan Kamus Bahasa Indonesia yang baru memuat beberapa arti. Kalau kita misalnya sedang membaca sebuah kalimat di berita surat kabar “Dalam dunia bisnis etika merosot terus” maka kata ‘etika’ di sini bila dikaitkan dengan arti yang terdapat dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tersebut tidak cocok karena maksud dari kata ‘etika’ dalam kalimat tersebut bukan etika sebagai ilmu melainkan ‘nilai mengenai benar dan salah yang dianut suatu golongan atau masyarakat’. Jadi arti kata ‘etika’ dalam Kamus Bahasa Indonesia yang lama tidak lengkap.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K. Bertens berpendapat bahwa arti kata ‘etika’ dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia tersebut dapat lebih dipertajam dan susunan atau urutannya lebih baik dibalik, karena arti kata ke-3 lebih mendasar daripada arti kata ke-1. Sehingga arti dan susunannya menjadi seperti berikut :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. nilai dan norma moral yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, jika orang berbicara tentang etika orang Jawa, etika agama Budha, etika Protestan dan sebagainya, maka yang dimaksudkan etika di sini bukan etika sebagai ilmu melainkan etika sebagai sistem nilai. Sistem nilai ini bisaberfungsi dalam hidup manusia perorangan maupun pada taraf sosial.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. kumpulan asas atau nilai moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Yang dimaksud di sini adalah kode etik. Contoh : Kode Etik Jurnalistik&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. ilmu tentang yang baik atau buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika baru menjadi ilmu bila kemungkinan-kemungkinan etis (asas-asas dan nilai-nilai tentang yang dianggap baik dan buruk) yang begitu saja diterima dalam suatu masyarakat dan sering kali tanpa disadari menjadi bahan refleksi bagi suatu penelitian sistematis dan metodis. Etika di sini sama artinya dengan filsafat moral.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;PENGERTIAN MORAL&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Istilah Moral berasal dari bahasa Latin. Bentuk tunggal kata ‘moral’ yaitu mos sedangkan bentuk jamaknya yaitu mores yang masing-masing mempunyai arti yang sama yaitu kebiasaan, adat. Bila kita membandingkan dengan arti kata ‘etika’, maka secara etimologis, kata ’etika’ sama dengan kata ‘moral’ karena kedua kata tersebut sama-sama mempunyai arti yaitu kebiasaan,adat. Dengan kata lain, kalau arti kata ’moral’ sama dengan kata ‘etika’, maka rumusan arti kata ‘moral’ adalah nilai-nilai dan norma-norma yang menjadi pegangan bagi seseorang atau suatu kelompok dalam mengatur tingkah lakunya. Sedangkan yang membedakan hanya bahasa asalnya saja yaitu ‘etika’ dari bahasa Yunani dan ‘moral’ dari bahasa Latin. Jadi bila kita mengatakan bahwa perbuatan pengedar narkotika itu tidak bermoral, maka kita menganggap perbuatan orang itu melanggar nilai-nilai dan norma-norma etis yang berlaku dalam masyarakat. Atau bila kita mengatakan bahwa pemerkosa itu bermoral bejat, artinya orang tersebut berpegang pada nilai-nilai dan norma-norma yang tidak baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;‘Moralitas’ (dari kata sifat Latin moralis) mempunyai arti yang pada dasarnya sama dengan ‘moral’, hanya ada nada lebih abstrak. Berbicara tentang “moralitas suatu perbuatan”, artinya segi moral suatu perbuatan atau baik buruknya perbuatan tersebut. Moralitas adalah sifat moral atau keseluruhan asas dan nilai yang berkenaan dengan baik dan buruk.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengertian Etiket&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam Kamus Umum Bahasa Indonesia diberikan beberapa arti dari kata “etiket”, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Etiket (Belanda) secarik kertas yang ditempelkan pada kemasan barang-barang (dagang) yang bertuliskan nama, isi, dan sebagainya tentang barang itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Etiket (Perancis) adat sopan santun atau tata krama yang perlu selalu diperhatikan dalam pergaulan agar hubungan selalu baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perbedaan Etiket dengan Etika&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;K. Bertens dalam bukunya yang berjudul “Etika” (2000) memberikan 4 (empat) macam perbedaan etiket dengan etika, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. Etiket menyangkut cara (tata acara) suatu perbuatan harus dilakukan manusia. Misal : Ketika saya menyerahkan sesuatu kepada orang lain, saya harus menyerahkannya dengan menggunakan tangan kanan. Jika saya menyerahkannya dengan tangan kiri, maka saya dianggap melanggar etiket.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika menyangkut cara dilakukannya suatu perbuatan sekaligus memberi norma dari perbuatan itu sendiri. Misal : Dilarang mengambil barang milik orang lain tanpa izin karena mengambil barang milik orang lain tanpa izin sama artinya dengan mencuri. “Jangan mencuri” merupakan suatu norma etika. Di sini tidak dipersoalkan apakah pencuri tersebut mencuri dengan tangan kanan atau tangan kiri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Etiket hanya berlaku dalam situasi dimana kita tidak seorang diri (ada orang lain di sekitar kita). Bila tidak ada orang lain di sekitar kita atau tidak ada saksi mata, maka etiket tidak berlaku. Misal : Saya sedang makan bersama bersama teman sambil meletakkan kaki saya di atas meja makan, maka saya dianggap melanggat etiket. Tetapi kalau saya sedang makan sendirian (tidak ada orang lain), maka saya tidak melanggar etiket jika saya makan dengan cara demikian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika selalu berlaku, baik kita sedang sendiri atau bersama orang lain. Misal: Larangan mencuri selalu berlaku, baik sedang sendiri atau ada orang lain. Atau barang yang dipinjam selalu harus dikembalikan meskipun si empunya barang sudah lupa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Etiket bersifat relatif. Yang dianggap tidak sopan dalam satu kebudayaan, bisa saja dianggap sopan dalam kebudayaan lain. Misal : makan dengan tangan atau bersendawa waktu makan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika bersifat absolut. “Jangan mencuri”, “Jangan membunuh” merupakan prinsip-prinsip etika yang tidak bisa ditawar-tawar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4.. Etiket memandang manusia dari segi lahiriah saja. Orang yang berpegang pada etiket bisa juga bersifat munafik. Misal : Bisa saja orang tampi sebagai “manusia berbulu ayam”, dari luar sangan sopan dan halus, tapi di dalam penuh kebusukan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Etika memandang manusia dari segi dalam. Orang yang etis tidak mungkin bersifat munafik, sebab orang yang bersikap etis pasti orang yang sungguh-sungguh baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5892158921553265681?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5892158921553265681/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2011/06/lanjutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5892158921553265681'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5892158921553265681'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2011/06/lanjutan.html' title='Lanjutan'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-1949898635507802811</id><published>2011-06-16T01:52:00.000-07:00</published><updated>2011-06-16T01:52:00.480-07:00</updated><title type='text'>Mau Ujian Etika</title><content type='html'>&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:WordDocument&gt;   &lt;w:View&gt;Normal&lt;/w:View&gt;   &lt;w:Zoom&gt;0&lt;/w:Zoom&gt;   &lt;w:TrackMoves/&gt;   &lt;w:TrackFormatting/&gt;   &lt;w:PunctuationKerning/&gt;   &lt;w:ValidateAgainstSchemas/&gt;   &lt;w:SaveIfXMLInvalid&gt;false&lt;/w:SaveIfXMLInvalid&gt;   &lt;w:IgnoreMixedContent&gt;false&lt;/w:IgnoreMixedContent&gt;   &lt;w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;false&lt;/w:AlwaysShowPlaceholderText&gt;   &lt;w:DoNotPromoteQF/&gt;   &lt;w:LidThemeOther&gt;EN-US&lt;/w:LidThemeOther&gt;   &lt;w:LidThemeAsian&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeAsian&gt;   &lt;w:LidThemeComplexScript&gt;X-NONE&lt;/w:LidThemeComplexScript&gt;   &lt;w:Compatibility&gt;    &lt;w:BreakWrappedTables/&gt;    &lt;w:SnapToGridInCell/&gt;    &lt;w:WrapTextWithPunct/&gt;    &lt;w:UseAsianBreakRules/&gt;    &lt;w:DontGrowAutofit/&gt;    &lt;w:SplitPgBreakAndParaMark/&gt;    &lt;w:DontVertAlignCellWithSp/&gt;    &lt;w:DontBreakConstrainedForcedTables/&gt;    &lt;w:DontVertAlignInTxbx/&gt;    &lt;w:Word11KerningPairs/&gt;    &lt;w:CachedColBalance/&gt;   &lt;/w:Compatibility&gt;   &lt;w:BrowserLevel&gt;MicrosoftInternetExplorer4&lt;/w:BrowserLevel&gt;   &lt;m:mathPr&gt;    &lt;m:mathFont m:val="Cambria Math"/&gt;    &lt;m:brkBin m:val="before"/&gt;    &lt;m:brkBinSub m:val="--"/&gt;    &lt;m:smallFrac m:val="off"/&gt;    &lt;m:dispDef/&gt;    &lt;m:lMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:rMargin m:val="0"/&gt;    &lt;m:defJc m:val="centerGroup"/&gt;    &lt;m:wrapIndent m:val="1440"/&gt;    &lt;m:intLim m:val="subSup"/&gt;    &lt;m:naryLim m:val="undOvr"/&gt;   &lt;/m:mathPr&gt;&lt;/w:WordDocument&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 9]&gt;&lt;xml&gt;  &lt;w:LatentStyles DefLockedState="false" DefUnhideWhenUsed="true"  DefSemiHidden="true" DefQFormat="false" DefPriority="99"  LatentStyleCount="267"&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Normal"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="heading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="9" QFormat="true" Name="heading 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 7"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 8"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" Name="toc 9"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="header"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="footer"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="35" QFormat="true" Name="caption"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="0" Name="page number"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="10" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" Name="Default Paragraph Font"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="11" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtitle"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="22" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Strong"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="20" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="59" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Table Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Placeholder Text"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="1" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="No Spacing"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" UnhideWhenUsed="false" Name="Revision"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="34" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="List Paragraph"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="29" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="30" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Quote"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 1"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 2"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 3"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 4"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 5"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="60" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="61" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="62" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Light Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="63" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="64" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Shading 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="65" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="66" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium List 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="67" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 1 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="68" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 2 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="69" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Medium Grid 3 Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="70" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Dark List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="71" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Shading Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="72" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful List Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="73" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" Name="Colorful Grid Accent 6"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="19" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="21" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Emphasis"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="31" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Subtle Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="32" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Intense Reference"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="33" SemiHidden="false"   UnhideWhenUsed="false" QFormat="true" Name="Book Title"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="37" Name="Bibliography"/&gt;   &lt;w:LsdException Locked="false" Priority="39" QFormat="true" Name="TOC Heading"/&gt;  &lt;/w:LatentStyles&gt; &lt;/xml&gt;&lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if !mso]&gt;&lt;img src="http://img2.blogblog.com/img/video_object.png" style="background-color: #b2b2b2; " class="BLOGGER-object-element tr_noresize tr_placeholder" id="ieooui" data-original-id="ieooui" /&gt; &lt;style&gt;st1\:*{behavior:url(#ieooui) }&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;&lt;!--[if gte mso 10]&gt; &lt;style&gt; /* Style Definitions */ table.MsoNormalTable {mso-style-name:"Table Normal"; mso-tstyle-rowband-size:0; mso-tstyle-colband-size:0; mso-style-noshow:yes; mso-style-priority:99; mso-style-qformat:yes; mso-style-parent:""; mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt; mso-para-margin:0cm; mso-para-margin-bottom:.0001pt; mso-pagination:widow-orphan; font-size:10.0pt; font-family:"Times New Roman","serif";}&lt;/style&gt; &lt;![endif]--&gt;  &lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;PENGERTIAN ETIKA&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Ilmu yang membahas perbuatan baik dan perbuatan buruk manusia sejauh yang dapat dipahami oleh pikiran manusia&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;TUJUAN MEMPELAJARI ETIKA&lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;br style="mso-special-character: line-break;" /&gt; &lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Untuk mendapatkan konsep yang sama mengenai penilaian baik dan buruk bagi semua manusia dalam ruang dan waktu tertentu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;PENGERTIAN BAIK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Sesuatu hal dikatakan baik bila ia mendatangkan rahmat, dan memberikan perasaan senang, atau bahagia (Sesuatu dikatakan baik bila ia dihargai secara positif)&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;PENGERTIAN BURUK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Segala yang tercela. Perbuatan buruk berarti perbuatan yang bertentangan dengan norma-norma masyarakat yang berlaku&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;CARA PENILAIAN BAIK DAN BURUK&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Menurut Ajaran Agama, Adat Kebiasaan, Kebahagiaan, Bisikan Hati (Intuisi), Evolusi, Utilitarisme, Paham Eudaemonisme, Aliran Pragmatisme, Aliran Positivisme, Aliran Naturalisme, Aliran Vitalisme, Aliran Idealisme, Aliran Eksistensialisme, Aliran Marxisme, Aliran Komunisme&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt; &lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;[carilah di internet mengenai faham atau aliran-aliran tersebut secara lengkap]&lt;/b&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Kriteria perbuatan baik atau buruk yang akan diuraikan di bawah ini sebatas berbagai aliran atau faham yang pernah dan terus berkembang sampai saat ini. Khusus penilaian perbuatan baik dan buruk menurut agama, adapt kebiasaan, dan kebudayaan tidak akan dibahas disini.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Faham Kebahagiaan (Hedonisme)&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;“Tingkah laku atau perbuatan yang melahirkan kebahagiaan dan kenikmatan/kelezatan”. Ada tiga sudut pandang dari faham ini yaitu (1) hedonisme individualistik/egostik hedonism yang menilai bahwa jika suatu keputusan baik bagi pribadinya maka disebut baik, sedangkan jika keputusan tersebut tidak baik maka itulah yang buruk; (2) hedonisme rasional/rationalistic hedonism yang berpendapat bahwa kebahagian atau kelezatan individu itu haruslah berdasarkan pertimbangan akal sehat; dan (3) universalistic hedonism yang menyatakan bahwa yang menjadi tolok ukur apakah suatu perbuatan itu baik atau buruk adalah mengacu kepada akibat perbuatan itu melahirkan kesenangan atau kebahagiaan kepada seluruh makhluk.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Bisikan Hati (Intuisi)&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Bisikan hati adalah “kekuatan batin yang dapat mengidentifikasi apakah sesuatu perbuatan itu baik atau buruk tanpa terlebih dahulu melihat akibat yang ditimbulkan perbuatan itu”. Faham ini merupakan bantahan terhadap faham&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;hedonisme. Tujuan utama dari aliran ini adalah keutamaan, keunggulan, keistimewaan yang dapat juga diartikan sebagai “kebaikan budi pekerti”&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Evolusi&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Paham ini berpendapat bahwa segala sesuatu yang ada di alam ini selalu (secara berangsur-angsur) mengalami perubahan yaitu berkembang menuju kea rah kesempurnaan. Dengan mengadopsi teori Darwin (ingat konsep selection of nature, struggle for life, dan survival for the fittest) Alexander mengungkapkan bahwa nilai moral harus selalu berkompetisi dengan nilai yang lainnya, bahkan dengan segala yang ada di ala mini, dan nilai moral yang bertahanlah (tetap) yang dikatakan dengan baik, dan nilai-nilai yang tidak bertahan (kalah dengan perjuangan antar nilai) dipandang sebagai buruk.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Paham Eudaemonisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Prinsip pokok faham ini adalah kebahagiaan bagi diri sendiri dan kebahagiaan bagi orang lain. Menurut Aristoteles, untuk mencapai eudaemonia ini diperlukan 4 hal yaitu (1) kesehatan, kebebasan, kemerdekaan, kekayaan dan kekuasaan, (2) kemauaan, (3) perbuatan baik, dan (4) pengetahuan batiniah.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Pragmatisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran ini menititkberatkan pada hal-hal yang berguna dari diri sendiri baik yang bersifat moral maupun material. Yang menjadi titik beratnya adalah pengalaman, oleh karena itu penganut faham ini tidak mengenal istilah kebenaran sebab kebenaran bersifat abstrak dan tidak akan diperoleh dalam dunia empiris. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Naturalisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Yang menjadi ukuran baik atau buruk adalah :”apakah sesuai dengan keadaan alam”, apabila alami maka itu dikatakan baik, sedangkan apabila tidak alami dipandang buruk. Jean Jack Rousseau mengemukakan bahwa kemajuan, pengetahuan dan kebudayaan adalah menjadi perusak alam semesta.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Vitalisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran ini merupakan bantahan terhadap aliran natiralisme sebab menurut faham vitalisme yang menjadi ukuran baik dan buruk itu&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;bukan alam tetapi “vitae” atau hidup (yang sangat diperlukan untuk hidup). Aliran ini terdiri dari dua kelompok yaitu (1) vitalisme pessimistis (negative vitalistis) dan (2) vitalisme optimistime. Kelompok pertama terkenal dengan ungkapan “homo homini lupus” artinya “manusia adalah serigala bagi manusia yang lain”. Sedangkan menurut aliran kedua “perang adalah halal”, sebab orang yang berperang itulah (yang menang) yang akan memegang kekuasaan. Tokoh terkenal aliran vitalisme adalah F. Niettsche yang banyak memberikan pengaruh terhadap Adolf Hitler.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Gessingnungsethik&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Diprakarsai oleh Albert Schweitzer, seorang ahli Teolog, Musik, Medik, Filsuf, dan Etika. Yang terpenting menurut aliran ini adalah “penghormatan akan kehidupan”, yaitu sedapat mungkin setiap makhluk harus saling menolong dan berlaku baik. Ukuran kebaikannya adalah “pemelihataan akan kehidupan”, dan yang buruk adalah setiap usaha yang berakibat kebinasaan dan menghalangi-halangi hidup.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Idealisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Sangat mementingkan eksistensi akal pikiran manusia sebab pikiran manusialah yang menjadi sumber ide. Ungkapan terkenal dari aliran ini adalah “segala yang ada hanyalah yang tiada” sebab yang ada itu hanyalah gambaran/perwujudan dari alam pikiran (bersifat tiruan). Sebaik apapun tiruan tidak akan seindah aslinya (yaitu ide). Jadi yang bai itu hanya apa yang ada di dalam ide itu sendiri.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Eksistensialisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Etika Eksistensialisme berpandangan bahwa eksistensi di atas dunia selalu terkait pada keputusan-keputusan individu, Artinya, andaikan individu tidak mengambil suatu keputusan maka pastilah tidak ada yang terjadi. Individu sangat menentukan terhadao sesuatu yang baik, terutama sekali bagi kepentingan dirinya. Ungkapan dari aliran ini adalah “ Truth is subjectivity” atau kebenaran terletak pada pribadinya maka disebutlah baik, dan sebaliknya apabila keputusan itu tidak baik bagi pribadinya maka itulah yang buruk.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Aliran Marxisme&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 14.0pt;"&gt;Berdasarkan “Dialectical Materialsme” yaitu segala sesuatu yang ada dikuasai oleh keadaan material dan keadaan material pun juga harus mengikuti jalan dialektikal itu. Aliran ini memegang motto “segala sesuatu jalan dapatlah dibenarkan asalkan saja jalan dapat ditempuh untuk mencapai sesuatu tujuan”. Jadi apapun dapat dipandang baik asalkan dapat menyampaikan/menghantar kepada tujuan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;PENGERTIAN PROFESI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Belum ada kata sepakat mengenai pengertian profesi karena tidak ada standar pekerjaan/tugas yang bagaimanakah yang bisa dikatakan sebagai profesi. Ada yang mengatakan bahwa profesi adalah “jabatan seseorang walau profesi tersebut tidak bersifat komersial”.&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;Secara tradisional ada 4 profesi yang sudah dikenal yaitu kedokteran, hukum, pendidikan, dan kependetaan. &lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;PROFESIONALISME&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Biasanya dipahami sebagai suatu kualitas yang wajib dipunyai oleh setiap eksekutif yang baik. Ciri-ciri profesionalisme:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l2 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Punya ketrampilan yang tinggi dalam suatu bidang serta kemahiran dalam menggunakan peralatan tertentu yang diperlukan dalam pelaksanaan tugas yang bersangkutan dengan bidang tadi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l2 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Punya ilmu dan pengalaman serta kecerdasan dalam menganalisis suatu masalah dan peka di dalam membaca situasi cepat dan tepat serta cermat dalam mengambil keputusan terbaik atas dasar kepekaan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l2 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Punya sikap berorientasi ke depan sehingga punya kemampuan mengantisipasi perkembangan lingkungan yang terbentang di hadapannya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l2 level1 lfo1; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Punya sikap mandiri berdasarkan keyakinan akan kemampuan pribadi serta terbuka menyimak dan menghargai pendapat orang lain, namun cermat dalam memilih yang terbaik bagi diri dan perkembangan pribadinya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;CIRI KHAS PROFESI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Menurut Artikel dalam International Encyclopedia of education, ada 10 ciri khas suatu profesi, yaitu:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Suatu bidang pekerjaan yang terorganisir dari jenis intelektual yang terus berkembang dan diperluas&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span style="font-size: 16.0pt;"&gt;Suatu teknik intelektual&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Penerapan praktis dari teknik intelektual pada urusan praktis&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Suatu periode panjang untuk pelatihan dan sertifikasi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Beberapa standar dan pernyataan tentang etika yang dapat diselenggarakan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;Kemampuan untuk kepemimpinan pada profesi sendiri&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;7.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;Asosiasi dari anggota profesi yang menjadi suatu kelompok yang erat dengan kualitas komunikasi yang tinggi antar anggotanya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;8.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;Pengakuan sebagai profesi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;9.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="FI" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: FI;"&gt;Perhatian yang profesional terhadap penggunaan yang bertanggung jawab dari pekerjaan profesi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l1 level1 lfo2; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;10.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Hubungan yang erat dengan profesi lain&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div align="right" class="MsoNormal" style="text-align: right;"&gt;&lt;b style="mso-bidi-font-weight: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;TUJUAN KODE ETIKA PROFESI&lt;/span&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Prinsip-prinsip umum yang dirumuskan dalam suatu profesi akan berbeda satu dengan yang lainnya. Hal ini disebabkan perbedaan adat, kebiasaan, kebudayaan, dan peranan tenaga ahli profesi yang didefinisikan dalam suatu negar tidak sama.&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="text-align: justify;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Adapun yang menjadi tujuan pokok dari rumusan etika yang dituangkan dalam kode etik (Code of conduct)&lt;span style="mso-spacerun: yes;"&gt;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;profesi adalah:&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;1.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar-standar etika menjelaskan dan menetapkan tanggung jawab terhadap klien, institusi, dan masyarakat pada umumnya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;2.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar-standar etika membantu tenaga ahli profesi dalam menentukan apa yang harus mereka perbuat kalau mereka menghadapi dilema-dilema etika dalam pekerjaan&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;3.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar-standar etika membiarkan profesi menjaga reputasi atau nama dan fungsi-fungsi profesi dalam masyarakat melawan kelakuan-kelakuan yang jahat dari anggota-anggota tertentu&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;4.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar-standar etika mencerminkan / membayangkan pengharapan moral-moral dari komunitas, dengan demikian standar-standar etika menjamin bahwa para anggota profesi akan menaati kitab UU etika (kode etik) profesi dalam pelayanannya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;5.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Standar-standar etika merupakan dasar untuk menjaga kelakuan dan integritas atau kejujuran dari tenaga ahli profesi&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="margin-left: 36.0pt; mso-list: l0 level1 lfo3; tab-stops: list 36.0pt; text-align: justify; text-indent: -18.0pt;"&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;&lt;span style="mso-list: Ignore;"&gt;6.&lt;span style="font: 7.0pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;i style="mso-bidi-font-style: normal;"&gt;&lt;span lang="SV" style="font-size: 16.0pt; mso-ansi-language: SV;"&gt;Perlu diketahui bahwa kode etik profesi adalah tidak sama dengan hukum (atau undang-undang). Seorang ahli profesi yang melanggar kode etik profesi akan menerima sangsi atau denda dari induk organisasi profesinya&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-1949898635507802811?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/1949898635507802811/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2011/06/mau-ujian-etika.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1949898635507802811'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1949898635507802811'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2011/06/mau-ujian-etika.html' title='Mau Ujian Etika'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-9019421656079957935</id><published>2010-10-27T19:40:00.000-07:00</published><updated>2010-10-27T19:40:06.315-07:00</updated><title type='text'>hari Sumpah (Pemuda)</title><content type='html'>Indonesia negri kaya....., negri subur, apapun yang ditanam bisa tumbuh, inilah sari kiasan dari sebuah lagu lawas yang mencerminkan kemakmuran Sumber daya alam Indonesia....&lt;br /&gt;Sumberdaya Alam jugalah yang mengundang bangsa asing untuk datang Ke negeri ini, kemudian memonopoli dan menjadikan bangsa ini menjadi budak mereka untuk menguras SDA... 3 1/2 abad negeri ini dijajah, hidup dalam kesewenangan bangsa Asing,,,. Sungguh menyakitkan....&lt;br /&gt;Perlawannan pun bermunculan ketika itu namun tak menghasilkan suatu hal yg besar... tak mampu jua membebaskan negeri ini dari belenggu penjajah... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Singkatnya, anak muda pun ambil bagian dalam proses pembebasan negeri ini, Melalui Kongres Sumpah Pemuda 28 oktober 1928 mereka bersatu, semangat persatuan itu pun ter tuang dalam ikrar berikut :&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;i&gt;PERTAMA.&lt;br /&gt;KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,&lt;br /&gt;MENGAKOE BERTOEMPAH DARAH JANG SATOE,&lt;br /&gt;TANAH INDONESIA.&lt;/i&gt;&lt;br /&gt;&lt;b&gt;KEDOEA&lt;br /&gt;KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA,&lt;br /&gt;MENGAKOE BERBANGSA JANG SATOE,&lt;br /&gt;BANGSA INDONESIA.&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;i&gt;KETIGA.&lt;br /&gt;KAMI POETERA DAN POETERI INDONESIA, MENDJOENDJOENG BAHASA PERSATOEAN,&lt;br /&gt;BAHASA INDONESIA&lt;/i&gt;&lt;/blockquote&gt;Sehingga para pemuda saat itu semakin aktif bersatu dan berjuang utk memperoleh kebebasan negeri ini,,,,&lt;br /&gt;Jadi,,Kemerdekaan yang kita peroleh saat ini adalah murni sebuah Perjuangan Para Pemuda.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;28-10-2010&lt;br /&gt;sunyi....(AR)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-9019421656079957935?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/9019421656079957935/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/hari-sumpah-pemuda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/9019421656079957935'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/9019421656079957935'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/hari-sumpah-pemuda.html' title='hari Sumpah (Pemuda)'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5453537783340494125</id><published>2010-10-20T05:59:00.001-07:00</published><updated>2010-10-20T05:59:49.816-07:00</updated><title type='text'>kisah 20102010 (lanjutan)</title><content type='html'>bicara tentang 20102010 dinegeri ini lagi heboh2nya..dikarenan pada hari ini tepat 1 thun pemerintahan bapak presiden kita yg terhormat, bpak sby beserta jajarannya...sehingga mahasiswa dan masyarakat rame2 turun kejalan mengkritisi,meluapkan api emosi yg terpendam kepada pemerintah., mereka mengatakan bahwa pemerintahan sby gagal...dihampir segala bidang...ini terlihat dari banyaknya masalah yg di dera negri yg aku cintai ini..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;mudah2an saja dengan momentum 20102010 ini SBY semakin semangat dan menjadi termotivasi utk menyelesaikan masalah bangsa dalam kesempatan beberapa tahun kedepan...amin....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;hidup mahasiswa.. hidup rakyat...&lt;br /&gt;hidup pemerintah... hidup negriku...&lt;br /&gt;jayalah INDONESIA....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;(ditulis ketika menunggu kejelasan dari PLN yg mempermainkan listrik...idup mati idup mati idup...sampai 4x dan sampai keluar makian PLN Bo@at dari seseorang.....)&lt;br /&gt;20.10.2010.20.00wib&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5453537783340494125?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5453537783340494125/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/kisah-20102010-lanjutan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5453537783340494125'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5453537783340494125'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/kisah-20102010-lanjutan.html' title='kisah 20102010 (lanjutan)'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-837721997219294435</id><published>2010-10-19T21:04:00.001-07:00</published><updated>2010-10-19T21:04:46.073-07:00</updated><title type='text'>kisah 20102010</title><content type='html'>hari ini adalah hari rabu.., ya memang hari rabu tapi bukan rabu biasa..karna rabu kali ini hanya terjadi pada hari ini rabu 20102010. sebuah angka yg biasa sebenarnya...karna hanya beberapa rangkaian dari angka-angka yg sudah biasa kita temui...namun bagi sebagian orang...hal-hal seperti ini akan dijadikan sebuah catatan penting dlm hidupnya.... bersambung(ngeblog sambil ngantri bayar listrik di pln batu gingging)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-837721997219294435?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/837721997219294435/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/kisah-20102010.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/837721997219294435'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/837721997219294435'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/kisah-20102010.html' title='kisah 20102010'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-1626017155532632502</id><published>2010-10-08T10:23:00.003-07:00</published><updated>2010-10-08T10:23:30.310-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 class="singlePageTitle"&gt;Mengenal Islam &lt;/h2&gt;&lt;div class="filedto"&gt; &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/tsaqafah-islamiyah/aqidah/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Aqidah"&gt;Aqidah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tanggal"&gt;29/3/2007 | 12 Rabiul Awwal 1428 H | Hits: 6.059&lt;/div&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/bugi/" title="Profil dari Mochamad Bugi"&gt;Mochamad Bugi&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1px" /&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/email/" rel="nofollow" title="Kirim"&gt;&lt;img alt="Kirim" class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png" style="border: 0px none;" title="Kirim" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/print/" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" class="WP-PrintIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif" style="border: 0px none;" title="Print" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- / Bagian Judul Naskah Nih --&gt;       &lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_139()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_139()',5000);window.setTimeout('loadDigg_139()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_139()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-139').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-139').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-139').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_139').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/&amp;amp;title=Mengenal+Islam');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-139').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;div class="dd_ajax_float" style="margin-left: -92px; position: absolute; top: 92px;"&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="DD_FBSHARE_AJAX_139" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2007%2Fmengenal-islam%2F&amp;amp;t=Mengenal%20Islam%20%7C%20dakwatuna.com&amp;amp;src=sp" name="fb_share" share_url="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/" style="text-decoration: none;" type="box_count"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small fb_share_count_wrapper"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_top "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count  fb_share_count_top"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;5&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;Share&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;iframe allowtransparency="true" class="twitter-share-button twitter-count-vertical" frameborder="0" scrolling="no" src="http://platform0.twitter.com/widgets/tweet_button.html?_=1286558452156&amp;amp;count=vertical&amp;amp;lang=en&amp;amp;text=Mengenal%20Islam&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2007%2Fmengenal-islam%2F&amp;amp;via=dakwatuna" style="height: 62px; width: 55px;" tabindex="0" title="Twitter For Websites: Tweet Button"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;span class="db-wrapper db-clear db-medium"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="db-container db-submit"&gt;&lt;span class="db-body db-medium"&gt;&lt;span class="db-count"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span class="db-copy"&gt;diggs&lt;/span&gt;&lt;a class="db-anchor" href=""&gt;digg&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="google-buzz-button" data-button-style="normal-count" data-url="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/" href="http://www.google.com/buzz/post" style="text-decoration: none;" title="Post on Google Buzz"&gt;&lt;span class="buzz-counter" dir="ltr" id="buzz-728485999"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;div id="dd_comments"&gt;&lt;a class="clcount" href="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/#comments"&gt;&lt;span class="ctotal"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="cmsg"&gt;Comments&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_email"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/email/"&gt;Email&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_print"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/print/"&gt;Print&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_139()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_139()',5000);window.setTimeout('loadDigg_139()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_139()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-139').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-139').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-139').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_139').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2007/mengenal-islam/&amp;amp;title=Mengenal+Islam');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_139(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-139').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;Islam  adalah agama yang dibawa oleh seluruh nabi dan rasul. Dimulai dari Nabi  Adam a.s. dan Nabi Muhammad saw. menjadi penutup seluruh risalah. Allah  swt. menegaskan hal ini melalui lisan para nabi. Misalnya dari lisan  Nabi Nuh a.s. sendiri kita mendapat informasi bahwa Allah menyuruhnya  menjadi muslim. “&lt;em&gt;… dan aku disuruh supaya tergolong menjadi  orang-orang yang berserah diri kepada Allah (muslim).&lt;/em&gt;” (Yunus: 72)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Islam Agama Para Nabi dan Rasul&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah agama yang dibawa oleh seluruh nabi dan rasul. Dimulai  dari Nabi Adam a.s. dan Nabi Muhammad saw. menjadi penutup seluruh  risalah. Allah swt. menegaskan hal ini melalui lisan para nabi. Misalnya  dari lisan Nabi Nuh a.s. sendiri kita mendapat informasi bahwa Allah  menyuruhnya menjadi muslim. “&lt;em&gt;… dan aku disuruh supaya tergolong  menjadi orang-orang yang berserah diri kepada Allah (muslim).&lt;/em&gt;”  (Yunus: 72)&lt;br /&gt;Hal yang sama juga keluar dari lisan Nabi Ibrahim dan Isma’il. “&lt;em&gt;Ya  Rabb kami, jadikanlah kami berdua sebagai orang-orang yang berserah  diri kepada-Mu (muslim)….&lt;/em&gt;” (Al-Baqarah: 128).&lt;br /&gt;Dan, agama Islam-lah yang diwasiatkan Nabi Ya’qub kepada  anak-anaknya. “&lt;em&gt;Hai anak-anakku, sesungguhnya Allah telah memilih  agama (Islam) untukmu, maka janganlah kamu mati kecuali dalam keadaaan  tetap memeluk agama Islam.&lt;/em&gt;” (Al-Baqarah: 132).&lt;br /&gt;Nabi Musa a.s. pun menekankan hal yang sama kepada para pengikutnya. “&lt;em&gt;…  maka hendaklah hanya kepada-Nya kamu bertawakal jika kamu benar-benar  muslim (orang yang berserah diri kepada-Nya).&lt;/em&gt;”&lt;br /&gt;Karena itu tak heran jika Nabi Yusuf a.s. sangat berharap mati dalam  keadaan Islam. “&lt;em&gt;… wafatkanlah aku sebagai seorang muslim, dan  gabungkan aku bersama orang-orang yang shalih.&lt;/em&gt;” (Yusuf: 10).&lt;br /&gt;Itu juga yang diminta diminta para ahli sihir Fir’aun yang bertaubat  dan beriman kepada Allah saat kalah melawan Musa a.s. lalu dihukum salib  oleh Fir’aun. “&lt;em&gt;Ya Rabb kami, limpahkanlah kesabaran kepada kami dan  wafatkanlah kami dalam keadaan Islam (berserah diri sepenuhnya  kepada-Mu).&lt;/em&gt;” (Al-A’raf: 126).&lt;br /&gt;Hawariyin (pengikut setia Nabi Isa a.s.) pun menegaskan identitas  keimanan mereka sebagai orang Islam. “&lt;em&gt;Kami beriman kepada Allah dan  kami bersaksi sesungguhnya kami adalah muslim (orang-orang yang berserah  diri).&lt;/em&gt;” (Ali Imran: 52).&lt;br /&gt;Ratu Saba’ menegaskan hal yang sama bahwa ia telah beriman kepada  Allah dan telah menjadi seorang muslimah. &lt;em&gt;Wa aslamtu ma’a Sulaiman  lillahi rabbil alamiin &lt;/em&gt;“… dan aku berserah diri bersama Sulaiman  kepada Allah, Rabb semesta alam.” (An-Naml: 44)&lt;br /&gt;Rasulullah saw. menegaskan bahwa agama para nabi dan rasul adalah  satu: Islam. “&lt;em&gt;Nabi-nabi itu bersaudara lain ibu. Ibunya  berbeda-beda, tetapi agamanya satu,&lt;/em&gt;” begitu kata beliau.&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wa diinuhum waahidan&lt;/em&gt; yang dikatakan Rasulullah saw. adalah  sesuai dengan apa yang ditegaskan oleh Allah swt. dalam Al-Qur’an. “&lt;em&gt;Dia  telah mensyariatkan agama kepadamu, sebagaimana yang diwasiatkan-Nya  kepada Nuh, dan yang telah diwahyukan kepadamu dan Kami wasiatkan kepada  Ibrahim, Musa dan Isa, yaitu: tegakkanlah agama dan janganlah kamu  bercerai-berai di dalamnya….&lt;/em&gt;” (Asy-Syura: 13).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Makna Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Islam adalah menyerahkan diri kepada Allah swt. dengan menerima  segala perintah, larangan, dan kabar-Nya yang terdapat dalam wahyu.  Siapa yang menyerahkan wajah, hati, dan anggota badannya kepada Allah  swt. dalam semua aspek kehidupan, maka ia adalah seorang muslim.&lt;br /&gt;Para nabi dan rasul adalah orang-orang muslim terdepan yang paling  menyerahkan diri kepada Allah swt. “&lt;em&gt;Sesungguhnya shalatku, ibadahku,  hidupku dan matiku hanyalah untuk Allah Rabb alam semesta. Tidak ada  sekutu bagi-Nya, dan dengan itu aku diperintahkan, dan aku adalah  orang-orang Islam pertama,&lt;/em&gt;” begitu senandung mereka. (lihat  Al-An’am: 162-163 dan lihat juga Al-A’raf: 143).&lt;br /&gt;Tidak menyerahkan diri secara total kepada Allah swt. dan tidak  menerima hukum-hukum-Nya untuk diaplikasikan dalam kehidupan, kita belum  dianggap Islam. Hal ini termaktub dalam pernyataan Allah swt. Al-Qur’an  ketika ada yang menolak Rasulullah menerapkan hukum seperti yang telah  Allah tetapkan. “&lt;em&gt;Maka demi Rabb-mu, nereka tidak beriman  (sebenarnya) hingga mereka menjadikan kamu hakim untuk memutuskan  perselisihan di antara mereka, kemudian mereka tidak merasa dalam  dirinya keberatan dalam putusanmu, dan mereka menerima dengan sepenuh  hati.&lt;/em&gt;” (An-Nisa: 65).&lt;br /&gt;Hukum-hukum Allah hanya dapat diketahui dengan perantara wahyu yang  sampai kepada kita melalui para rasul yang jujur. Jika manusia punya  logika yang jernih, tidak ada alasan baginya untuk tidak menerima dan  melaksanakan hukum-hukum Allah. Sebab, Allah yang menciptakan kita.  Sudah seharusnya kita tunduk dan patuh kepada Sang Pencipta. Konsekuensi  menjadi hamba adalah mentaati peraturan yang ditetapkan oleh Allah swt.  Dan, sudah pasti aturan-aturan itu adalah kaidah-kaidah yang sesuai  dengan karakteristik kita sebagai manusia karena dibuat oleh Allah Yang  Mengetahui segala sesuatu lagi Maha Bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Nabi Diutus ke Semua Umat&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kedamaian hidup manusia sangat ditentukan oleh penyerahan dirinya  secara total kepada Allah swt. Karena itu, Allah tidak membiarkan satu  umat pun tanpa didatangi rasul. “&lt;em&gt;… dan setiap umat mempunyai seorang  pemberi peringatan&lt;/em&gt;” (Al-Fathir: 24). “&lt;em&gt;Dan sesungguhnya Kami  telah mengutus rasul pada setiap umat (yang menyeru) sembahlah Allah  (saja) dan jauhilah thaghut…&lt;/em&gt;” (An-Nahl: 36). “&lt;em&gt;Dan tidaklah Kami  mengutus seorang rasul pun melainkan dengan bahasa mereka, agar ia  dapat memberi penjelasan yang terang kepada mereka…&lt;/em&gt;” (Ibrahim: 4).&lt;br /&gt;Rasululah saw. pernah menjelaskan kedudukan umatnya terhadap  umat-umat nabi sebelumnya. Kata beliau, “Kamu sekalian menyempurnakan 70  umat, dan kamu adalah yang sebaik-baik dan semulia-mulia umat di sisi  Allah.” (Tirmidzi).&lt;br /&gt;Jadi, sangat keliru jika ada yang berasumsi bahwa para rasul hanya  diutus kepada umat tertentu saja dan di kawasan lain tidak pernah diutus  rasul. Sebab, secara tegas Allah menyatakan kepada semua umat manusia  telah sampai risalah dan ada rasul di antara mereka. Hanya saja kita  tidak boleh gegagah menyatakan bahwa si A adalah rasul yang diutus Allah  untuk orang-orang Persia, si B nabi untuk orang Cina, si C untuk orang  India; si D nabi penduduk asli pedalaman Amerika; kecuali ada wahyu yang  mengabarkannya kepada kita.&lt;br /&gt;Apakah Zaratusta nabi untuk orang Persia kuno? Tidak ada nash yang  menerangkan hal itu kepada kita. Tapi, kita yakin bahwa orang-orang  Persia kuno pernah punya rasul yang memberi peringatan kepada mereka.  Hanya saja, kata Ibnu Abbas, “Ketika nabi yang diutus kepada penduduk  Persia wafat, Iblis menulis (mengajarkan) agama Majusi kepada mereka.”  (Abu Dawud. Lihat &lt;em&gt;Jami’ul Ushul&lt;/em&gt;).&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-1626017155532632502?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/1626017155532632502/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/mengenal-islam-aqidah-2932007-12-rabiul.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1626017155532632502'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1626017155532632502'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/mengenal-islam-aqidah-2932007-12-rabiul.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-885694252455153883</id><published>2010-10-08T10:07:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T10:07:52.626-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 class="singlePageTitle"&gt;Ma’rifatullah (Bagian 3) &lt;/h2&gt;&lt;div class="filedto"&gt; &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/tsaqafah-islamiyah/aqidah/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Aqidah"&gt;Aqidah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tanggal"&gt;23/3/2008 | 16 Rabiul Awwal 1429 H | Hits: 3.837&lt;/div&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/admin/" title="Profil dari Tim dakwatuna.com"&gt;Tim dakwatuna.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1px" /&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/email/" rel="nofollow" title="Kirim"&gt;&lt;img alt="Kirim" class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png" style="border: 0px none;" title="Kirim" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/print/" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" class="WP-PrintIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif" style="border: 0px none;" title="Print" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- / Bagian Judul Naskah Nih --&gt;      &lt;div id="isipost"&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_444()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_444()',5000);window.setTimeout('loadDigg_444()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_444()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-444').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-444').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-444').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_444').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/&amp;amp;title=Ma%27rifatullah+%28Bagian+3%29');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-444').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;div class="dd_ajax_float" style="margin-left: -92px; position: fixed; top: 16px;"&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="DD_FBSHARE_AJAX_444" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2008%2Fmarifatullah-bagian-3%2F&amp;amp;t=Ma%E2%80%99rifatullah%20%28Bagian%203%29%20%7C%20dakwatuna.com&amp;amp;src=sp" name="fb_share" share_url="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/" style="text-decoration: none;" type="box_count"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small fb_share_count_wrapper"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_top "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count  fb_share_count_top"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;11&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;Share&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;iframe allowtransparency="true" class="twitter-share-button twitter-count-vertical" frameborder="0" scrolling="no" src="http://platform0.twitter.com/widgets/tweet_button.html?_=1286557361443&amp;amp;count=vertical&amp;amp;lang=en&amp;amp;text=Ma%27rifatullah%20%28Bagian%203%29&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2008%2Fmarifatullah-bagian-3%2F&amp;amp;via=dakwatuna" style="height: 62px; width: 55px;" tabindex="0" title="Twitter For Websites: Tweet Button"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;span class="db-wrapper db-clear db-medium"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="db-container db-submit"&gt;&lt;span class="db-body db-medium"&gt;&lt;span class="db-count"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span class="db-copy"&gt;diggs&lt;/span&gt;&lt;a class="db-anchor" href=""&gt;digg&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="google-buzz-button" data-button-style="normal-count" data-url="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/" href="http://www.google.com/buzz/post" style="text-decoration: none;" title="Post on Google Buzz"&gt;&lt;span class="buzz-counter" dir="ltr" id="buzz-1309052469"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;div id="dd_comments"&gt;&lt;a class="clcount" href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/#respond"&gt;&lt;span class="ctotal"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="cmsg"&gt;Comments&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_email"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/email/"&gt;Email&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_print"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/print/"&gt;Print&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_content_wrap"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_444()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_444()',5000);window.setTimeout('loadDigg_444()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_444()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-444').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-444').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-444').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_444').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-3/&amp;amp;title=Ma%27rifatullah+%28Bagian+3%29');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_444(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-444').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;img alt="Allah" class="alignright size-medium wp-image-477" height="225" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/uploads/2008/04/allah-300x225.jpg" style="float: right; margin: 5px;" title="allah" width="300" /&gt;&lt;strong&gt;Mawani’ Ma’rifatullah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Sifat yang berasal dari penyakit syahwat.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fasiq&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Yaitu orang-orang yang melanggar janji Allah, memutuskan apa yang  diperintahkan oleh Allah menghubungkannya dan mereka melakukan bencana  di atas muka bumi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Baqarah (2): 26-27&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya Allah tiada segan membuat perumpamaan berupa nyamuk atau  yang lebih rendah dari itu. Adapun orang-orang yang beriman, maka mereka  yakin bahwa perumpamaan itu benar dari Tuhan mereka, tetapi mereka yang  kafir mengatakan, “Apakah maksud Allah menjadikan ini untuk  perumpamaan? ” Dengan perumpamaan itu banyak orang yang disesatkan  Allah, dan dengan perumpamaan itu (pula) banyak orang yang diberi-Nya  petunjuk. Dan tidak ada yang disesatkan Allah kecuali orang-orang yang  fasik, (yaitu) orang-orang yang melanggar perjanjian Allah sesudah  perjanjian itu teguh, dan memutuskan apa yang diperintahkan Allah  (kepada mereka) untuk menghubungkannya dan membuat kerusakan di muka  bumi. mereka Itulah orang-orang yang rugi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Al-Hasyr (59): 19&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan janganlah kamu seperti orang-orang yang lupa kepada Allah, lalu  Allah menjadikan mereka lupa kepada mereka sendiri. mereka Itulah  orang-orang yang fasik.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Sombong&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Adalah orang yang hatinya ingkar dan membantah terhadap ayat-ayat Allah  dan mereka tidak beriman dengan Allah&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Al-Nahl (16): 22&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Tuhan kamu adalah Tuhan yang Maha Esa. Maka orang-orang yang tidak  beriman kepada akhirat, hati mereka mengingkari (keesaaan Allah),  sedangkan mereka sendiri adalah orang-orang yang sombong.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Ghaafir (40): 35&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(Yaitu) orang-orang yang memperdebatkan ayat-ayat Allah tanpa alasan  yang sampai kepada mereka. Amat besar kemurkaan (bagi mereka) di sisi  Allah dan di sisi orang-orang yang beriman. Demikianlah Allah mengunci  mati hati orang yang sombong dan sewenang-wenang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Ghaafir (40): 56 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya orang-orang yang memperdebatkan tentang ayat-ayat Allah  tanpa alasan yang sampai kepada mereka tidak ada dalam dada mereka  melainkan hanyalah (keinginan akan) kebesaran yang mereka sekali-kali  tiada akan mencapainya, maka mintalah perlindungan kepada Allah.  Sesungguhnya Dia Maha mendengar lagi Maha Melihat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Al-A’raf (7): 12&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah berfirman, “Apakah yang menghalangimu untuk bersujud (kepada Adam)  di waktu Aku menyuruhmu?” Iblis menjawab, “Saya lebih baik daripadanya:  Engkau ciptakan saya dari api sedang dia Engkau ciptakan dari tanah.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Zalim&lt;br /&gt;QS. As-Sajdah (32): 22&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan siapakah yang lebih zalim daripada orang yang telah diperingatkan  dengan ayat-ayat Tuhannya, kemudian ia berpaling daripadanya?  Sesungguhnya Kami akan memberikan pembalasan kepada orang-orang yang  berdosa.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Dusta&lt;br /&gt;QS. Al-Baqarah (2): 10&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dalam hati mereka ada penyakit, lalu ditambah Allah penyakitnya; dan  bagi mereka siksa yang pedih, disebabkan mereka berdusta.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Mursalaat (77): 9-19 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan apabila langit Telah dibelah, dan apabila gunung-gunung Telah  dihancurkan menjadi debu, dan apabila rasul-rasul telah ditetapkan waktu  (mereka). (Niscaya dikatakan kepada mereka,) “Sampai hari apakah  ditangguhkan (mengazab orang-orang kafir itu)?” Sampai hari Keputusan.  Dan tahukah kamu apakah hari Keputusan itu? Kecelakaan yang besarlah  pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan. Bukankah kami telah  membinasakan orang-orang yang dahulu? Lalu kami iringkan (azab kami  terhadap) mereka dengan (mengazab) orang-orang yang datang kemudian.  Demikianlah kami berbuat terhadap orang-orang yang berdosa. Kecelakaan  yang besarlah pada hari itu bagi orang-orang yang mendustakan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Banyak Dosa&lt;br /&gt;QS. Al-Muthaffifin (83): 14&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sekali-kali tidak (demikian), sebenarnya apa yang selalu mereka usahakan  itu menutupi hati mereka.&lt;br /&gt;Semua sifat-sifat yang disebutkan di atas tadi akan berakhir dengan  kemurkaan dari Allah swt. Karena itu, sifat-sifat itu harus diobati.  Obatnya dengan mujahadah.  Manakala kelompok kedua adalah sifat-sifat  yang berasal dari penyakit syubhat yang ada pada personaliti seseorang.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Jahil.&lt;br /&gt;QS. Az-Zumar (39): 65 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan Sesungguhnya Telah diwahyukan kepadamu dan kepada (nabi-nabi) yang  sebelummu. “Jika kamu mempersekutukan (Tuhan), niscaya akan hapuslah  amalmu dan tentulah kamu termasuk orang-orang yang merugi.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Ragu-Ragu.&lt;br /&gt;QS. Al-Hajj (22): 55 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu- raguan  terhadap Al Quran, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya) dengan  tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Menyimpang.&lt;br /&gt;QS. Al-Maidah (5): 13 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(tetapi) Karena mereka melanggar janjinya, kami kutuki mereka, dan kami  jadikan hati mereka keras membatu. mereka suka merobah perkataan (Allah)  dari tempat-tempatnya[407], dan mereka (sengaja) melupakan sebagian  dari apa yang mereka Telah diperingatkan dengannya, dan kamu (Muhammad)  senantiasa akan melihat kekhianatan dari mereka kecuali sedikit diantara  mereka (yang tidak berkhianat), Maka maafkanlah mereka dan biarkan  mereka, Sesungguhnya Allah menyukai orang-orang yang berbuat baik.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Lalai&lt;br /&gt;QS. Al-A’raf (7): 179&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan Sesungguhnya kami jadikan untuk (isi neraka Jahannam) kebanyakan  dari jin dan manusia, mereka mempunyai hati, tetapi tidak  dipergunakannya untuk memahami (ayat-ayat Allah) dan mereka mempunyai  mata (tetapi) tidak dipergunakannya untuk melihat (tanda-tanda kekuasaan  Allah), dan mereka mempunyai telinga (tetapi) tidak dipergunakannya  untuk mendengar (ayat-ayat Allah). mereka itu sebagai binatang ternak,  bahkan mereka lebih sesat lagi. mereka Itulah orang-orang yang lalai.&lt;br /&gt;&lt;!-- Social Buttons Shared Counts Generated by Digg Digg plugin v4.2.2.2,     Author : Yong Mook Kim    Website : http://www.mkyong.com/blog/digg-digg-wordpress-plugin/ --&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- If the post is in Photo Gallery --&gt; &lt;br /&gt;&lt;!-- HDN SHARE MULAI --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-885694252455153883?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/885694252455153883/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/marifatullah-bagian-3-aqidah-2332008-16.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/885694252455153883'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/885694252455153883'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/marifatullah-bagian-3-aqidah-2332008-16.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-7931978476289066598</id><published>2010-10-08T10:04:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T10:04:58.502-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 class="singlePageTitle"&gt;Ma’rifatullah (Bagian 2) &lt;/h2&gt;&lt;div class="filedto"&gt; &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/tsaqafah-islamiyah/aqidah/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Aqidah"&gt;Aqidah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tanggal"&gt;22/3/2008 | 15 Rabiul Awwal 1429 H | Hits: 4.586&lt;/div&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/admin/" title="Profil dari Tim dakwatuna.com"&gt;Tim dakwatuna.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1px" /&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/email/" rel="nofollow" title="Kirim"&gt;&lt;img alt="Kirim" class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png" style="border: 0px none;" title="Kirim" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/print/" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" class="WP-PrintIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif" style="border: 0px none;" title="Print" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- / Bagian Judul Naskah Nih --&gt;      &lt;div id="isipost"&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_443()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_443()',5000);window.setTimeout('loadDigg_443()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_443()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-443').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-443').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-443').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_443').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/&amp;amp;title=Ma%27rifatullah+%28Bagian+2%29');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-443').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;div class="dd_ajax_float" style="margin-left: -92px; position: fixed; top: 16px;"&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="DD_FBSHARE_AJAX_443" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2008%2Fmarifatullah-bagian-2%2F&amp;amp;t=Ma%E2%80%99rifatullah%20%28Bagian%202%29%20%7C%20dakwatuna.com&amp;amp;src=sp" name="fb_share" share_url="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/" style="text-decoration: none;" type="box_count"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small fb_share_count_wrapper"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_top "&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count  fb_share_count_top"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;17&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;Share&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;iframe allowtransparency="true" class="twitter-share-button twitter-count-vertical" frameborder="0" scrolling="no" src="http://platform0.twitter.com/widgets/tweet_button.html?_=1286557371778&amp;amp;count=vertical&amp;amp;lang=en&amp;amp;text=Ma%27rifatullah%20%28Bagian%202%29&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2008%2Fmarifatullah-bagian-2%2F&amp;amp;via=dakwatuna" style="height: 62px; width: 55px;" tabindex="0" title="Twitter For Websites: Tweet Button"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;span class="db-wrapper db-clear db-medium"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="db-container db-submit"&gt;&lt;span class="db-body db-medium"&gt;&lt;span class="db-count"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span class="db-copy"&gt;diggs&lt;/span&gt;&lt;a class="db-anchor" href=""&gt;digg&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="google-buzz-button" data-button-style="normal-count" data-url="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/" href="http://www.google.com/buzz/post" style="text-decoration: none;" title="Post on Google Buzz"&gt;&lt;span class="buzz-counter" dir="ltr" id="buzz-1466780670"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;div id="dd_comments"&gt;&lt;a class="clcount" href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/#comments"&gt;&lt;span class="ctotal"&gt;1&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="cmsg"&gt;Comments&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_email"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/email/"&gt;Email&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_print"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/print/"&gt;Print&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_content_wrap"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_443()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_443()',5000);window.setTimeout('loadDigg_443()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_443()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-443').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-443').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-443').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_443').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-2/&amp;amp;title=Ma%27rifatullah+%28Bagian+2%29');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_443(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-443').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;strong&gt;Ath-Thariqu  Ila Ma’rifatullah, Jalan Menuju Pengenalan Terhadap Allah swt.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah swt. tidak menampilkan wujud Dzatnya Yang Maha Hebat di hadapan  makhluk-makhluknya secara langsung dan dapat dilihat seperti kita  melihat sesama makhluk. Maka, segala sesuatu yang tampak dan dapat  dilihat dengan mata kepala kita, pasti itu bukan tuhan. Allah  menganjurkan kepada manusia untuk mengikuti Nabi saw. supaya berpikir  tentang makhluk-makhluk Allah. Jangan sekali-kali berpikir tentang Dzat  Allah. Makhluk-makhluk yang menjadi tanda kebesaran dan keagungan Allah  inilah yang disarankan di dalam banyak ayat Al-Qur’an agar menjadi bahan  berpikir tentang kebesaran Allah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Ayat Qauliyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ayat-ayat qauliyah adalah ayat-ayat yang difirmankan oleh Allah swt.  di dalam Al-Qur’an. Ayat-ayat ini menyentuh berbagai aspek, termasuk  tentang cara mengenal Allah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. At-Tin (95): 1-5&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Demi (buah) Tin dan (buah) Zaitun, dan demi bukit Sinai, dan demi kota  (Mekah) ini yang aman; sesungguhnya Kami telah menciptakan manusia dalam  bentuk yang sebaik-baiknya. Kemudian Kami kembalikan dia ke tempat yang  serendah-rendahnya (neraka).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ayat Kauniyah&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ayat kauniah adalah ayat atau tanda yang wujud di sekeliling yang  diciptakan oleh Allah. Ayat-ayat ini adalah dalam bentuk benda,  kejadian, peristiwa dan sebagainya yang ada di dalam alam ini. Oleh  karena alam ini hanya mampu dilaksanakan oleh Allah dengan segala sistem  dan peraturanNya yang unik, maka ia menjadi tanda kehebatan dan  keagungan Penciptanya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Nuh (41): 53&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kami akan memperlihatkan kepada mereka tanda-tanda (kekuasaan) Kami di  segala wilayah bumi dan pada diri mereka sendiri, hingga jelas bagi  mereka bahwa Al-Qur’an itu adalah benar. Tiadakah cukup bahwa  sesungguhnya Tuhanmu menjadi saksi atas segala sesuatu?&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Metode Islam Dengan Naqli dan Akal&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Islam menghargai nilai akal yang dimiliki manusia. Karena dengan  sarana akal ini, manusia mampu berpikir dan memilih antara yang benar  atau salah. Walau begitu, dengan akal semata-mata tanpa panduan dari  Pencipta akal, pencapai pemikiran manusia cukup terbatas. Apa lagi jika  dicampurkan dengan unsur (anasir) hawa nafsu dan zhan (prasangka).  Gabungan antara kemampuan akal dan panduan dari Penciptanya akan  menghasilkan pengenalan yang tepat dan mantap terhadap Allah swt. Maka,  menjadi satu kesalahan besar apabila manusia tidak menggunakan akalnya  untuk berpikir.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Yunus (10): 100-101&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;Dan tidak ada seorangpun akan beriman kecuali dengan izin  Allah; dan Allah menimpakan kemurkaan kepada orang-orang yang tidak  mempergunakan akalnya. Katakanlah, “Perhatikanlah apa yaag ada di langit  dan di bumi. Tidaklah bermanfaat tanda kekuasaan Allah dan rasul-rasul  yang memberi peringatan bagi orang-orang yang tidak beriman.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Ath-Thalaaq (65): 10&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah menyediakan bagi mereka azab yang keras, maka bertakwalah kepada  Allah, hai orang-orang yang mempunyai akal; (yaitu) orang-orang yang  beriman. Sesungguhnya Allah telah menurunkan peringatan kepadamu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Mulk (67): 10&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan mereka berkata, “Sekiranya kami mendengarkan atau memikirkan  (peringatan itu) niscaya tidaklah kami termasuk penghuni-penghuni neraka  yang menyala-nyala.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tasdiq  (membenarkan)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Hasil dari berpikir dan meneliti secara terus menurut pedoman-pedoman  yang sewajarnya, akan mencetuskan rasa kebenaran, kehebatan dan  keagungan Allah.  Boleh jadi ia berbetulan dengan firman Allah di  An-Najm (53): 11 yang berbunyi, “Tiadalah hatinya mendustakan  (mengingkari) apa-apa yang dilihatnya). Hati mula membenarkan dan akur  kepada kebijaksanaan Tuhan.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Ali Imran (3): 191&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang mengingat Allah sambil berdiri atau duduk atau dalam  keadan berbaring, dan mereka memikirkan tentang penciptaan langit dan  bumi (seraya berkata), “Ya Tuhan kami, tiadalah Engkau menciptakan ini  dengan sia-sia, Maha Suci Engkau, Maka peliharalah kami dari siksa  neraka.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Qaf (50): 37&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya pada yang demikian itu benar-benar terdapat peringatan bagi  orang-orang yang mempunyai akal atau yang menggunakan pendengarannya,  sedang dia menyaksikannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Menghasilkan Iman.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Metode pengenalan kepada Allah yang dibawa oleh Islam ini cukup  efektif secara berurutan sehingga akhirnya menghasilkan keimanan sejati  kepada Allah azzawajalla.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Metode Selain Islam&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Pemikiran berkenaan theologi dan ketuhanan banyak juga dibawa oleh  pemikir-pemikir dari penjuru dunia, tetapi tidak berlandaskan kepada  metoda yang sebenarnya. Kebanyakannya berlandaskan duga-dugaan,  sangka-sangkaan, dan hawa nafsu.  Pastinya metoda itu tidak akan sampai  kepada tujuan (natijah) yang sebenar karena bayang-bayang khayalan tetap  menghantui pemikiran mereka. Ada tuhan angin, tuhan api, tuhan air yang  berasingan dengan rupa-rupa yang berbeda seperti yang digambarkan oleh  Hindu, Budha, dan seumpamanya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dugaan dan Hawa Nafsu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dua unsur utama dalam metoda mengenal tuhan yang tidak berlandaskan  disiplin yang sebenar adalah sangka-sangkaan dan juga hawa nafsu. Campur  tangan dua unsur ini sangat tidak mungkin untuk mencapai natijah yang  tepat dan shahih.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Baqarah (2): 55&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah), ketika kamu berkata, “Hai Musa, kami tidak akan beriman  kepadamu sebelum kami melihat Allah dengan terang,” karena itu kamu  disambar halilintar, sedang kamu menyaksikannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Yunus (10): 36&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan kebanyakan mereka tidak mengikuti kecuali persangkaan saja.  Sesungguhnya persangkaan itu tidak sedikitpun berguna untuk mencapai  kebenaran. Sesungguhnya Allah Maha mengetahui apa yang mereka kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-An’am (6): 115&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Telah sempurnalah kalimat Tuhanmu (Al-Qur’an) sebagai kalimat yang benar  dan adil. Tidak ada yang dapat mengubah-ubah kalimat-kalimat-Nya dan  Dia-lah yang Maha Mendengar lagi Maha Mengetahui.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ragu-Ragu&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apabila jalan yang dilalui tidak jelas dan tidak tepat, maka hasil  yang didapati juga sangat tidak meyakinkan. Mungkin ada hasil yang  didapati, tetapi bukan hasil yang sebenarnya. Bagaimanakah kita ingin  mengenal Allah tetapi kaidah pengenalan yang kita gunakan tidak menurut  neraca dan panduan yang telah ditetapkan oleh Allah.  Kadangkala Umar  bin Khattab tersenyum sendiri mengenangkan kebodohannya menyembah patung  yang dibuatnya sendiri dari gandum sewaktu jahiliyah. Apabila terasa  lapar, dimakannya pujaan itu.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Hajj (22): 55&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan senantiasalah orang-orang kafir itu berada dalam keragu-raguan  terhadap Al-Qur’an, hingga datang kepada mereka saat (kematiannya)  dengan tiba-tiba atau datang kepada mereka azab hari kiamat.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. An-Nur (24): 50&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apakah (ketidakdatangan mereka itu karena) dalam hati mereka ada  penyakit, atau (karena) mereka ragu-ragu, ataukah (karena) takut  kalau-kalau Allah dan rasul-Nya berlaku zalim kepada mereka? Sebenarnya,  mereka itulah orang-orang yang zalim.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Berakibat Kufur&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Semua metoda pengenalan yang tidak berasaskan cara yang dianjurkan  oleh Islam, yaitu mengikuti aqli dan naqli, akan membawa ke jalan  kekufuran terhadap Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;!-- Social Buttons Shared Counts Generated by Digg Digg plugin v4.2.2.2,     Author : Yong Mook Kim    Website : http://www.mkyong.com/blog/digg-digg-wordpress-plugin/ --&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- If the post is in Photo Gallery --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-7931978476289066598?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/7931978476289066598/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/marifatullah-bagian-2-aqidah-2232008-15.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7931978476289066598'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7931978476289066598'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/marifatullah-bagian-2-aqidah-2232008-15.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-8714491571749321143</id><published>2010-10-08T10:00:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T10:00:42.936-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;h2 class="singlePageTitle"&gt;Ma’rifatullah (Bagian 1) &lt;/h2&gt;&lt;div class="filedto"&gt; &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/tsaqafah-islamiyah/aqidah/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Aqidah"&gt;Aqidah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tanggal"&gt;21/3/2008 | 13 Rabiul Awwal 1429 H | Hits: 11.233&lt;/div&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/admin/" title="Profil dari Tim dakwatuna.com"&gt;Tim dakwatuna.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1px" /&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/email/" rel="nofollow" title="Kirim"&gt;&lt;img alt="Kirim" class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png" style="border: 0px none;" title="Kirim" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/print/" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" class="WP-PrintIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif" style="border: 0px none;" title="Print" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- / Bagian Judul Naskah Nih --&gt;      &lt;div id="isipost"&gt; &lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_441()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_441()',5000);window.setTimeout('loadDigg_441()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_441()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-441').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-441').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-441').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_441').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/&amp;amp;title=Ma%27rifatullah+%28Bagian+1%29');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-441').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;div class="dd_ajax_float"&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="DD_FBSHARE_AJAX_441" href="http://www.facebook.com/sharer.php" name="fb_share" share_url="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/" type="box_count"&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;div id="dd_comments"&gt;&lt;a class="clcount" href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/#comments"&gt;&lt;span class="ctotal"&gt;10&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="cmsg"&gt;Comments&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_email"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/email/"&gt;Email&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_print"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/print/"&gt;Print&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_content_wrap"&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_441()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_441()',5000);window.setTimeout('loadDigg_441()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_441()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-441').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-441').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-441').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_441').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/&amp;amp;title=Ma%27rifatullah+%28Bagian+1%29');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_441(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-441').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;strong&gt;dakwatuna.com  – &lt;/strong&gt;Mungkin ada di kalangan kaum muslimin yang bertanya kenapa  pada saat ini kita masih perlu berbicara tentang Allah padahal kita  sudah sering mendengar dan menyebut namaNya, dan kita tahu bahwa Allah  itu Tuhan kita. Tidakkah itu sudah cukup untuk kita?&lt;br /&gt;Tidak. Jangan sekali-kali kita merasa cukup dengan pemahaman dan  pengenalan kita terhadap Allah. Karena, semakin memahami dan  mengenaliNya kita merasa semakin dekat denganNya. Selain itu, dengan  pengenalan yang lebih dalam lagi, kita bisa terhindar dari  pemahaman-pemahaman yang keliru tentang Allah dan kita terhindar dari  sikap-sikap yang salah terhadap Allah.&lt;br /&gt;Ketika kita membicarakan makrifatullah, maknanya kita berbicara  tentang Rabb, Malik, dan Ilah kita. Rabb yang kita pahami dari istilah  Al-Qur’an adalah sebagai Pencipta, Pemilik, Pemelihara dan Penguasa.  Kata Ilah mengandung arti yang dicintai, yang ditakuti, dan juga sebagai  sumber pengharapan. Makna seperti ini ada di dalam surat An-Naas (114):  1-3.&lt;br /&gt;Dengan demikian jelaslah bahwa usaha kita untuk lebih jauh memahami  dan mengenal Allah adalah bagian terpenting di dalam hidup ini. Lantas,  bagaimana metoda yang harus kita tempuh untuk bisa mengenal Allah? Apa  saja halangan yang senantiasa menghantui manusia dari mengenalNya?  Benarkan kalimat yang mengatakan, “Kenalilah dirimu niscaya engkau akan  mengenali Tuhanmu.” Dari pengenalan diri sendiri, maka ia akan membawa  kepada pengenalan (makrifah) yang menciptakan diri, yaitu Allah. Ini  adalah karena pada hakikatnya makrifah kepada Allah adalah sebenar-benar  makrifah dan merupakan asas segala kehidupan rohani.&lt;br /&gt;Setelah makrifah kepada Allah, akan membawa kita kepada makrifah  kepada Nabi dan Rasul, makrifah kepada alam nyata dan alam ghaib dan  makrifah kepada alam akhirat.&lt;br /&gt;Keyakinan terhadap Allah swt. menjadi mantap apabila kita mempunyai  dalil-dalil dan bukti yang jelas tentang kewujudan (eksistensi) Allah  lantas melahirkan pengesaan dalam mentauhidkan Allah secara mutlak.  Pengabdian diri kita hanya semata-mata kepada Allah saja. Ini memberi  arti kita menolak dan berusaha menghindarkan diri dari bahaya-bahaya  disebabkan oleh syirik kepadaNya.&lt;br /&gt;Kita harus berusaha menempatkan kehidupan kita di bawah bayangan  tauhid dengan cara kita memahami ruang perbahasan dalam tauhid dengan  benar tanpa penyelewengan sesuai dengan manhaj salafush shalih. Kita  juga harus memahami empat bentuk tauhidullah yang menjadi misi ajaran  Islam di dalam Al-Qur’an maupun sunnah, yaitu tauhid asma wa sifat,  tauhid rububiah, tauhid mulkiyah, dan tauhid uluhiyah. Dengan pemahaman  ini kita akan termotivasi untuk melaksanakan sikap-sikap yang menjadi  tuntutan utama dari setiap empat tauhid tersebut.&lt;br /&gt;Kehidupan paling tenang adalah kehidupan yang bersandar terus  kecintaannya kepada Yang Maha Pengasih. Oleh karena itu kita harus mampu  membedakan di antara cinta kepada Allah dengan cinta kepada selainNya  serta menjadikan cinta kepada Allah mengatasi segala-galanya. Apa yang  menjadi tuntutan kepada kita ialah kita menyadari pentingnya melandasi  seluruh aktivitas hidup dengan kecintaan kepada Allah, Rasul, dan jihad  secara minhaji.&lt;br /&gt;Di dalam memahami dan mengenal Allah ini, kita seharusnya memahami  bahwa Allah sebagai sumber ilmu dan pengetahuan. Ilmu-ilmu yang Allah  berikan itu menerusi dua jalan yang membentuk dua fungsi yaitu sebagai  pedoman hidup dan juga sebagai sarana hidup. Kita juga sepatutnya  menyadari kepentingan kedua bentuk ilmu Allah dalam pengabdian kepada  Allah untuk mencapai tahap takwa yang lebih cemerlang.&lt;br /&gt;Ayat-ayat Allah ada dalam bentuk ayat-ayat qauliyah dan kauniyah.  Kedua jenis ayat-ayat Allah ini terbuka bagi siapa saja yang ingin  membaca dan menelitinya. Namun terdapat berbagai halangan akan muncul di  hadapan kita dalam mengenali Allah. Halangan-halangan ini muncul dalam  bentuk sifat-sifat pribadi kita yang bersumberdari syahwat –seperti  nifaq, takabbur, zhalim, dan dusta– dan sifat-sifat yang bersumber dari  syubhat –seperti jahil, ragu-ragu, dan menyimpang. Kesemua sifat-sifat  fujur itu akan menghasilkan kekufuran terhadap Allah swt.&lt;br /&gt;Ahammiyah Ma’rifatullah (Urgensi mempelajari  Makrifatullah)&lt;br /&gt;Riwayat ada menyatakan bahwa perkara pertama yang mesti dilaksanakan  dalam agama adalah mengenal Allah (awwaluddin ma’rifatullah). Bermula  dengan mengenal Allah, maka kita akan mengenali diri kita sendiri.  Siapakah kita, di manakah kedudukan kita berbanding makhluk-makhluk yang  lain? Apakah sama misi hidup kita dengan binatang-binatang yang ada di  bumi ini? Apakah tanggung jawab kita dan ke manakah kesudahan hidup  kita? Semua persoalan itu akan terjawab secara tepat setelah kita  mengenali betul Allah sebagai Rabb dan Ilah, Yang Mencipta, Yang  Menghidupkan dan Yang Mematikan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dalil-dalil:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Muhammad (47): 19 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Maka ketahuilah, bahwa sesungguhnya tidak ada Ilah (sesembahan, Tuhan)  selain Allah dan mohonlah ampunan bagi dosamu dan bagi (dosa)  orang-orang mukmin, laki-laki dan perempuan. Dan Allah mengetahui tempat  kamu berusaha dan tempat kamu tinggal.&lt;br /&gt;Ayat ini mengarahkan kepada kita dengan kalimat “ketahuilah olehmu”  bahwasanya tidak ada ilah selain Allah dan minta ampunlah untuk dosamu  dan untuk mukminin dan mukminat. Apabila Al-Qur’an menggunakan sibghah  amar (perintah), maka menjadi wajib menyambut perintah tersebut. Dalam  konteks ini, mengetahui atau mengenali Allah (ma’rifatullah) adalah  wajib.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Ali Imran (3): 18 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah menyatakan bahwa tidak ada Tuhan melainkan Dia (yang berhak  disembah), yang menegakkan keadilan. Para malaikat dan orang-orang yang  berilmu (juga menyatakan yang demikian itu). Tak ada Tuhan melainkan Dia  (yang berhak disembah), yang Maha Perkasa lagi Maha Bijaksana.&lt;br /&gt;Allah menyatakan bahwa tidak ada tuhan melainkan Dia, dan telah  mengakui pula para malaikat dan orang-orang yang berilmu sedang Allah  berdiri dengan keadilan.  Tidak ada tuhan melainkan Dia Yang Maha  Perkasa dan Maha Bijaksana.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Hajj (22): 72-73&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan apabila dibacakan di hadapan mereka ayat-ayat Kami yang terang,  niscaya kamu melihat tanda-tanda keingkaran pada muka orang-orang yang  kafir itu. Hampir-hampir mereka menyerang orang-orang yang membacakan  ayat-ayat Kami di hadapan mereka. Katakanlah, “Apakah akan aku kabarkan  kepadamu yang lebih buruk daripada itu, yaitu neraka?” Allah telah  mengancamkannya kepada orang-orang yang kafir. Dan neraka itu adalah  seburuk-buruknya tempat kembali.&lt;br /&gt;Hai manusia, telah dibuat perumpamaan, maka dengarkanlah olehmu  perumpamaan itu. Sesungguhnya segala yang kamu seru selain Allah  sekali-kali tidak dapat menciptakan seekor lalat pun, walaupun mereka  bersatu menciptakannya. Dan jika lalat itu merampas sesuatu dari mereka,  tiadalah mereka dapat merebutnya kembali dari lalat itu. Amat lemahlah  yang menyembah dan amat lemah (pulalah) yang disembah.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Az-Zumar (39): 67&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Mereka tidak mentaqdirkan Allah dengan ukuran yang sebenarnya sedangkan  keseluruhan bumi berada di dalam genggamanNya pada Hari Kiamat dan  langit-langit dilipatkan dengan kananNya. Maha Suci Dia dan Maha Tinggi  Dia dari apa yang mereka sekutukan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Tema Perbicaraan Makrifatullah – Allah Rabbul Alamin.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Ketika membicarakan ma’rifatullah, artinya kita sedang membicarakan  tentang Rabb, Malik, dan Ilah kita. Rabb yang kita pahami dari istilah  Al-Qur’an adalah sebagai Pencipta, Pemilik, Pemelihara, dan Penguasa.  Sedangkan kata Ilah mengandungi arti yang dicintai, yang ditakuti, dan  juga sebagai sumber pengharapan. Hal ini termaktub dalam surat An-Naas  (114): 1-3. Inilah tema yang dibahas dalam ma’rifatullah. Jika kita  menguasai dan menghayati keseluruhan tema ini, bermakna kita telah mampu  menghayati makna ketuhanan yang sebenarnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dalil-dalil:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Ar-Ra’du (13): 16 &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Siapakah Rabb segala langit dan bumi?” Katakanlah, “Allah.”   Katakanlah, “Adakah kamu mengambil wali selain dariNya yang tiada  manfaat kepada dirinya dan tidak pula dapat memberikan mudarat?”   Katakanlah, “Apakah sama orang buta dengan orang yang melihat? Apakah  sama gelap dan nur (cahaya)?”  Bahkan adakah mereka mengadakan bagi  Allah sekutu-sekutu yang menjadikan sebagaimana Allah menjadikan, lalu  serupa makhluk atas mereka? Katakanlah, “Allah.  Allah yang menciptakan  tiap tiap sesuatu dan Dia Esa lagi Maha Kuasa.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-An’am (6): 12&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Bagi siapakah apa-apa yang di langit dan bumi?”   Katakanlah, “Bagi Allah.” Dia telah menetapkan ke atas diriNya akan  memberikan rahmat. Sesungguhnya Dia akan menghimpun kamu pada Hari  Kiamat, yang tidak ada keraguan padanya. Orang-orang yang merugikan diri  mereka, maka mereka tidak beriman.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. Al-An’am (6): 19&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Apakah saksi yang paling besar?” Katakanlah, “Allah lah  saksi di antara aku dan kamu. Diwahyukan kepadaku Al-Qur’an ini untuk  aku memberikan amaran kepada engkau dan sesiapa yang sampai kepadanya  Al-Qur’an. Adakah engkau menyaksikan bahawa bersama Allah ada  tuhan-tuhan yang lain?”  Katakanlah, “Aku tidak menyaksikan demikian.”  Katakanlah, “Hanya Dia-lah Tuhan yang satu dan aku bersih dari apa yang  kamu sekutukan.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. An-Naml (27): 59&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Segala puji-pujian itu adalah hanya untuk Allah dan salam  sejahtera ke atas hamba-hambanya yang dipilih. Adakah Allah yang paling  baik ataukah apa yang mereka sekutukan?”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;QS. An-Nur (24): 35&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;“Allah memberi cahaya kepada seluruh langit dan bumi.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Baqarah (2): 255&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;“Allah.  Tidak ada tuhan melainkan Dia.  Dia hidup dan berdiri menguasai  seluruh isi bumi dan langit.”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Didukung Dengan Dalil Yang Kuat &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;QS. Al-Qiyamah (75): 14-15&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Bahkan manusia itu menjadi saksi atas dirinya sendiri. Meskipun dia  mengemukakan alasan-alasannya.&lt;br /&gt;Makrifatullah yang sahih dan tepat itu mestilah bersandarkan  dalil-dalil dan bukti-bukti kuat yang telah siap disediakan oleh Allah  untuk manusia dalam berbagai bentuk agar manusia berpikir dan membuat  penilaian. Oleh karena itu banyak fenomena alam yang dibahas oleh  Al-Qur‘an dan diakhiri dengan kalimat pertanyaan: tidakkah kamu  berpikir, tidakkah kamu mendengar. Pertanyaan-pertanyaan itu mendudukkan  kita pada satu pandangan yang konkrit betapa semua fenomena alam adalah  di bawah milik dan aturan Allah swt.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dalil-dalil:&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Naqli [QS. Al-An'am (6): 19]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, “Siapakah yang lebih kuat persaksiannya?” Katakanlah,  “Allah.” Dia menjadi saksi antara aku dan kamu. Dan Al-Qu’ran ini  diwahyukan kepadaku supaya dengan dia aku memberi peringatan kepadamu  dan kepada orang-orang yang sampai Al-Qur’an (kepadanya). Apakah  sesungguhnya kamu mengakui bahwa ada tuhan-tuhan lain di samping Allah?”  Katakanlah, “Aku tidak mengakui.” Katakanlah, “Sesungguhnya dia adalah  Tuhan yang Maha Esa dan Sesungguhnya aku berlepas diri dari apa yang  kamu persekutukan (dengan Allah).”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Aqli, [QS. Ali Imran (3): 190]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Sesungguhnya dalam penciptaan langit dan bumi, dan silih bergantinya  malam dan siang terdapat tanda-tanda bagi orang-orang yang berakal.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Fitri, [QS. Al-A'raf (7): 172] &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Dan (ingatlah), ketika Tuhanmu mengeluarkan keturunan anak-anak Adam  dari sulbi mereka dan Allah mengambil kesaksian terhadap jiwa mereka  (seraya berfirman), “Bukankah Aku ini Tuhanmu?” Mereka menjawab, “Betul  (Engkau Tuhan kami), kami menjadi saksi.” (Kami lakukan yang demikian  itu) agar di hari kiamat kamu tidak mengatakan, “Sesungguhnya kami (Bani  Adam) adalah orang-orang yang lengah terhadap Ini (keesaan Tuhan).”&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Dapat Menghasilkan:  peningkatan iman dan taqwa.&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Apabila kita betul-betul mengenal Allah mentadaburi dalil-dalil yang  dalam, hubungan kita dengan Allah menjadi lebih akrab. Apabila kita  dekat dengan Allah, Allah lebih dekat lagi kepada kita. Setiap ayat  Allah baik ayat qauliyah maupun kauniyah tetap akan menjadi bahan  berpikir kepada kita dan penambah keimanan serta ketakwaan. Dari sini  akan menghasilkan pribadi muslim yang merdeka, tenang, penuh keberkatan,  dan kehidupan yang baik. Tentunya tempat abadi baginya adalah surga  yang telah dijanjikan oleh Allah kepada hamba-hamba yang telah  diridhaiNya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;Kemerdekaan [QS. Al-An'am (6): 82] &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka dengan  kezaliman (syirik), mereka itulah yang mendapat keamanan; dan mereka itu  adalah orang-orang yang mendapat petunjuk.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Ketenangan [QS. Al-Ra'du (13): 28] &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;(Yaitu) orang-orang yang beriman dan hati mereka manjadi tenteram dengan  mengingat Allah. Ingatlah, hanya dengan mengingati Allah-lah hati  menjadi tenteram.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Barakah [QS. Al-A'raf (7): 96]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Jikalau sekiranya penduduk negeri-negeri beriman dan bertakwa, pastilah  kami akan melimpahkan kepada mereka berkah dari langit dan bumi, tetapi  mereka mendustakan (ayat-ayat kami) itu, maka kami siksa mereka  disebabkan perbuatannya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Kehidupan Yang Baik [QS. Al-Nahl (16): 97]&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Barangsiapa yang mengerjakan amal shalih, baik laki-laki maupun  perempuan dalam keadaan beriman, maka sesungguhnya akan kami berikan  kepadanya kehidupan yang baik dan sesungguhnya akan kami beri balasan  kepada mereka dengan pahala yang lebih baik dari apa yang telah mereka  kerjakan.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Surga [QS. Yunus (10): 25-26] &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Allah menyeru (manusia) ke Darussalam (surga), dan menunjuki orang yang  dikehendaki-Nya kepada jalan yang lurus (Islam). Bagi orang-orang yang  berbuat baik, ada pahala yang terbaik (surga) dan tambahannya. Dan muka  mereka tidak ditutupi debu hitam dan tidak (pula) kehinaan. Mereka  itulah penghuni surga, mereka kekal di dalamnya.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Mardhotillah [QS. Al-Bayinah (98): 8] &lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Balasan mereka di sisi Tuhan mereka ialah surga ‘Adn yang mengalir di  bawahnya sungai-sungai; mereka kekal di dalamnya selama-lamanya. Allah  ridha terhadap mereka dan merekapun ridha kepadanya. yang demikian itu  adalah (balasan) bagi orang yang takut kepada Tuhannya.&lt;br /&gt;&lt;!-- Social Buttons Shared Counts Generated by Digg Digg plugin v4.2.2.2,     Author : Yong Mook Kim    Website : http://www.mkyong.com/blog/digg-digg-wordpress-plugin/ --&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;!-- If the post is in Photo Gallery --&gt; &lt;br /&gt;&lt;!-- HDN SHARE MULAI --&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/"&gt;http://www.dakwatuna.com/2008/marifatullah-bagian-1/&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-8714491571749321143?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/8714491571749321143/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/marifatullah-bagian-1-aqidah-2132008-13.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/8714491571749321143'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/8714491571749321143'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/marifatullah-bagian-1-aqidah-2132008-13.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-6886391062457991801</id><published>2010-10-08T09:52:00.000-07:00</published><updated>2010-10-08T09:52:24.631-07:00</updated><title type='text'>Pentingnya Syahadatain</title><content type='html'>&lt;h2 class="singlePageTitle"&gt;Pentingnya Syahadatain &lt;/h2&gt;&lt;div class="filedto"&gt; &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/category/tsaqafah-islamiyah/aqidah/" rel="category tag" title="Lihat seluruh tulisan dalam Aqidah"&gt;Aqidah&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="tanggal"&gt;22/12/2006 | 01 Zulhijjah 1427 H | Hits: 10.446&lt;/div&gt;&lt;span class="postedby"&gt;Oleh: &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/author/admin/" title="Profil dari Tim dakwatuna.com"&gt;Tim dakwatuna.com&lt;/a&gt; &lt;/span&gt;&lt;hr align="left" color="#eeeeee" noshade="noshade" size="1px" /&gt; &lt;div align="right"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/email/" rel="nofollow" title="Kirim"&gt;&lt;img alt="Kirim" class="WP-EmailIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-email/images/email_famfamfam.png" style="border: 0px none;" title="Kirim" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/print/" rel="nofollow" title="Print"&gt;&lt;img alt="Print" class="WP-PrintIcon" src="http://www.dakwatuna.com/wp-content/plugins/wp-print/images/printer_famfamfam.gif" style="border: 0px none;" title="Print" /&gt;&lt;/a&gt;  &lt;/div&gt;&lt;!-- / Bagian Judul Naskah Nih --&gt;       &lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_18()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_18()',5000);window.setTimeout('loadDigg_18()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_18()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-18').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-18').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-18').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_18').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/&amp;amp;title=Pentingnya+Syahadatain');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-18').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;div class="dd_ajax_float" style="margin-left: -92px; position: absolute; top: 92px;"&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="DD_FBSHARE_AJAX_18" href="http://www.facebook.com/sharer.php?u=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2006%2Fpentingnya-syahadatain%2F&amp;amp;t=Pentingnya%20Syahadatain%20%7C%20dakwatuna.com&amp;amp;src=sp" name="fb_share" share_url="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/" style="text-decoration: none;" type="box_count"&gt;&lt;span class="fb_share_size_Small fb_share_count_wrapper"&gt;&lt;span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count_nub_top fb_share_no_count"&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="fb_share_count fb_share_no_count fb_share_count_top"&gt;&lt;span class="fb_share_count_inner"&gt;&amp;nbsp;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;span class="FBConnectButton FBConnectButton_Small" style="cursor: pointer;"&gt;&lt;span class="FBConnectButton_Text"&gt;Share&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;iframe allowtransparency="true" class="twitter-share-button twitter-count-vertical" frameborder="0" scrolling="no" src="http://platform0.twitter.com/widgets/tweet_button.html?_=1286554152377&amp;amp;count=vertical&amp;amp;lang=en&amp;amp;text=Pentingnya%20Syahadatain&amp;amp;url=http%3A%2F%2Fwww.dakwatuna.com%2F2006%2Fpentingnya-syahadatain%2F&amp;amp;via=dakwatuna" style="height: 62px; width: 55px;" tabindex="0" title="Twitter For Websites: Tweet Button"&gt;&lt;/iframe&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;span class="db-wrapper db-clear db-medium"&gt;&lt;span&gt;&lt;span class="db-container db-submit"&gt;&lt;span class="db-body db-medium"&gt;&lt;span class="db-count"&gt;0&lt;/span&gt;&lt;span class="db-copy"&gt;diggs&lt;/span&gt;&lt;a class="db-anchor" href=""&gt;digg&lt;/a&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/span&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;a class="google-buzz-button" data-button-style="normal-count" data-url="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/" href="http://www.google.com/buzz/post" style="text-decoration: none;" title="Post on Google Buzz"&gt;&lt;span class="buzz-counter" dir="ltr" id="buzz-1109729166"&gt;&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_button_v"&gt;&lt;div id="dd_comments"&gt;&lt;a class="clcount" href="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/#comments"&gt;&lt;span class="ctotal"&gt;16&lt;/span&gt;&lt;br /&gt;&lt;span class="cmsg"&gt;Comments&lt;/span&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_email"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/email/"&gt;Email&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="dd_print"&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/print/"&gt;Print&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;&lt;/div&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt;jQuery(document).ready(function($) { window.setTimeout('loadFBShare_18()',5000);window.setTimeout('loadTwitter_18()',5000);window.setTimeout('loadDigg_18()',5000);window.setTimeout('loadGBuzz_18()',5000); });&lt;/script&gt;&lt;script type="text/javascript"&gt; function loadFBShare_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-fbshare-18').remove(); $.getScript('http://static.ak.fbcdn.net/connect.php/js/FB.Share'); }); } function loadTwitter_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-twitter-18').remove();$.getScript('http://platform.twitter.com/widgets.js'); }); } function loadDigg_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-digg-18').remove();$('.DD_DIGG_AJAX_18').attr('href','http://digg.com/submit?url=http://www.dakwatuna.com/2006/pentingnya-syahadatain/&amp;amp;title=Pentingnya+Syahadatain');$.getScript('http://widgets.digg.com/buttons.js'); }); } function loadGBuzz_18(){ jQuery(document).ready(function($) { $('.dd-gbuzz-18').remove();$.getScript('http://www.google.com/buzz/api/button.js'); }); }&lt;/script&gt;&lt;div class="arabic"&gt;فَاعْلَمْ أَنَّهُ لَا إِلَهَ إِلَّا اللَّهُ&lt;/div&gt;&lt;em&gt;Maka ketahuilah, sesungguhnya tidak ada Tuhan melainkan Allah…..&lt;/em&gt;  (QS. Muhammad: 19)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;dakwatuna.com – &lt;/strong&gt;Jumlah umat Islam kini sangat  banyak. Sebagian besar mereka terkategorikan sebagai Islam keturunan  atau kebetulan terlahir sebagai muslim dari orang tua. Kenyataan akan  jumlah yang banyak tidak berkorelasi dengan pemahamannya kepada Islam  secara benar, orisinil dan utuh. Hakikat memahami Islam dimulai dari  memahami inti sari ajarannya yaitu dua kalimat syahadah (syahadatain).  Kalimat tersebut terdiri dari Laa Ilaaha Illallah dan Muhammadun  Rasulullah. Memahami keduanya sangat penting dan mendasar. Karena jika  kita tak memahami hakikat kalimat syahadah, kita dapat terjerembab ke  dalam penyakit kebodohan dan kemusyrikan.&lt;br /&gt;Syahadatain merupakan fondasi atau asas dari bangunan keislaman  seorang muslim. Jika fondasinya tidak kuat maka rumahnya pun tidak akan  kuat bertahan.&lt;br /&gt;Ayat di atas, menjelaskan bahwa umat Islam tidak dibenarkan hanya  sekadar mengucapkan atau melafalkan dua kalimat syahadah, tetapi  seharusnya betul-betul memahaminya. Kata fa’lam berarti “maka  ketahuilah, ilmuilah….” Artinya Allah memerintahkan untuk mengilmui atau  memahami kalimat Laa Ilaaha Illallah bukan sekadar mengucapkannya,  tetapi dengan yang pada gilirannya akan membentuk keyakinan (i’tiqad)  dalam hati.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Pentingnya Syahadatain&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalimat syahadah sangat penting dipahami karena beberapa hal:&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;1. Pintu gerbang masuk ke dalam Islam (madkholu ilal Islam)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Qs 2:108&lt;br /&gt;Islam ibarat rumah atau bangunan atau sistem hidup yang menyeluruh,  dan Allah memerintahkan setiap muslim untuk masuk secara kaaffah. Untuk  memasukinya akan melalui sebuah pintu gerbang, yaitu syahadatain. Hal  ini berlaku baik bagi kaum muslimin atau non muslim. Artinya, pemahaman  Islam yang benar dimulai dari pemahaman kalimat itu. Pemahaman yang  benar atas kedua kalimat ini mengantarkan manusia ke pemahaman akan  hakikat ketuhanan (rububiyah) yang benar juga. Mengimani bahwa Allah-lah  Robb semesta alam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;2. Intisari doktrin Islam (Khulashah ta’aliimil Islam)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Intisari ajaran Islam terdapat dalam dua kalimat syahadah. Asyhadu  allaa ilaaha illallah (Aku bersaksi: sesungguhnya tidak ada Ilaah selain  Allah) dan asyhadu anna muhammadan rasulullah (Aku bersaksi:  sesungguhnya Muhammad Rasul Allah). Pertama, kalimat syahadatain  merupakan pernyataan proklamasi kemerdekaan seorang hamba bahwa ibadah  itu hanya milik dan untuk Allah semata (Laa ma’buda illallah), baik  secara pribadi maupun kolektif (berjamaah). Kemerdekaan yang bermakna  membebaskan dari segala bentuk kemusyrikan, kekafiran dan api neraka.  Kita tidak mengabdi kepada bangsa, negara, wanita, harta, perut,  melainkan Allah-lah yang disembah (al-ma’bud). Para ulama menyimpulkan  kalimat ini dengan istilah Laa ilaaha illallah ‘alaiha nahnu; “di atas  prinsip kalimat laa ilaaha illallah itulah kita hidup, kita mati dan  akan dibangkitkan”. Rasulullah juga bersabda “Sebaik-baik perkataan, aku  dan Nabi-nabi sebelumku adalah Laa ilaaha illallah” (Hadist). Maka  sering mengulang kalimat ini sebagai dzikir yang diresapi dengan  pemahaman yang benar ¾ bukan hanya melisankan ¾ adalah sebuah keutamaan  yang dapat meningkatkan keimanan. Keimanan yang kuat, membuat hamba  menyikapi semua perintah Allah dengan mudah. Sebaliknya, perintah Allah  akan selalu terasa berat di saat iman kita melemah. Kalimat syahadatain  juga akan membuat keimanan menjadi bersih dan murni, ibarat air yang  suci. Allah akan memberikan dua keuntungan bagi mereka yang beriman  dengan bersih, yaitu hidup aman atau tenteram dan mendapat petunjuk dari  Allah. Sebagaimana Dia berfirman dalam Al-Qur’an:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Orang-orang yang beriman dan tidak mencampuradukkan iman mereka  dengan kezhaliman (syirik), mereka itulah orang-orang yang mendapatkan  keamanan dan mereka itulah orang-orang yang mendapatkan petunjuk”&lt;/em&gt;  (Al-An’am: 82).&lt;br /&gt;Kedua, kita bersaksi bahwa Muhammad adalah utusan Allah, berarti kita  seharusnya meneladani Rasulullah dalam beribadah kepada Allah. Karena  beliau adalah orang yang paling mengerti cara (kaifiyat) beribadah  kepada-Nya. Sebagaimana disabdakan Nabi SAW:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Shalatlah kamu sebagaimana kamu melihat aku shalat…”. &lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Selanjutnya hal ini berlaku untuk semua aspek ibadah di dalam Islam.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;3. Dasar-dasar Perubahan (Asasul inqilaab)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Perubahan yang dimaksud adalah perubahan mendasar dalam kehidupan  manusia, yaitu perubahan dari kegelapan (jahiliyah) menuju cahaya  (Islam); minazh zhuluumati ilan nuur. Perubahan yang dimaksud mencakup  aspek keyakinan, pemikiran, dan hidupnya secara keseluruhan, baik secara  individu maupun masyarakat. Secara individu, berubah dari ahli maksiat  menjadi ahli ibadah yang taqwa; dari bodoh menjadi pandai; dari kufur  menjadi beriman, dan seterusnya. Secara masyarakat, di bidang ibadah,  merubah penyembahan komunal berbagai berhala menjadi menyembah kepada  Allah saja. Dalam bidang ekonomi, merubah perekonomian riba menjadi  sistem Islam tanpa riba, dan begitu seterusnya di semua bidang.  Syahadatain mampu merubah manusia, sebagaimana ia telah merubah  masyarakat di masa Rasulullah dan para sahabat terdahulu. Diawali dengan  memahami syahadatain dengan benar dan mengajak manusia meninggalkan  kejahiliyahan dalam semua aspeknya kepada nilai-nilai Islam yang utuh.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;4. Hakikat Dakwah para Rasul (Haqiqatud Da’watir Rasul)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Para nabi, sejak Adam a.s sampai Muhammad saw, berdakwah dengan misi  yang sama, mengajak manusia pada doktrin dan ajaran yang sama yaitu  untuk beribadah kepada Allah saja dan meninggalkan Thogut. Itu merupakan  inti yang sama dengan kalimat syahadatain, bahwa tiada Ilaah selain  Allah semata. Seperti difirmankan Allah SWT:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Dan sesungguhnya Kami telah mengutus rasul pada tiap-tiap umat  (untuk menyerukan): “Sembahlah Allah (saja) dan jauhi thagut itu”&lt;/em&gt;  (QS 16:36)&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;5. Keutamaan yang Besar (Fadhaailul ‘Azhim)&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kalimat syahadatain, jika diaplikasikan dalam kehidupan sehari-hari,  menjanjikan keutamaan yang besar. Keutamaan itu dapat berupa moral  maupun material; kebahagiaan di dunia juga di akhirat; mendapatkan  jaminan surga serta dihindarkan dari panasnya neraka.&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Makna “Asyhadu”&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Kata “asyahdu” yang terdapat dalam syahadatain memiliki beberapa  arti, antara lain:&lt;br /&gt;1. Pernyataan atau Ikrar (al-I’laan atau al-Iqraar)&lt;br /&gt;Seorang yang bersyahadah berarti dia berikrar atau menyatakan – bukan  hanya mengucapkan – kesaksian yang tumbuh dari dalam hati bahwa Tidak  Ada Ilaah Selain Allah.&lt;br /&gt;2. Sumpah (al-Qassam)&lt;br /&gt;Seseorang yang bersyahadah berarti juga bersumpah – suatu kesediaan  yang siap menerima akibat dan resiko apapun – bahwa tiada Ilaah selain  Allah saja dan Muhammad adalah utusan Allah.&lt;br /&gt;3. Janji (al-Wa’du atau al-‘Ahdu)&lt;br /&gt;Yaitu janji setia akan keesaan Allah sebagai Zat yang dipertuhan.  Janji tersebut kelak akan dipertanggungjawabkan di hadapan Allah (QS ?).&lt;br /&gt;Syahadah muslim yang dinyatakan dengan kesungguhan, yang merupakan  janji suci, sekaligus sumpah kepada Allah SWT; merupakan ruh keimanan.  Iman adalah keyakinan tanpa keraguan, penerimaan tanpa keberatan,  kepercayaan terhadap semua keputusan Allah (QS 49:15).&lt;br /&gt;&lt;strong&gt;Hakikat Iman&lt;/strong&gt;&lt;br /&gt;Keimanan itu bukanlah angan-angan, tetapi mencakup 3 hal:&lt;br /&gt;1. Dikatakan dengan lisan (al-Qaul)&lt;br /&gt;Syahadah diucapkan dengan lisan dengan penuh keyakinan. Semua  perkataan yang keluar dari lisan mukmin senantiasa baik dan mengandung  hikmah.&lt;br /&gt;2. Dibenarkan dengan hati (at-tashdiiq)&lt;br /&gt;Hati adalah lahan menyemai benih-benih keimanan. Semua yang keluar  dari lisan digerakkan oleh hati. Apa yang ada dalam hati akan  dicerminkan dalam perkataan dan perbuatan. Dalam hadits Bukhari digambar  oleh Nabi SAW bahwa:&lt;br /&gt;&lt;em&gt;“Ilmu (hidayah) yang Aku bawa ibarat air hujan, ada jenis tanah  yang subur menumbuhkan tanaman, ada tanah yang tidak menumbuhkan hanya  menampung air, ada jenis tanah yang gersang, tidak menumbuhkan juga  tidak menampung”.&lt;/em&gt;&lt;br /&gt;Allah, dalam al-Qur’an, membagi hati manusia menjadi tiga, yaitu hati  orang mukmin (QS 26: 89), hati orang kafir (QS 2: 7) dan hati orang  munafik (QS 2: 10). Hati orang kafir yang tertutup dan hati munafik yang  berpenyakit takkan mampu membenarkan keimanan (at-tashdiiqu bil qalb).  Sedangkan hati orang mukmin itulah yang dimaksud Rasulullah SAW sebagai  tanah yang subur yang dapat menumbuhkan pohon keimanan yang baik. Akar  keyakinannya menjulang kuat ke tanah, serta buah nilai-nilai ihsannya  dapat bermanfaat untuk manusia yang lain.&lt;br /&gt;3. Perbuatan (al-‘Amal)&lt;br /&gt;Perbuatan (amal) digerakkan atau termotivasi dari hati yang ikhlas  dan pembenaran iman dalam hati. Seseorang yang hanya bisa mengucapkan  dan mengamalkan tanpa membenarkan di hati, tidak akan diterima amalnya.  Sifat seperti itu dikategorikan sebagai orang munafik, yang selalu  bicara dengan lisannya bukan dengan hatinya. Karena munafik memiliki  tiga tanda: bila berbicara ia berdusta, bila berjanji ia ingkar, bila  diberi amanah ia berkhianat.&lt;br /&gt;Perkataan, pembenaran di hati dan amal perbuatan adalah satu kesatuan  yang utuh. Ketiganya akan melahirkan sifat istiqamah, tetap, teguh dan  konsisten. Sebagaimana dijelaskan dalam QS 41:30, sikap istiqamah  merupakan proses yang terus berjalan bersama keimanan. Mukmin mustaqim  akan mendapatkan karunia dari Allah berupa:&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Keberanian (asy-Syajaa’ah), yang lahir dari keyakinan kepada Allah.  Berani menghadapi resiko tantangan hidup, siap berjuang meskipun akan  mendapatkan siksaan. Lawan keberanian adalah sifat pengecut.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Ketenangan (al-Ithmi’naan), yang lahir dari keyakinan bahwa Allah  akan selalu membela hamba-Nya yang mustaqim secara lahir batin. Lawannya  adalah sifat bersedih hati.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Optimis (at-Tafaa’ul), lahir dari keyakinan terhadap perlindungan  Allah dan ganjaran Allah yang Maha sempurna. Orang yang optimis akan  tenteram akan kemenangan hakiki, yaitu mendapatkan keridhaan Allah  (mardhatillah).&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;Ketiga karunia Allah kepada orang mustaqim akan dilengkapi Allah  dengan anugerah kebahagiaan hidup (as-Sa’aadah), baik di dunia dan  akhirat.&lt;br /&gt;Inilah pemahaman terhadap konsep syahadah. Tidak mudah dalam  pelaksanaannya, karena kita berharap agar Allah memberikan kesabaran  dalam memahaminya.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-6886391062457991801?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/6886391062457991801/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/pentingnya-syahadatain.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/6886391062457991801'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/6886391062457991801'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/pentingnya-syahadatain.html' title='Pentingnya Syahadatain'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-9153552414207607282</id><published>2010-10-04T23:51:00.001-07:00</published><updated>2010-10-04T23:51:07.957-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>Hukum Kontrak&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hukum perikatan, istilah paling luas cakupannya.&lt;br /&gt;istilah perikatan ditemukan di dalam kitab UU Hukum perdata yg digolongkan menjadi :&lt;br /&gt;1. Hukum perikatan yg berasal dari UU.&lt;br /&gt;2. hukum perikatan yg berasal dari perjanjian.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;~ Syarat sah kontrak, terdiri dari :&lt;br /&gt;a. syarat sah umum berdasarkan pasal 1320 KUH perdata, yg terdiri dari :&lt;br /&gt;i. kesepakatan kehendak&lt;br /&gt;ii. wewenang berbuat.&lt;br /&gt;iii. perihal tertentu&lt;br /&gt;iv. kausa yg legal.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;b.syarat sah umum diluar pasal 1338 dan 1339 KUH Perdata, yg terdiri dari : &lt;br /&gt;i.syarat itikad baik &lt;br /&gt;ii.  syarat sesuai dengan kebiasaan&lt;br /&gt;iii. syarat sesuai dengan kepatuhan.&lt;br /&gt;iv.syarat sesuai dengan kepentingan umum.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;berdasarkan materi kuliah AHDP dengan pak Hemat tarigan&lt;br /&gt;bersambung y...a&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-9153552414207607282?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/9153552414207607282/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/hukum-kontrak-hukum-perikatan-istilah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/9153552414207607282'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/9153552414207607282'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/10/hukum-kontrak-hukum-perikatan-istilah.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-3510543490751037958</id><published>2010-08-04T09:53:00.000-07:00</published><updated>2010-08-04T09:53:09.952-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='himlab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Labuhanbatu'/><title type='text'>HImLAB 2010-2012</title><content type='html'>Beberapa Minggu yang lalu HIMLAB telah Sukses mengadakan RAH yang merupakan Rapat tertinggi dalam organisasi tersebut. Rapat yang di adakan pada tanggal 10-11 Juli ini berhasil memilih Pimpinan baru yang akan membawa Kapal besar HIMLAB 2 tahun kedepan, RAH yang tidak bisa saya hadiri itu (maklum lagi Pulkam) telah menjatuhkan amanah ini kepada Abangda RUDI H. SITORUS (Kimia Unimed 2006), saya tidak meragukan lagi kepemimpinan beliau karena , beliau juga telah berpengalaman menjadi GubMa MIPA pada tahun 2008 yang lalu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya ucapkan SelAMAT kepada Abangda RUDI,,, semoga bisa membawa HIMLAB menjadi Organisasi Mahasiswa nomor wahid di LabuhanBatu yang mempunyai taring dalam mengawal dan berkerja sama membantu pemerintah memajukan daerah kita yang Tercinta,,,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Saya akan selalu siap ikut berperan dalam pergerakan Himlab Kedepan..........SEMANGAT HIMLAB.................LABUHANBATU MAJU...........&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-3510543490751037958?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/3510543490751037958/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/08/himlab-2010-2012.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3510543490751037958'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3510543490751037958'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/08/himlab-2010-2012.html' title='HImLAB 2010-2012'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-7438694669203400018</id><published>2010-07-01T11:11:00.001-07:00</published><updated>2010-07-01T11:11:05.693-07:00</updated><title type='text'>Ternyata gk gitu lah....</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-7438694669203400018?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/7438694669203400018/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/07/ternyata-gk-gitu-lah_8063.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7438694669203400018'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7438694669203400018'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/07/ternyata-gk-gitu-lah_8063.html' title='Ternyata gk gitu lah....'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-3829261704879050914</id><published>2010-07-01T11:10:00.001-07:00</published><updated>2010-07-01T11:10:56.220-07:00</updated><title type='text'>Ternyata gk gitu lah....</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-3829261704879050914?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/3829261704879050914/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/07/ternyata-gk-gitu-lah_01.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3829261704879050914'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3829261704879050914'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/07/ternyata-gk-gitu-lah_01.html' title='Ternyata gk gitu lah....'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-3080930749338717351</id><published>2010-07-01T11:09:00.001-07:00</published><updated>2010-07-01T11:09:48.671-07:00</updated><title type='text'>Ternyata gk gitu lah....</title><content type='html'>&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-3080930749338717351?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/3080930749338717351/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/07/ternyata-gk-gitu-lah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3080930749338717351'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3080930749338717351'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/07/ternyata-gk-gitu-lah.html' title='Ternyata gk gitu lah....'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-1695205031404836732</id><published>2010-06-20T19:45:00.001-07:00</published><updated>2010-06-20T19:45:31.009-07:00</updated><title type='text'>sedikit curhatan....</title><content type='html'>Hari-Hari terasa sangat melelahkan...Setelah kemaren menggelar hajatannya kak irma...Sekarang saatnya beres2.. &lt;br /&gt;MEreka sanak saudara yg dari jauh udah bapulangan tinggallah awak, yg dokat2 bakorja mamborsihkan puing-Puing kotoran yg berserakan ini..Niat ini ikhlas utk membantu.,tidak ada motivasi lain...&lt;br /&gt;sembari membersihkn masih adalah kwan2 dari mempelai-bg manca- yg dtg ketika itu., kawan tu dari kreta api langsung terjun ke hendel..,dia dtg dengan baju dinas Akpolnya.... Sungguh senang melihat kawan ni NAMUN...YG AKU KHAWATIR SIKAP YG DITUNJUKKAN ORANG-ORANG NI TIDAK TULUS...MEREKA MELIHAT ORANG ITU HANYA DARI STATUS SOSIALNYA... BEGITU SEDIH AWAK MELIHAT ABG2 YG REZEKINYA BLM DIRAIH...MEREKA BEGITU DIREMEHKAN.... INILAH REZIM GILA HORMAT YG AQ TAKUTKAN.. MUDAH2AN ALLAH MEMBERIKAN REZEKI KEPADAKU AGAR AKU BISA MENGGAPAI PRESTASI MELEBIHI APA YG MEREKA DAPATKAN SAAT INI, BUKAN KARENA AKU JUGA GILA HORMAT., TAPI CUMA INGIN MENUNJUKKAN BAHWA AKTIFIS DAKWAH YG SELAMA INI MEREKA REMEHKAN,RENDAHKAN BUKAN SEorang yg tidak akan sukses...namun aku yakin..,semuak aktifis dakwah pasti akan berjaya dunia akhirat.... mdah2an aq bisa membuktikan ini 5 s.d 10 tahun kedepan....amin...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-1695205031404836732?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/1695205031404836732/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/sedikit-curhatan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1695205031404836732'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1695205031404836732'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/sedikit-curhatan.html' title='sedikit curhatan....'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-7691166662212199239</id><published>2010-06-19T02:35:00.001-07:00</published><updated>2010-06-19T02:35:10.696-07:00</updated><title type='text'>sedikit sikap disela-sela pesta..,</title><content type='html'>Terkadang menjadi kita dalam tubuh kita sangatlah sulit., jiwa kita kadang tak sejalan dengan lingkungan kita,..maka disini yg terjadi adalah sikap maksa-memaksa...ketika kita memaksakan diri utk menjadi kita, lingkungan juga memaksa kita utk menyesuaikan dengannya.. mungkin jangan memaksalah istilahnya, tapi mengkondisikan... &lt;br /&gt;SEperti saat aq menulis ini.., aq tau bahwa sebenarny aq sebagai seorang akh tak cocoklah menikmati pesta2 ini., namun untuk menghindari kesan ekslusif aq mencoba berusaha memaksa diri utk menyesuaikan dengan lingkungan ini... Susah memang.... Nah.,kini aq pun memikirkan cmana nanti ketika aq yg naek plaminan....Apakah acara2 seperti ini jg akan dibuat!! Hanya aq dan waktu yg bisa Menjawab.... -sedikit tulisan disela-sela kesibukan pesta nikahnya kak irma dan bg manca,, blog lewat hp- selamat berbahagia y kak....bang....semoga menjadi keluarga yg sejahtera dunia akhirat,...,.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-7691166662212199239?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/7691166662212199239/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/sedikit-sikap-disela-sela-pesta.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7691166662212199239'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7691166662212199239'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/sedikit-sikap-disela-sela-pesta.html' title='sedikit sikap disela-sela pesta..,'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-8400895199410854402</id><published>2010-06-10T20:58:00.000-07:00</published><updated>2010-06-10T20:58:58.722-07:00</updated><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='ketua'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='himlab'/><category scheme='http://www.blogger.com/atom/ns#' term='Labuhanbatu'/><title type='text'>info Penting......</title><content type='html'>Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hidup Mahasiswa.......&lt;br /&gt;Besok merupakan RAH (Rapat Anggota HIMLAB) yang merupakan Rapat tertinggi di DPP HIMLAB untuk menentukan penerus tampuk kepemimpinan di DPP HIMLAB 2 tahun kedepan,, Sukseskan................&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga dengan adanya kepengurusan baru nanti di DPP HIMLAB ini,&amp;nbsp; Mahasiswa Labuhanbatu bisa semakin kritis melihat perkembangan daerahnya tersebut.......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kepada kawan-kawan Anggota DPP HIMLAB jangan sampek gak datang yo....kita tentukan Arah kita, Daerah kita, Bangsa Kita......&lt;br /&gt;Mari bersatu.............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jazakallah Khairan Katsir.......&lt;br /&gt;Allahu Akbar...............&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bersama DPP HIMLAB ......&lt;br /&gt;Majukan Labuhanbatu.......&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-8400895199410854402?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/8400895199410854402/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/info-penting.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/8400895199410854402'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/8400895199410854402'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/info-penting.html' title='info Penting......'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5307900827670108321</id><published>2010-06-08T20:32:00.000-07:00</published><updated>2010-06-08T20:32:07.608-07:00</updated><title type='text'>kami mau ngeMOS adek-adek di SMA Plus.....hehehe</title><content type='html'>Saat ini merupakan akhir dari tahun ajaran di setiap KAMPUS maupun sekolah. Tak berapa lama lagi tahun ajaran baru pun segera digelar,,, seperti biasa, di awal Tahun ajaran baru setiap sekolah pastilah mengadakan "Penyambutan siswa Baru" atau yang lebih akrab kita sebut dengan MOS...tak terkecuali dengan sekolah yang menjadi kebanggaan masyarakat Labuhanbatu, ya.... SMA Negeri 3 "Plus" Rantau Utara...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Luar biasanya sekolah ini (Sekolah saya yang tercinta ini) mengadakan MOS yang berbeda dengan MOS dari sekolah lain di LabuhanBatu,, MOS di SMA Plus merupakan MOS yang benar-benar Unik, disebut "unik" karena pelaksanaan MOS disamping dilaksanakan oleh oSIS dihadiri juga oleh Alumni yang menyempatkan hadir melihat adik-adik baru mereka., tak hanya melihat... kakak2 alumni juga ikut berpartisipasi Aktif dan membantu OSIS dalam pelaksanaan MOS... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Begitu kuatnya Ukhwah/ Solidaritas disekolah ini. Suasana yang tidak kita dapatkan dsekolah lain di Labuhanbatu, keakraban antar siswa, Alumni dan guru patut diacungi Jempol (Like this....Istilah Facebook atau Millatfacebook-nya)..Hal ini pulalah yang membuat saya bangga pernah bersekolah disini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ya... Kebersamaan yang tercipta di sekolah ini begitu kental,,, tampak ketika MOS berlangsung, tak sedikit dari alumni yang datang... Luaar Biasa memang...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Namun, sesuatu hal yang kini bisa dibilang agak tidak lazim ketika MOS yang akan di laksanakan tahun ini terlalu dibatasi oleh sekolah,,, memang sekolah sangat berhak untuk mengatur kebijakan tersebut, dan pasti ada penyebab hal tersebut., yaitu salah satunya adalah MOS tahun lalu yang menurut sekolah telah melebihi batas kewajaran. Tindakan yang melebihi kewajaran itu antara lain : ketika makan siang di Bawah terik matahari langsung tanpa atap.,.trus apalagi ya??? (Lupa...Maklum dapat cerita jg dari kawan2)... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah ... tahun ini Alumni mencoba untuk melobi Sekolah agar alumni bisa ambil bagian dalam MOS seperti tahun2 sebelumnya, dan mudah-mudahan itu bisa terlaksana...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang sangatlah wajar saat ini ketika MOS dilaksanakan selalu identik dengan Membentak, mengejek, ataupun Menghukum... namun alangkah begitu anehnya jika hal ini tidak kita tempatkan pada situasi yang tepat,,,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bolehlah kita membentak ketika mereka terlalu bandal, dogil&amp;nbsp; dan susah dinasehati, bolehlah kita menghukum jika mereka memang benar-benar salah, namun saya tidak sepakat dengan ejekan karena setiap orang tidak akan ridho bila diejek... Sebagai solusi untuk tidak mengejek, seperti biasa suru mereka buat nama jelek, yg berarti dengan itu mereka telah ridho jika kita panggil dengan nama itu....hehehehehehe&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Untuk itu saya menyarrankan kepada kawan2 yang hadir pada saat MOS nanti untuk bersikap lebih ramahlah kita kepada adik2 tu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Anggap mereka datang kesekolah kita sebagai Tamu yang layak untuk di Muliakan...dalam artian didiklah mereka dengan sesuai tanpa melampaui batas.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Ajarkan Nilai2 kesopanan yang kini mulai luntur di kehidupan Remaja saat ini...Buat mereka merasa hormat pada setiap orang yang lebih tua darinya,, dan mampu menyayangi teman2nya ataupun adik2nya nanti. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Tunjukkan KeKOMPAKAn anak SMA plus,,,buktikan kitta adalah satu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Tempatkan sikap kita dalam situasi yang benar...Saat marah, membentak, ,menghukum, bercanda, serius, dsb...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;# Tunjukkan Hal2 positif lain yang bisa membangun Mental dan Semangat Mereka...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin ini sedikit pengharapan saya untuk panitia MOS tahun ini,,, maaf jika ada yang terganggu dengan tulisan ini. Saya bukan menggurui, bukan mengajari, bukan mencari sensasi atau apapun, namun ini bukti bahwa kita masih peduli....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sekali lagi saya mohon maaf atas kesalahan kata maupun hal2 yang menyinggung..... Terlepas dari itu semua saya ucapkan terima kasih....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SMA 3 Plus Jaya......&lt;br /&gt;LabuhanBatu Maju......&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.facebook.com/notes.php?drafts&amp;amp;id=1149554189"&gt;versi note Facebook&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5307900827670108321?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5307900827670108321/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/kami-mau-ngemos-adek-adek-di-sma.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5307900827670108321'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5307900827670108321'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/06/kami-mau-ngemos-adek-adek-di-sma.html' title='kami mau ngeMOS adek-adek di SMA Plus.....hehehe'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-2561663170042458611</id><published>2010-05-30T07:03:00.000-07:00</published><updated>2010-05-30T07:03:10.693-07:00</updated><title type='text'>Bukan HMI tapi orangnya...</title><content type='html'>Suatu saat aku makan malam dengan sodara2 yang kebetulan datang bawa makanan kerumah, karena mereka abis acara,,, muncullah beragam cerita sembari makan,,, dalam cerita-cerita itu wajarlah jika ada yg menjelek2kan salah satu,,, namun ada seorang yg aku sangat kagum dengannya ketika itu, ya kakak ini selalu berfikiran positif, selalu mampu membangun semangat diantara kenegatifan seseorang,,, namun yang aku gak terima disini&amp;nbsp; adalah ketika kepositifan itu diklaim karena dia adalah seorang aktivis HMI,,, jujur aku gak terima, karena dalam benak dan sepengetahuanku HMI selalu melakukan berbagai&amp;nbsp; cara (baik maupun buruk dalam melaksanakan/mencapai tujuannya...aku tidak yakin kebaikan kakakku itu berasal dari si Laskar Hijau Hitam itu....karena jujur aku telah mengalami pengalaman pahit ketika saat Pemilu USU... Kami yang notabene berseberangan dengan mereka habis ditipu dan dibodoh-bodohinya.... SIALAN..........!!!!!!&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin memang benar,,, ketika dikatakan HMI tidaklah langsung jeleknya yang kita fikirkan,,, anak HMI juga banyak yang bagus,,, Intinya Bukan Wadahnya yang kita tidak suka, bukan juga orangnya yang kita benci, namun sifat buruknya lah yang harus kita benci....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semoga Allah SWT. meridhoi segala perjuangan dan pergerakan yang dilakukan mahasiswa dalam menegakkan kebaikan dan keadilan....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Amin........&lt;br /&gt;Allahu 'alam&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-2561663170042458611?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/2561663170042458611/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/bukan-hmi-tapi-orangnya.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2561663170042458611'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2561663170042458611'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/bukan-hmi-tapi-orangnya.html' title='Bukan HMI tapi orangnya...'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-4134310173962645664</id><published>2010-05-15T11:01:00.000-07:00</published><updated>2010-05-15T11:01:57.743-07:00</updated><title type='text'>Kiat Mudah Qiyamullail</title><content type='html'>&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;a href="http://www.dakwatuna.com/2007/keutamaan-qiyamullail/"&gt;http://www.dakwatuna.com/2007/keutamaan-qiyamullail/&lt;/a&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;strong&gt;&lt;br /&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;Qiyamullail memerlukan kesungguhan dan kebulatan tekad. Jika ada  tekad, akan sangat mudah merealisasikannya dengan izin Allah. Berikut  ini kiat-kiat pendorong meninggalkan tempat tidur untuk bermunajat  kepada Yang Maha Pengasih.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;1.       Programlah aktivitas Anda di hari yang malamnya Anda  rencanakan untuk qiyamulail agar memungkinkan Anda tidak kelelahan.  Sehingga tidak membuat Anda tidur terlalu lelap.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;2.       Pahamilah bahwa Anda punya kebutuhan jasmani, aqli, dan  ruhani, serta Anda wajib memenuhinya dengan seimbang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;3.       Hindari maksiat. Sebab menurut pengalaman Sufyan Ats-Tsauri,  “Aku sulit sekali melakukan qiyamullail selama 5 bulan disebabkan satu  dosa yang aku lakukan.”&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;4.       Ketahuilah fadhilah (keutamaan) dan keistimewaan qiyamulail.  Dengan begitu Anda termotivasi untuk melaksanakannya.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;5.       Tumbuhkan perasaan sangat ingin bermunajat dengan Allah yang  Maha Pengasih lagi Maha Penyayang.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;6.       Makan malam jangan kekenyangan, berdoa untuk bisa bangun  malam, dan jangan lupa pasang alarm sebelum tidur.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;7.       Baik juga jika Anda janjian dengan beberapa teman untuk  saling membangunkan dengan miscall melalui telepon atau handphone yang  Anda miliki.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;8.       Buat  kesepakatan dengan istri dan anak-anak bahwa keluarga  punya program qiyamullail bersama sekali atau dua malam dalam sepekan.&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="font-family: Georgia,&amp;quot;Times New Roman&amp;quot;,serif;"&gt;9.       Berdoalah kepada Allah swt. untuk dipermudah dalam beribadah  kepadaNya.&lt;/div&gt;&lt;!-- If the post is in Photo Gallery --&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-4134310173962645664?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/4134310173962645664/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/kiat-mudah-qiyamullail.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/4134310173962645664'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/4134310173962645664'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/kiat-mudah-qiyamullail.html' title='Kiat Mudah Qiyamullail'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-2952703528076312954</id><published>2010-05-07T23:03:00.000-07:00</published><updated>2010-05-07T23:03:08.237-07:00</updated><title type='text'>Lima Pilar dalam Pengelolaan SDA menurut UU. nomor 7 tahun 2004</title><content type='html'>3 Pilar utama dan 2 pilar tambahan dalam Pengelolaan SDA menurut UU. nomor 7 tahun 2004.&lt;br /&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;&amp;nbsp;3 Pilar Utama&lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;1. Konservasi&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yaitu : Upaya pemeliharaan keberadaan SDA agar senantiasa tersedia dalam kualitas dan kwantitas yang memadai untuk kebutuhan makhluk hidup, baik waktu sekarang maupun yang akan datang.&lt;/blockquote&gt;2. Pendayagunaan SDA&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yaitu : Upaya mengembangkan, penggunaan, pengusahaan SDA secara optimal agar berguna dan berdayaguna. Dilakukan melalui kegiatan penatagunaan, penyediaan dan pengembangan SDA, dimaksudkan untuk pemanfaatan SDA secara berkelanjutan dengan mengutamakan pemenuhan kebutuhan Masyarakat secara adil.&lt;/blockquote&gt;3. Pengendalian Daya Rusak Air.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yaitu : Upaya mencegah, memulihkan dan menaggulangi kerusakan yang disebabkan oleh kerusakan air. Pengendalian daya rusak air merupakan upaya kembali ke pilar 1 (konservasi).&lt;/blockquote&gt;&lt;ul&gt;&lt;li&gt;Pilar Tambahan. &lt;/li&gt;&lt;/ul&gt;1. Sistem Informasi Manajemen (SIM)&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yaitu : Segala kegiatan pemerintah dlam pengelolaan SDA diketahui masyarakat dan Publik agar jalas dan ternsparan.&lt;/blockquote&gt;&lt;br /&gt;2. Peran Serta MAsyarakat.&lt;br /&gt;&lt;blockquote&gt;Yaitu : Masyarakat harus berperan aktif dalam program-program pemerintah akan pengelolaan SDA dan menjaga kualitas dan kwantitas sarana dan Prasarana SDA. &lt;/blockquote&gt;&lt;blockquote&gt;&lt;span style="font-size: xx-small;"&gt;&amp;nbsp;(Berdasarkan Mata Kuliah PSDA-2, oleh : Bapak Gindo Hasibuan)&lt;/span&gt;&lt;/blockquote&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-2952703528076312954?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/2952703528076312954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/lima-pilar-dalam-pengelolaan-sda.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2952703528076312954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2952703528076312954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/lima-pilar-dalam-pengelolaan-sda.html' title='Lima Pilar dalam Pengelolaan SDA menurut UU. nomor 7 tahun 2004'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-1058894436187059153</id><published>2010-05-03T09:13:00.000-07:00</published><updated>2010-05-03T09:13:43.245-07:00</updated><title type='text'>Jalan ini memang sulit........</title><content type='html'>Hari ini 3&amp;nbsp; Mei 2010...&lt;br /&gt;Jam 18.25 WIB.....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku terbangun dari tidur yang tak disengaja...HP kulihat ada 8 misscall dari orangtua di kampung... wah,,, ada apa ya????? gak biasanya sampai misscall sebanyak ini,, pengin telpon balik tapi udah adzan maghrib,,, udalah sholat dulu....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Waktu bergulir hingga pukul 20.20 WIB,,, SMS ortu lah,, apa sih yang mau dibilang tadi....&lt;br /&gt;Kemudian mereka menelpon,,. Percakapan ditelpon ini membuat hati aku gak jelas,,, berantakan,,, galau,,, dll...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Awalnya isu yang diangkat pada pembicaraan adlah tentang kabar dan kuliah, biasalah......... Namun, isu lain yang menjadi hal yang berat dalam diriku dibahas,,, Ayah mulai menayakan kegiatan diluar KAMPUS, mengenai organisasi... KAMMI ya... KAMMI menjadi topik utamanya ayah menanyakan hubungan ku dengan KAMMI, sepertinya ayah begitu takut aku terlibat di KAMMI, namun aku rasa lain halnya jika aku Gabung di HMI, ntah apa yang membuat ayah takut akan keterlibatabku di KAMMI aku gak tau,,, apakah ada orang yang "mengkompor-kompori" dan menakut-nakutinya.....??? ntah lah....... dengan dalil pengalaman teman-temannya, kisahnya waktu kuliah dan biaya utk kuliahku yang semakin terasa berat baginya karena beliau sudah pensiun dan lain-lain membuatku menarik kesimpulan bahwa aku harus keluar dari Organisasi ini, seperti itulah pintanya. Namun,,, aku gak bisa yaah.... aku cinta KAMMI, KAMMI membuatku berbeda dan berubah, KAMMI organisasi yang dibutuhkan semua mahasiswa yang mengiginkan kebaikan itu muncul di negeri ini... &lt;b&gt;Tak kan pernah kutinggalkan KAMMI.......&lt;/b&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku tahu,,, keluarga kita adalah keluarga yang solid dan kompak. Mulai dari Uak, Tulang, Om, kakak, abang semuanya begitu menyatu, tampak ketika kita hari raya pasti suasana kekompakan itu selalu hadir,,, memang kita juga saling memperhatikan satu sama lain,,,aku senang hal ini... Tapi,,. ada hal-hal yang di family ini tidak tahu,,, seperti kondisi Mahasiswa kini, mengenai organisasi kini,..&amp;nbsp; karena pada halnya di Family ini hanya menilai sesuatu dari materi bukan dari substansi dari sesuatu itu., Organisasi, mereka memandang organisasi mahasiswa itu adalah HMI, yang diakui, yang sah.. karena HMI udah ada dari dulu udah punya nama besar,, dan kalau kerja, kader HMI gampang diterima.. memang hal ini aku nilai tidak salah, nama besar dan pengalaman dari HMI bisa membuat mahasiswa gampang diterima kerja karena banyak alumninya sudah bekerja, dan memang hal inilah yang menjadikan mahasiswa mau bergabung dengan HMI... sangat berbeda dengan KAMMI, KAMMI adlah sebuah Organisasi yang muncul belakangan, masih muda (12 tahun) tidak terkenal dikalangan orang tua saat ini (yang bukan di kota besar),,, namun Andai mereka tahu KAMMI lah organisasi yang sebenarnya, mendidik, mensholehkah dan memuslihkan, menberikan pengajaran agama dengan benar, tidak kasar, jujur, bermain cantik dan banyak lagi hal positif yang gak perlu aku ungkap,..&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Memang benar dan perlu diingat bahwa KAMMI "sangat" Berbeda dengan HMI... dari segala segi, dan sudut pandang manapun.... dan baguslah kalau mereka memang mengetahui bahwa KAMMI berbeda&amp;nbsp; dengan HMI itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Aku mau pindah ke HMI......................Jika HMI tidak berbeda dengan KAMMI....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;"Andai saja jalan dakwah ini adalah jalan yang mulus, rata, dihiasi bunga-bunga yang sangat indah pastilah orang-orang akan banyak berbondong-bondong menapaki jalan ini,, namun jalan dakwah ini adalah jalan yang tidak rata, penuh onak dan duri sehingga orang-orag yang superlah yang mampu meleluinya....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ALLAHU AKBAR,.!!!!!!&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-1058894436187059153?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/1058894436187059153/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/jalan-ini-memang-sulit.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1058894436187059153'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1058894436187059153'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/05/jalan-ini-memang-sulit.html' title='Jalan ini memang sulit........'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5596331134254614357</id><published>2010-04-20T18:05:00.000-07:00</published><updated>2010-04-20T18:05:28.667-07:00</updated><title type='text'>COCOKKAH MENGIDOLAKAN kartini ?????????</title><content type='html'>&lt;div style="color: #990000;"&gt;&lt;b&gt;&lt;br /&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #990000;"&gt;&lt;b&gt;RA Kartini Dan Pengaruh Pemikiran Yahudi, Theosofi dan Pluralisme&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div style="color: #990000;"&gt;&lt;b&gt;&lt;a href="http://www.adianhusaini.com/index.php?option=com_content&amp;amp;view=article&amp;amp;id=49:mitos-kartini-dan-rekayasa-sejarah&amp;amp;catid=34:cap&amp;amp;Itemid=53"&gt;SIAPA  kartini???????&lt;/a&gt;&lt;/b&gt;&lt;b&gt; &lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/S85OeNupR1I/AAAAAAAAAFs/IgaRP6aWX48/s1600/timthumb.php.jpg" imageanchor="1" style="clear: left; float: left; margin-bottom: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" src="http://2.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/S85OeNupR1I/AAAAAAAAAFs/IgaRP6aWX48/s320/timthumb.php.jpg" /&gt;&lt;/a&gt;Kebanyakan orang yang menjadikan Kartini sebagai ikon perjuangan perempuan Indonesia, tak melihat sisi lain dari pemikirannya yang sangat berbau Theosofi dan kebatinan. Padahal, banyak tokoh wanita lain yang hidup semasa dengannya, yang berjuang secara nyata dalam dunia pendidikan, bukan dalam wacana surat menyurat seperti yang dilakukan Kartini. &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TANGGAL 21 April dikenal sebagai Hari Kartini. Hampir semua perempuan di Indonesia, termasuk kaum muslimah, yang ikut-ikutan memperingati hari tersebut tanpa mengetahui latar belakang sejarahnya yang jelas. Siapa sesungguhnya Kartini? Siapa orang-orang yang mempengaruhinya? Bagaimana corak pemikirannya?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Peringatan Hari Kartini sering diikuti beragam acara yang mengedepankan emansipasi perempuan, kesetaraan gender, perjuangan feminisme, dan lain-lain. Kartini, dianggap sebagai ikon bagi perjuangan perempuan dalam persoalan tersebut. Kartini sering disebut sebagai ikon pendobrak bagi kemajuan perempuan Indonesia dan diakui secara resmi oleh pemerintah sebagai Pahlawan Nasional dengan Keputusan Presiden (Keppres) RI No. 108 tahun 1964.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini lahir di desa Mayong, sebelah barat Kota Kudus, Kabupaten Jepara. Sebagai anak seorang bupati, Kartini hidup dalam keluarga yang berkecukupan. Saat kecil, Kartini dimasukkan ke sekolah elit orang-orang Eropa, Europese Lagere School (ELS) dari tahun 1885-1892. Di sekolah ini, Kartini banyak bergaul dengan anak-anak Eropa.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai keluarga priyayi Jawa, kultur mistis dan kebatinan begitu melekat di lingkungan tempat tinggalnya. Namun bagi Kartini, ikatan adat istiadat yang telah berurat akar dalam itu, dianggap mengekangnya sebagai perempuan. Setelah tamat dari sekolah ELS Kartini memasuki masa pingitan. Sementara itu, Kartini merasakan betul betapa haknya mendapatkan pendidikan secara utuh dibatasi. Di luar, ia melihat pendidikan Barat-Eropa begitu maju.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini banyak bergaul dan melakukan korespondensi dengan orang-orang Belanda berdarah Yahudi, seperti J. H Abendanon dan istrinya Ny Abendanon Mandri, seorang humanis yang ditugaskan oleh Snouck Hurgronye untuk mendekati Kartini. Ny Abendanon Mandri adalah seorang wanita kelahiran Puerto Rico dan berdarah Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Kartini banyak bergaul dan melakukan korespondensi dengan orang-orang Belanda berdarah Yahudi yang ditugaskan oleh Snouck Hurgronye untuk mendekati Kartini…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tokoh lain yang berhubungan dengan Kartini adalah, H. H Van Kol (Orang yang berwenang dalam urusan jajahan untuk Partai Sosial Demokrat di Belanda), Conrad Theodore van Daventer (Anggota Partai Radikal Demokrat Belanda), K. F Holle (Seorang Humanis), dan Christian Snouck Hurgronye (Orientalis yang juga menjabat sebagai Penasihat Pemerintahan Hindia Belanda), dan Estella H Zeehandelar, perempuan yang sering dipanggil Kartini dalam suratnya dengan nama Stella. Stella adalah wanita Yahudi pejuang feminisme radikal yang bermukim di Amsterdam. Selain sebagai pejuang feminisme, Estella juga aktif sebagai anggota Social Democratische Arbeiders Partij (SDAP).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini berkorespondensi dengan Stella sejak 25 Mei 1899. Dengan perantara iklan yang di tempatkan dalam sebuah majalah di Belanda, Kartini berkenalan dengan Stella. Kemudian melalui surat menyurat, Stella memperkenalkan Kartini dengan berbagai ide modern, terutama mengenai perjuangan wanita dan sosialisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam sebuah suratnya kepada Ny Nellie Van Koll pada 28 Juni 1902, Stella mengakui sebagai seorang Yahudi dan mengatakan antara dirinya dan Kartini mempunyai kesamaan pemikiran tentang Tuhan. Stella mengatakan,”Kartini dilahirkan sebagai seorang Muslim, dan saya dilahirkan sebagai seorang Yahudi. Meskipun demikian, kami mempunyai pikiran yang sama tentang Tuhan. ”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dr Th Sumarna dalam bukunya ”Tuhan dan Agama dalam Pergulatan Batin Kartini” menyatakan ada surat-surat Kartini yang tak diterbitkan oleh Ny. Abendanon Mandri, terutama surat-surat yang berkaitan dengan pengalaman batin Kartini dalam dunia okultisme (kebatinan dan mistis). Entah dengan alasan apa, surat-surat tersebut tak diterbitkan. Ny Abendanon hanya menerbitkan kumpulan surat Kartini yang diberi judul ”Door Duisternis tot Licht" (Habis Gelap Terbitlah Terang). Keterangan mengenai kepercayaan Kartini terhadap okultisme hanya didapat dari surat-suratnya yang ditujukan kepada Stella dan keluarga Van Kol. Seperti diketahui, okultisme banyak diajarkan oleh jaringan Freemasonry dan Theosofi, sebagai bagian dari ritual perkumpulan mereka.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nama-nama lain yang menjadi teman berkorespondensi Kartini adalah Tuan H. H Van Kol, Ny Nellie Van Kol, Ny M. C. E Ovink Soer, E. C Abendanon (anak J. H Abendanon), dan Dr N Adriani (orang Jerman yang diduga kuat sebagai evangelis di Sulawesi Utara). Kepada Kartini, Ny Van Kol banyak mengajarkan tentang Bibel, sedangkan kepada Dr N Adriani, Kartini banyak mengeritik soal zending Kristen, meskipun dalam pandangan Kartini semua agama sama saja.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Apakah korespondensi Kartini dengan para keturunan Yahudi penganut humanisme, yang juga diduga kuat sebagai aktivis jaringan Theosofi-Freemasonry, berperang penting dalam memengaruhi pemikiran Kartini? Ridwan Saidi dalam buku Fakta dan Data Yahudi di Indonesia menyebutkan, sebagai orang yang berasal dari keturunan priayi atau elit Jawa dan mempunyai bakat yang besar dalam pendidikan, maka Kartini menjadi bidikan kelompok Theosofi, sebuah kelompok yang juga banyak digerakkan oleh orang-orang Belanda saat itu.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…maka Kartini menjadi bidikan kelompok Theosofi, sebuah kelompok yang juga banyak digerakkan oleh orang-orang Belanda saat itu...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam catatan Ridwan Saidi, orang-orang Belanda gagal mengajak Kartini berangkat studi ke negeri Belanda. Karena gagal, maka mereka menyusupkan ke dalam kehidupan Kartini seorang gadis kader Zionis bernama Josephine Hartseen. Hartseen, menurut Ridwan adalah nama keluarga Yahudi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa yang berperan penting merekatkan hubungan Kartini dengan para elit Belanda? Adalah Christian Snouck Hurgronje orang yang mendorong J.H Abendanon agar memberikan perhatian lebih kepada Kartini bersaudara. Hurgronje adalah sahabat Abendanon yang dianggap oleh Kartini mengerti soal-soal hukum agama Islam. Atas saran Hurgronje agar Abendanon memperhatikan Kartini bersaudara, sampailah pertemuan antara Abendanon dan Kartini di Jepara.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai seorang orientalis, aktivis Gerakan Politik Etis, dan penasihat pemerintah Hindia Belanda, Snouck Hurgronje juga menaruh perhatian kepada kepada anak-anak dari keluarga priyayi Jawa lainnya. Hurgronje berperan mencari anak-anak dari keluarga terkemuka untuk mengikuti sistem pendidikan Eropa agar proses asimilasi berjalan lancar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Langkah ini persis seperti yang dilakukan sebelumnya oleh gerakan Freemasonry lewat lembaga ”Dienaren van Indie” (Abdi Hindia) di Batavia yang menjaring anak-anak muda yang mempunyai bakat dan minat untuk memperoleh beasiswa. Kader-kader dari ”Dienaren van Indie” kemudian banyak yang menjadi anggota Theosofi dan Freemasonry.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pengaruh Theosofi dalam Pemikiran Kartini&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Surat-surat Kartini kepada Ny. Abendanon, orang yang dianggap satu-satunya sosok yang boleh tahu soal kehidupan batinnya, dan surat-surat Kartini lainya para humanis Eropa keturunan Yahudi di era 1900-an sangat kental nuansa Theosofinya. Seperti ditulis dalam surat-suratnya, Kartini mengakui ada orang yang mengatakan bahwa dirinya tanpa sadar sudah masuk kedalam alam pemikiran Theosofi.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Bahkan, Kartini mengaku diperkenalkan kepada kepercayaan dengan ritual-ritual memanggil roh, seperti yang dilakukan oleh kelompok Theosofi. Selain itu, semangat pemikiran dan perjuangan Kartini juga sama sebangun dengan apa yang menjadi pemikiran kelompok Theosofi. Inilah yang kemudian, banyak para humanis yang menjadi sahabat karib Kartini begitu tertarik kepada sosok perempuan ini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Kartini mengaku diperkenalkan kepada kepercayaan dengan ritual-ritual memanggil roh, seperti yang dilakukan oleh kelompok Theosofi…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini juga kerap mendapat kiriman buku-buku dari Ny Abendanon, yang di antaranya buku tentang humanisme, paham yang juga lekat dengan Theosofi dan Freemasonry. Diantara buku-buku yang dibaca Kartini adalah, Karaktervorming der Vrouw (Pembentukan Akhlak Perempuan) karya Helena Mercier, Modern Maagden (Gadis Modern) karya Marcel Prevost, De Vrouwen an Socialisme (Wanita dan Sosialisme) karya August Bebel dan Berthold Meryan karya seorang sosialis bernama Cornelie Huygens.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut surat-surat Kartini yang sangat kental dengan doktrin-doktrin Theosofi:&lt;br /&gt;”Sepanjang hemat kami, agama yang paling indah dan paling suci ialah Kasih Sayang. Dan untuk dapat hidup menurut perintah luhur ini, haruskah seorang mutlak menjadi Kristen? Orang Buddha, Brahma, Yahudi, Islam, bahkan orang kafir pun dapat hidup dengan kasih sayang yang murni. ” (Surat kepada Ny Abendanon, 14 Desember 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kami bernama orang Islam karena kami keturunan orang-orang Islam, dan kami adalah orang-orang Islam hanya pada sebutan belaka, tidak lebih. Tuhan, Allah, bagi kami adalah seruan, adalah seruan, adalah bunyi tanpa makna..." (Surat Kepada E. C Abendanon, 15 Agustus 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Agama yang sesungguhnya adalah kebatinan, dan agama itu bisa dipeluk baik sebagai Nasrani, maupun Islam, dan lain-lain” (Surat 31 Januari 1903).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kalau orang mau juga mengajarkan agama kepada orang Jawa, ajarkanlah kepada mereka Tuhan yang satu-satunya, yaitu Bapak Maha Pengasih, Bapak semua umat, baik Kristen maupun Islam, Buddha maupun Yahudi, dan lain-lain.” (Surat kepada E. C Abendanon, 31 Januari 1903).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Ia tidak seagama dengan kita, tetapi tidak mengapa, Tuhannya, Tuhan kita. Tuhan kita semua.” (Surat Kepada H. H Van Kol 10 Agustus 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Betapapun jalan-jalan yang kita lalui berbeda, tetapi kesemuanya menuju kepada satu tujuan yang sama, yaitu Kebaikan. Kita juga mengabdi kepada Kebaikan, yang tuan sebut Tuhan, dan kami sendiri menyebutnya Allah.” (Surat kepada Dr N Adriani, 24 September 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Dari surat-surat tersebut, sangat jelas bahwa corak pemikiran Kartini sangat Theosofis, yang di antara inti ajaran Theosofi adalah kebatinan dan pluralisme…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dari surat-surat tersebut, sangat jelas bahwa corak pemikiran Kartini sangat Theosofis, yang di antara inti ajaran Theosofi adalah kebatinan dan pluralisme.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mengenai keterkaitan dan hubungannya dengan Theosofi, Kartini mengatakan:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Orang yang tidak kami kenal secara pribadi hendak membuat kami mutlak penganut Theosofi, dia bersedia untuk memberi kami keterangan mengenai segala macam kegelapan di dalam pengetahuan itu. Orang lain yang juga tidak kami kenal menyatakan bahwa tanpa kami sadari sendiri, kami adalah penganut Theosofi." (Surat Kepada Ny Abendanon, 24 Agustus 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Hari berikutnya kami berbicara dengan Presiden Perkumpulan Theosofi, yang bersedia memberi penerangan kepada kami, lagi-lagi kami mendengar banyak yang membuat kami berpikir.” (Surat Kepada Nyonya Abendanon, 15 September 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai orang Jawa yang hidup di dalam lingkungan kebatinan, gambaran Kartini tentang hubungan manusia dengan Tuhan juga sama: manunggaling kawula gusti. Karena itu, dalam surat-suratnya, Kartini menulis Tuhan dengan sebutan ”Bapak”. Selain itu, Kartini juga menyebut Tuhan dengan istilah ”Kebenaran”, ”Kebaikan”, ”Hati Nurani”, dan ”Cahaya”, seperti tercermin dalam surat-suratnya berikut ini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tuhan kami adalah nurani, neraka dan surga kami adalah nurani. Dengan melakukan kejahatan, nurani kamilah yang menghukum kami. Dengan melakukan kebajikan, nurani kamilah yang memberi kurnia.” (Surat kepada E. C Abendanon, 15 Agustus 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Kebaikan dan Tuhan adalah satu.” (Surat kepada Ny Nellie Van Kol, 20 Agustus 1902).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Alam spiritual Kartini tak hanya dipengaruhi oleh kepercayaan akan mistis Jawa, tetapi juga oleh pemikiran-pemikiran Barat…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Alam spiritual Kartini tak hanya dipengaruhi oleh kepercayaan akan mistis Jawa, tetapi juga oleh pemikiran-pemikiran Barat. Inilah yang oleh kelompok Theosofi disebut sebagai upaya menyatukan antara ”Timur dan Barat”. Sebuah upaya yang banyak memikat para elit Jawa, terutama mereka yang sudah terbaratkan secara pemikiran.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siti Soemandari, penulis biografi Kartini mengatakan, dalam beragama, Kartini kembali kepada akar-akar kejawennya atau apa yang disebut dengan ngelmu kejawen. Soemandari mempertegas, kepercayaan Kartini adalah gabungan antara iman Islam dan Kejawen. Atau dalam bahasa lain, keyakinan agama atau kepercayaan Kartini adalah sinkretisme yang berlandaskan pada pluralisme agama.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Belakangan, jaringan Theosofi di Indonesia juga mendirikan Kartini School (Sekolah Kartini) yang mulanya didirikan di Bandung…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Belakangan, jaringan Theosofi di Indonesia juga mendirikan Kartini School (Sekolah Kartini) yang mulanya didirikan di Bandung oleh seorang Teosof bernama R. Musa dan kemudian menyebar di berabagai daerah di Jawa. Tercatat ada beberapa daerah yang berdiri Sekolah Kartini, yaitu Jatinegara (Jakarta), Semarang, Bogor, Madiun (1914), Cirebon, Malang (1916), dan Indramayu (1918).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sebagai sekolah yang dikelola oleh para Teosof, ajaran tentang kebatinan, sinkretisme--atau sekarang lebih populer dengan istilah pluralisme-- juga tentang pembentukan watak dan kepribadian, lebih menonjol dalam pelajaran di sekolah-sekolah tersebut. Sekolah lain yang didirikan di berbagai daerah oleh kelompok Theosofi adalah Arjuna School, dengan muatan nilai-nilai pendidikan yang sama dengan Kartini School.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tepatkah jika Kartini, berpikiran Barat dan berpaham Theosofi, dijadikan ikon bagi perjuangan kaum wanita pribumi?&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejarah mencatat, ada banyak perempuan yang hidup sezaman dengan Kartini yang namanya begitu saja dilupakan dalam perannya memajukan pendidikan kaum hawa di negeri ini. Di antara nama itu adalah Dewi Sartika (1884-1947) di Bandung yang juga berkiprah memajukan pendidikan kaum perempuan. Dewi Sartika tak hanya berwacana, tapi juga mendirikan lembaga pendidikan yang belakangan bernama Sakolah Kautamaan Istri (1910). Selain Dewi Sartika, ada Rohana Kudus, kakak perempuan Sutan Sjahrir, di Padang, Sumatera Barat, yang berhasil mendirikan Sekolah Kerajinan Amal Setia (1911) dan Rohana School (1916).&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Kartini, seperti yang tersirat dalam tulisan Prof Harsja W Bachtiar, adalah sosok yang diciptakan oleh Belanda untuk menunjukkan bahwa pemikiran Barat-lah yang menginspirasi kemajuan perempuan di Indonesia. Atau setidaknya, bahwa proses asimiliasi yang dilakukan kelompok humanis Belanda yang mengusung Gerakan Politik Etis pada masa kolonial, telah sukses melahirkan sosok yang Kartini yang ”tercerahkan” dengan pemikiran Barat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Kartini adalah sosok yang diciptakan oleh Belanda untuk menunjukkan bahwa pemikiran Barat-lah yang menginspirasi kemajuan perempuan di Indonesia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Karena itu, Harsja menilai, sejarah harus jujur dan secara terbuka melihat jika memang ada orang-orang yang juga mempunyai peran penting seperti Kartini, maka orang-orang tersebut juga layak mendapat penghargaan serupa, tanpa menihilkan peran yang dilakukan oleh Kartini.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Soal sosok Kartini yang diduga menjadi ”mitos dan rekayasa” yang diciptakan oleh kolonialis juga menjadi perhatian sejarawan senior Taufik Abdullah. Ia menulis:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Tak banyak memang ”pahlawan” kita resmi atau tidak resmi yang dapat menggugah keluarnya sejarah dari selimut mitos yang mengitari dirinya. Sebagian besar dibiarkan aman tenteram berdiam di alam mitos—mereka adalah ”pahlawan” dan selesai masalahnya. R. A Kartini adalah pahlawan tanpa henti membiarkan dirinya menjadi medan laga antara mitos dan sejarah. Pertanyaan selalu dilontarkan kepada selimut makna yang menutupinya. Siapakah ia sesungguhnya? Apakah ia hanya sekadar hasil rekayasa politik etis pemerintah kolonial yang ingin menjalankan politik asosiasi?”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Perjuangan dan pemikiran Kartini, terutama yang berhubungan dengan pluralisme, memang mendapat perhatian dunia internasional. Ny Eleanor Roosevelt, istri Presiden AS Franklin D Roosevelt memberikan pernyataan tentang perjuangan Kartini:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;”Saya senang sekali memperoleh pandangan-pandangan yang tajam yang diberikan oleh surat-surat ini. Satu catatan kecil dalam surat itu, menurut saya merupakan sesuatu yang patut kita semua ingat. Kartini katakan: Kami merasa bahwa inti dari semua agama sama adalah hidup yang benar, dan bahwa semua agama itu baik dan indah. Akan tetapi, wahai umat manusia, apa yang kalian perbuat dengan dia? Daripada mempersatukan kita, agama seringkali memaksa kita terpisah, dan sedangkan gadis yang muda ini, menyadari bahwa ia harus menjadi kekuatan pemersatu”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;…Perjuangan dan pemikiran Kartini, terutama yang berhubungan dengan pluralisme, memang mendapat perhatian dunia internasional…&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa Ny. Eleanor Roosevelt? Dalam buku Decoding the Lost Symbol, Simon Cox menyebut Eleanor Roosevelt adalah aktivis organisasi the Star of East, sebuah organisasi yang berada di bawah kendali Freemasonry, yang menerima perempuan sebagai anggotanya. Di Batavia, organisasi the Star of East (Bintang Timur), pada masa lalu sangat mengakar dengan berdirinya loge Freemasonry, De Ster in het Oosten (Bintang Timur) di kawasan Weltevreden, yang sekarang berada di jalan Boedi Oetomo.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi, masih mengidolakan Kartini? [Artawijaya/voa-islam.com]&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5596331134254614357?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5596331134254614357/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/cocokkah-mengidolakan-kartini.html#comment-form' title='1 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5596331134254614357'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5596331134254614357'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/cocokkah-mengidolakan-kartini.html' title='COCOKKAH MENGIDOLAKAN kartini ?????????'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/S85OeNupR1I/AAAAAAAAAFs/IgaRP6aWX48/s72-c/timthumb.php.jpg' height='72' width='72'/><thr:total>1</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5179447941030060151</id><published>2010-04-19T16:46:00.000-07:00</published><updated>2010-04-19T16:46:40.241-07:00</updated><title type='text'>Tambahan Makalah sebelumnya.</title><content type='html'>Berikut ini merupakan beberapa tambahan untuk melengkapi makalah yang sebelumnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TAHAPAN DAKWAH IKHWANUL MUSLIMIN&lt;br /&gt;Dalam Risalah Ta’lim, Hasan Al-Banna mengatakan, “tahapan dakwah ini ada tiga macam”:&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. TA’RIF&lt;br /&gt;Dalam tahapan ini dakwah dilakukan dengam menyebarkan fikrah islam ditengah masyarakat.  Adapun system dakwah untuk tahapan ini adalah system kelembagaan. Urgensinya adalah kerja social bagi kepentingan umum, sedangkan medianya dalah nasehat dan bimbingan sekali waktu, serta membangun berbagai tempat yang berguna diwaktu yang lain, juga media aktivitas lainnya. Semua syu’bah (nama suatu kelompok Ikhwan) yang ada sekarang adalah representasi dari tahapan ini dalam kehidupan dakwahnya.ia terkoordinir dalam ‘undang-undang pokok’ yang telah dijabarkan melalui berbagai risalah dan penerbitan Ikhwan. Dakwah yang dilakukan pada tahap ini bersifat umum.&lt;br /&gt;Jamaah menjalin hubungan dengan orang yang ingin memberikan kontribusi bagi aktivitasnya dan ingin ikut menjaga prinsip-prinsip ajarannya. Ketaatan yang tanpa reserve- pada tahap ini- tidaklah dituntu, bahkan tak lazim. Tingakatnya seiring dengan kadar penghormatannya pada system dan prinsip-prinsip umum Jemaah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. TAKWIN&lt;br /&gt;Dalam tahapan ini dakwah ditegakkan dengan melakukan seleksi terhadap anasir positif untuk memikul beban jihad dan untuk menghimpun berbagai bagian yang ada. System dakwah pada tahapan ini bersifat tasawufmurni dalam tataran ruhani dan bersifat militer dalam tataran operasional. Slogan untuk dua aspek ini adalah: perintah dan taat dengan tanpa keraguan semua kitabah (nama seuatu kelompok para militer Ikhwan) yang ada kini adalah represintasi dari tahapan ini dalam kehidupan dakwahnya. Ia terhimpun dalam risalah manhaj yang lalu. &lt;br /&gt;Dakwah pada tahapan ini bersifat khusus. Tidak dapat dikerjakan oleh seorang kecuali yang memiliki kesiapan yang benar untuk memikul beban jjihad yang panjang masanya dan berat tantangannya. Slagan utama dalam persiapan ini adalah: totalitas ketaatan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. TANFIDZ&lt;br /&gt;Dakwah dalam tahapan ini adalah jihad, tanpa kenal sikap plin-plan, kejar terus menerus untuk menggapai tujuan akhir, dan kesiapan menanggung cobaan dan ujian yang tidak mungkin bersabar atasnya kecuali orang-orang yang tulus. Tidaklah dapat dakwah ini meraih keberhasilan kecuali dengan ‘ketaatan yang total juga’. Untuk inilah shaf pertama Ikhwanul Muslimin berbait pada bulan rabi’ul Awwal 1359 H.&lt;br /&gt;Dengan bergabungnya kalian dalam katibah ini, dengan sikap menerima kalian akan risalah ini, dan dengan kesetiaan kalian pada bai’at ini, kalian telah berada ditingkatan kedua menuju tingkatan yang ketiga. Tunaikan tanggung jawab yang telah dipikjul kepadamu dan siapkan dirimu untuk setia kepadanya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Udztad Hasan Al-Banna menyebutkan bahwa dakwah ini  terjadi dari beberapa tahap, yakni: ta’rif, takwin dan tanfidz. Dengan ini;ah kita mengantarkan umat islam dari satu tahapan ketahapan yang lain dan dari satu kondisi kekondisi yang lain, sehingga dapat mengantarkan mereka ketujuan. Oleh karena itu, hanya pemimpin dan jamaah yang benarlah yang dapat mengatur telaksananya ketiga tahapan itu hingga semuanya menuai sukses.&lt;br /&gt;Adapun kepemimpinan yang lemah, tidak dapat melakukan program tiga tahapan ini, baik secara keseluruhan maupun sebahagiannya., atau salah satunya sekalipun, maka ia tidak patut hidup. Demikian juga jamaah, dengan segaka unsurnya, jika tidak mampu menunaikan tugas ini, ia juga tidak memiliki cukup alas an untuk dipertahankan keberadaannya.&lt;br /&gt;Agar ketiga hal ini dapat sukses maka kita harus memiliki tiga perangkat, yakni: perangkat ta’rif, perangkat takwin dan perangkat tanfidz. Setiap perangkat harus memiliki manhaj, perencanaan, metode, dan kecakapan. Semuanya harus dalam naungan heirarki organisasi, program kerja yang komperhensif, serta persepsi yang jelas tentang pendidikan dan pengajaran. Ini menuntut kejelasan dalam peringkat keanggotaan, kualifikasi dan sinergi fungsi berbagai perangkat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BENTUK-BENTUK KAGIATAN&lt;br /&gt; Hasan Al-Banna tidak mengarahkan satu bentuk kegiatan saja untuk mengisi program ta’rif, takwin dan tanfidz. Ia menyebutkan bahwa masing-masing tahapan, dari ta’arif hingga tanfidz, dapat diselesakan dalam posisi sebagai sebuah tahapan yang berdiri sendiri. &lt;br /&gt; Dilain tempat ia menggabungkan dalam dua bentuk. Ia berkata, “Adapun perihal langkah bertahap, mengandalkan tarbiyah, danjelasnya langkah Ikhwanul Muslimin semua itu karena menyakini bahwa setiap dakwah harus melalui tiga tahap, yakni: tahap propaganda,  tahap pengenalan (ta’rif), dan pemberian kabar gembira serta informasi pada masyarakat ditingkat bawah. Kemudian diikuti dengan tahapan pembentukan (takwin), mencetak pendukung, mempersiapkan pasukan dan mobilisasi barisan diantara mereka. Kemudian barulah disusul oleh tahapan aplikasi (tanfidz), yakni aksi dan produksi. Seirnga terjadi ketiganya beriringan mengingatn adanya kesatuan dakwah dan kuatnya hubungan masing-masing. Seorang da’I, ketika ia menyeru, ia juga menyeleksi dan mentarbiyah. Disaat yang sama ia melakukan aksi dan aplikasi. Akan tetapi, tidak diragukan bahwa tujuan akhir dan hasil tuntasnya tidak mungkin tampak kecuali setelah memasyarakatnya dakhwa, banyaknya pendukung, dan solidnya takwin.&lt;br /&gt; Kata-kata Hasan Al-Banna ini telah memberikan kesempatan besar kepada kita untuk berpikir menerapkan tahapan –tahapan dakwah sesuaidengan tuntutan kondisi dan kebutuhan tahapan tertentu, dan tuntutan lainnya. Adapun bentuk tuntutan-tuntutan tersebut antara lain:&lt;br /&gt;Bentuk pertama.&lt;br /&gt; Seluruh unsur jamaah berkonsentrasi melakukan kegiatan ta’rif melalui ceramah-ceramah, halaqoh (yang umum maupun yang khusus), penyebaran buku dan penjelasan. Ketika masyarakat luas telah terkondisi dengan semua bentuk dakwah itu, secepatnya kita melakukan seleksi cermat terhadap unsur-unsur yang dianggap mampu memainkan peran tanfidz. Setelah itu barulah dilaksanakan kegiatan tanfidz secara teliti dan terencana.&lt;br /&gt;Bentuk Kedua.&lt;br /&gt; Seluruh unsur Jamaah disaat yang sama berkonsentrasi melakukan ta’rif dengan saran-sarannya; takwin dengan saran-sarannya; dan tanfidz juga dengan saran-sarannya. Tentu saja ini menuntut adanya berbagai sarana yang dapat dioperasionalkan secara berkesinambungan dan integral, di bawah pengawasan dan pimpinan yang mampu meletakkan persoalan pada tempatnya.&lt;br /&gt;Bentuk Ketiga.&lt;br /&gt; Seluruh unsur Jamaah secara serentak ditahapan ta’rif, lalu berpindah secara serentak untuk melakukan takwin terhadap unsur-unsur yang dihasilkan dari tahapan sebelumnya, lalu bergerak secara serentak pula menuju tanfidz. Setelah itu kembali lagi ketahapan ta’rif secara serentak, lalu ke takwin kemudian ke tanfidz. Demikian seterusnya.&lt;br /&gt;Betuk Keempat.&lt;br /&gt; Jamaah hanya memusatkan kegiatan pada ta’rif dan takwin secara bersama. Pemimpin sendirilah yang mempersiapkan langkah tanfidz dan kajian berbagai kemungkinannya. Demikian itu terus dilakukan sampai pemimpin yakin dapat melakukan tanfidz secara menyeluruh.&lt;br /&gt;Betuk Kelima.&lt;br /&gt; Ta;rif, takwin dan tanfidz dilakukan dalam waktu yang bersamaan dan diawsi oleh satu unit tersendiri. Barang siapa telah menta’rif ia boleh mentakwin dan selanjutnya tanfidz. Tidak ada pemisahan yang  transparan antara yang satu dengan yang lain; tidak dalam perangkat, tidak dalam personil, tidak juga dalam tahapan. Begitulah, pertumbuhan ta;rif, takwin dan tanfidz adalah satu adanya. Namun, bentuk kegiatan ini menuntut setiap personil memiliki kemampuan ta;rif, takwin dan tanfidz disaat yang besamaan&lt;br /&gt;Demikianlah, kita mendapatkan bahwa berbagai bentuk kegiatan dapat dilakukan seiring dengan beragam kondisi yang melingkupi suatu wilayah tertentu atau wilayah islam tertentu. Pimpinan yanga dapat mengambil keputusan yang tepat sesuai denga kondisi sekitar itulahpemimpin yang berkapabel dan terpercaya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INTEGRITAS ANTARA TA’RIF, TAKWIN DAN TANFIDZ.&lt;br /&gt;Ta’rif tetap memiliki tujuan utama yakni mengenalkan islam kepada oran g  dan membekali mereka dengan tsaqafah islam yang memadai, baik tsaqafah tentang masa lalu maupun masa kini. Juga mengenalkan Jamaah dan fikrahnya agar orang memberika totalitas dengan iman, shalat dan zakat, yakni mengenal Islam dan menjadikan komitmen kepadanya dan kepada umatnya secara umum. Yang paling pentung adalah mengambil bagian sesuai dengan kepahamannya terhadap tiga persoalan pokok (Allah, Rasul dan Islam) terhadap Al-Qur’an dan ilmunya, khusunya tilawah dan hafalan, terhadap sunah dan ilmunya, terhadap fiqih, tauhid dan tashawuf yang bersih terhadap ushulul fiqih, bahasa arab, sejarah Islam, sirah, wawasan kontemporer dunia Islam, konspirasi untuk menghancurakn islam dan cara-caranya, studi-studi Islam kontemporer, serta fiqih dakwah dalam halaqoh umum dan khusus, juga usrah.&lt;br /&gt;Persoalan ini besar dan kompleks, karena butuh waktu yang lama untuk mengurusnya. Yang harus dicatat kita hendaknya tidak bergeser dari tahapan ta’rif ketahapan takwin hingga kita yakin bahwa komitmen yang penuh dan kesiapan untuk taat secara total sudah terwujud. Yakni bahwa kesiapan untuk bertaqwa dan taat terhimpun dalam diri.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;“…bertaqwalah kamu kapada Allah  dan taatlah kepadaku”  (Ali Imran: 50)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt; Selama kesiapan dan komitmen prinsip hidup sudah terwujud, maka tidak ada lagi hambatan untuk membawa seseorang ke usrah takwin secara total. Di usrah takwin prinsip dasarnya adalah bekerja dan berlatih. Kita telah melihat ungkapan Hasan Al-Banna tentang takwin: “system dakwah dalam tahapan ini bersifat tashawuf murni dalam aspek ruhiyah dan militer murnu dalam asper operasional. Slogan dalam kedua aspek ini adalah perintah dan taat tanpa ragu dan berat hati.”&lt;br /&gt; Oleh karena itu, Pembina dalam takwin harus melihat seorang akh dengan standard studi dan pemahamannya yang mendalam, komitmen danpengorbanannya, serta ibadah dan ketaqwaannya. Kemudian, dalam konteks manhaj dan peta ketakwinan, diminta kepadanya untuk menyempurnakan kekurangannya, dengan kesungguhan, dengan penguasaan atas brbagai rujukan ilmu dan pengajaran islam, kajian dan daurah,&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;IKHWANUL MUSLIMIN DAN POLITIK&lt;br /&gt; Setelah mengemukakan hujjah yang menyatakan bahwa Islam pun berpolitik dengan misi membawa kebahagiaan bagi umat manusia, lalu Beliau menegaskan pernyataan tersebut dengan nash-nash Al-Qur`an dan Sunnah Rasulullah SAW. Beliau menjelaskan bahwa dikotomi agama dan politik merupakan virus-virus yang bersumber dari Barat yang telah menular kepada para pemimpin dan pejabat pemerintahan di negeri-negeri Islam. Imam Hasan Al-Banna mengumandangkan Ikhwanul Muslimin sebagai gerakan dakwah Islam yang menyerukan pada pemahaman Islam yang komperhensif yaitu Islam yang berlandaskan pada politik yang mengatur semua aspek kehidupan manusia.&lt;br /&gt; Imam Hasan Al-Banna pernah berkata: “Wahai para pemegang kekuasaan, ketahuilah bahwa Allah telah mengetahui bahwa kader-kader Ikhwanul Muslimin adalah para politisi dan kader Ikhwan tidak akan pernah berasal dari non-muslim serta Ikhwanul Muslimin tidak memisahkan poitik dari agama”.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Siapa pun yang mengira bahwa Islam tidak menyentuh wilayah politik atau berprasangka bahwa politik bukan tema pembahasan dalam Islam, maka sesungguhnya ia telah menzhalimi dirinya dan telah menganiaya ilmunya. Saya tidak mengatakan bahwa mereka telah menzhalimi Islam, karena Islam adalah syariat Allah yang tak akan pernah tersentuh oleh kebatilan, baik yang datang dari depan maupun dari belakang. &lt;br /&gt;Betapa indahnya ungkapan Ghazali berikut: “ketahuilah bahwa Islam adalah pokok, sementara pemerintahan adalah penjaganya, sesuatu yang tidak punya pokok akan hancur dan sesuatu yang tak terjaga tentu akan hilang. Sebuah negara Islam tidak akan pernah berada dalam asas dakwah yang kokoh sehingga negara itu memiliki misi risalah Islam, bukan sekedar menyusun formasi administratif dan pemerintahan secara fisik yang tak memiliki ruh. Demikian pula halnya dakwah tak akan berjalan lancar kecuali dengan perlindungan, bantuan dan dukungan dari negara Islam”.&lt;br /&gt;Imam Hasan Al-Banna telah menjelaskan strategi politik Ikhwanul Muslimin dengan sangat gamblang sekali dalam sebuah ceramah Beliau berjudul: “Ikhwanul Muslimin dan Politik” yang termasuk dalam risalah “Ila Ayyi Syai’i Nad’u An-Naasa”. &lt;br /&gt;Dalam ceramah tersebut Beliau berkata: “Wahai umat Islam, kami memanggil kalian semua, Al-Qur`an yang berada di tangan kanan kami, Sunnah berada di kiri kami, tindakan para pendahulu kita (salafus shalih) yang shalih menjadi panutan kami, dari hati yang paling dalam kami mengajak umat Islam untuk kembali pada Islam, hukum Islam dan petunjuk-petunjuknya. Jika semua hal di atas diistilahkan dengan politik, maka itulah politik kami. Jika orang yang memperjuangkan hal-hal tersebut mereka juluki para politisi, maka kamilah yang paling pantas dijuluki para politisi tersebut.&lt;br /&gt;Karakter politik Islam tidak lain adalah politik yang mempunyai misi perwujudan kebahagiaan hidup manusia, baik di dunia maupun akhirat, maka hendaklah Anda memiliki etika politik seperti itu, ajaklah rekan-rekan Anda serta berpegang teguhlah pada etika politik yang memprioritaskan kebanggaan terhadap akhirat . Dalam kongres VI, Imam Hasan Al-Banna menyampaikan dalam orasinya: “Jika kita dikenal sebagai para politisi, itu artinya karena kita memiliki kepedulian dan perhatian terhadap kondisi umat Islam dan karena kita yakin bahwa pemerintahan merupakan salah satu elemen dari sekian banyak aturan-aturan Islam, bahwasanya kebebasan berpolitik dan rasa patriotisme merupakan salah satu penyangganya. Kita berjuang dengan segala kemampuan demi kebebasan politik dan reformasi para aparat pemerintahan. &lt;br /&gt;Kita sadar bahwa pembahasan ini bukan barang baru, hal ini dipahami oleh semua orang yang mengkaji Islam dengan kacamata yang benar. Sementara keberadaan jamaah Ikhwanul Muslimin dan keberadaan kita adalah semata-mata merealisasikan misi-misi tersebut dan kita tidak akan menyimpang dari jalan dakwah ini meski sehelai rambut sekalipun. Dakwah yang dituntut Islam terhadap Muslim tidak terbatas hanya sebagai ungkapan nasehat dan wejangan semata, tapi Islam selalu memotivasi umatnya untuk berjuang dan berjihad.&lt;br /&gt;Firrnan Allah QS. Al-‘An¬kabut 69:&lt;br /&gt;Dan orang-orang yang berjihad untuk (mencari keridhaan) kami, benar- benar akan kami tunjukkan kepada mereka jalan-jalan kami. dan Sesungguhnya Allah benar-benar beserta orang-orang yang berbuat baik.&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5179447941030060151?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5179447941030060151/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/tambahan-makalah-sebelumnya.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5179447941030060151'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5179447941030060151'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/tambahan-makalah-sebelumnya.html' title='Tambahan Makalah sebelumnya.'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-6723417193103334395</id><published>2010-04-18T17:54:00.000-07:00</published><updated>2010-04-18T17:54:09.926-07:00</updated><title type='text'>MAKALAH STRATEGI DAKWAH dan POLITIK IQOMATUDDIN : Belajar dari Ikhwanul Muslimin.</title><content type='html'>BAB I&lt;br /&gt;PENDAHULUAN&lt;br /&gt;Islam adalah satu sistem yang menyeluruh serta merangkumi semua aspek kehidupan. Ia adalah negara dan tanah air ataupun pemerintahan dan rakyat. Ia adalah akhlak dan kekuatan ataupun rahmat dan keadilan. Ia adalah kebudayaan dan undang-undang ataupun keilmuan dan kehakiman. Ia juga adalah materi dan harta benda ataupun kerja dan kekayaan. Ia adalah jihad dan dakwah ataupun ketenteraan dan fikrah. Sebagaimana juga ia adalah akidah yang lurus dan Ibadah yang benar, semuanya sama.&lt;br /&gt;Itu adalah sekelumit pemahaman dan pemikiran Hasan Al Banna dalam mendefinisikan Islam, ini merupakan hal yang baru dalam dunia Islam yang dilakukan Hasan Al Banna dalam menterjemahkan Islam dalam kehidupan. &lt;br /&gt;Pemikiran beliau sangat jauh berbeda dengan cara berfikir penguasa dunia Islam saat itu, dimana seruan agar mencontohi cara barat oleh Kamal Attaturk bertiup kencang dan tidak ada henti. Bukan hanya itu, bahkan majalah-majalah dan surat khabar yang membuat propaganda dengan slogan 'Mesir adalah sebahagian dari Eropa' telah membanjiri pasaran. Para nasionalis mendesak pemerintahan Mesir agar kembali ke puncak kejayaan Firaun dan mencungkil adat-adat bangsa Mesir purba.&lt;br /&gt;Berangkat dari kondisi ini, Mulailah terbersit didalam benak Hasan Al Banna untuk membuat sebuah pergerakan, yang akhirnya dikenal denagan nama Ikhwanul Muslimin. Dan bergeraklah jama’ah ini berdakwah kelapisan masyarakat mesir pada waktu itu. Dalam upaya dakwahnya. Jama’ah Ikhwanul Muslimin memiliki saranna-sarana danstrategi dakwah tersendiri. Jama'ah Ikhwanul Muslimun bercita-cita untuk menjalankan tanggung jawabnya ke seluruh Mesir. Tujuannya ialah menggantikan masyarakat Mesir secara menyeluruh kepada masyarakat yang berlandaskan Syariah Islam.&lt;br /&gt;Dalam strategi dakwah ikhwanul muslimin adalah dengan Tarbiyah yang mengarah kepada perbaikan diri sendiri, keluarga, masyarakat, hingga tatanan negara. Maka terbentuklah sebuah negara dengan masyarakat yang berlandaskan syari’at islam. Itulah yang diinginkan Jama’ah ini.&lt;br /&gt; Di Indonesia sendiri jama’ah Ikhwanul Muslimin masuk ke Indonesia melalui jamaah haji dan kaum pendatang Arab sekitar tahun 1930. Pada zaman kemerdekaan, Agus Salim pergi ke Mesir dan mencari dukungan kemerdekaan. Waktu itu, Agus Salim menyempatkan untuk bertemu kepada sejumlah delegasi Indonesia. Ikhwanul Muslimin memiliki peran penting dalam proses kemerdekaan Republik Indonesia. Atas desakan Ikhwanul Muslimin, negara Mesir menjadi negara pertama yang mengakui kemerdekaan Republik Indonesia, setelah dijajah oleh Belanda. Dengan demikian, lengkaplah syarat-syarat sebuah negara berdaulat bagi Republik Indonesia. &lt;br /&gt; Dalam bab-bab selanjutnya akan dibahas lebih mendalam mengenai ikhwanul Muslimin, serta Strategi dakwah dan politik iqomatuddin (Penegakan Agama) yang mungkin bisa kita ambil sebagai pedoman ataupun referensi dalam menjalankan dakwah di Indonesia.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB II&lt;br /&gt;MENGENAL IKHWANUL MUSLIMIN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sejak menduduki Mesir pada 14 September 1882, Inggris telah melakukan dominasi terhadap segala sistem masyarakat dan mengkokohkan pijakannya. Itu dilakukan dengan cara menghadirkan militer dan pendudukan ekonomi, politik, budaya, dan pendidikan. Lalu terjadilah revolusi 1919 untuk melahirkan kemerdekaan politik seutuhnya, yang menghasi;kan beberapa hal positif, seperti berakhirnya proteksi Inggris terhadap mesir dan Mesir menjadi negara merdeka yang mempunyai supermasi berdasarkan proklamasi 28 Februari 1922, meskipun Inggris menuntut syarat untuk menguasai empat hal secara mutlak. Keempat hal itu ialah : jaminan yang melegitimasi mereka untuk melakukan segala intervensi  dalam segala persoalan internal mesir; jaminan tentara mereka tetaap berada di mesir (yang menjadikan kemerdekaan ini hanya sekedar formalitas); penguasaan mereka atas polisi dan tentara mesir; dan penguasaan ekonomi atas Terusan suez dan Bank Negara.&lt;br /&gt;Di sisi lain setelah runtuhnya khilafah Islamiyah di Turki yang di bubarkan oleh bapak sekuler Kamal Atarturk pada tahun 1924. Dunia Islam hidup dalam kegelapan bagaikan anak ayam kehilangan induknya, maka bermunculan gerakan sekulerisme di setiap Negara Islam bagaikan jamur di musim hujan, tiada yang dapat menghentikannya, maka tampilah tokoh-tokoh masyarakat yang berkiblat ke barat. &lt;br /&gt;Selepas Perang Dunia Pertama, golongan yang berkiblat ke barat bergerak sangat aktif mempromoikan pemahaman mereka di Mesir. Seiring dengan itu fahaman nasionalisme di dunia Islam mencapai puncaknya. Sementara Pergerakan Emanspasi Wanita semakin bertambah kuat, para wanita kelas atas Mesir memberontak; enggan memakai purdah. Mereka justru memakai fashion ala Eropa, menghadiri kegiatan sosial yang bercampur bebas antara lelaki dan perempuan, baik secara tertutup ataupun terbuka. Mereka juga mendesak supaya wanita diberi hak yang setaraf dengan lelaki. &lt;br /&gt;Para ulama tidak berdaya menahan serangan dari para Modernis kecuali hanya sekedar melabelkan murtad pada mereka. Keadaan ditambah parah dengan para ulama jahat yang begitu mudah dipermainkan oleh pemerintah taghut. Kondisi seperti ini telah mengenapkan kecelaruan sebahagian umat Islam dalam kejahiliahan. Ulama Kairo saat itu jatuh ke lembah yang paling hina, kerena mereka menyetujui fatwa yang diberi oleh Rektor Universitas al Azhar bahwa Presiden Faruk layak untuk memerintah dan digelar Khalifatul Mu'min dengan alasan "Faruk merupakan seorang Islam yang datang dari keturunan Rasulullah Saw.".&lt;br /&gt;Lahirnya Ikhwanul Muslimin&lt;br /&gt;  Dari kondisi-kondisi diatas Hassan Al Banna dan para sahabatnya merasa gelisah mengenai situasi kritis ini, di dalam buku hariannya beliau mencatat: "Hanya Allah yang mengetahui berapa malam kita akan berbincang tentang kondisi negara dan hubungannya dengan kehidupan rakyat. dan pengaruhnya terhadap masyarakat kelas bawah serta cara penyelesaiannya? Kami diskusi hal tersebut dengan penuh perhatian sehingga meneteskan airmata". Dalam buku tersebut, Hassan Al Banna mengakui bahwa keputusannya mendirikan Jama’ah Ikhwanul Muslimin merupakan manifestasi dari sikap beliau dan sahabat yang anti terhadap kejahilan Ummat Islam. Beliau menganggap bahwa masjid dan khutbah saja tidak cukup untuk menyelesaikan masalah penyakit umat ini. &lt;br /&gt;Pada tahun 1928 Ikhwanul Muslimin resmi didirikan dengan tujuan untuk menyelesaikan nasib malang yang menimpa umat Islam saat itu. Hasan Al Banna jauh berbeda dengan tokoh Islam lainnya seperti Jamaluddin Al-Afghani, Sheikh Muhammad Abduh dan Sayyid Rashid Ridha', mereka lebih mengutamakan penulisan dan dakwah billisan dalam kiprahnya. Ini disebabkan Harakah Islam yang dipimpin Hasan Al Banna sangat syumul dan komplit sehingga menyentuh berbagai aspek kehidupan seperti ibadah, akidah, mu'amalah, akhlah, politik, kebudayaan, ekonomi, social, olah raga dan sebagainya. &lt;br /&gt;Hassan Al Banna mulai mengunjungi kedai kopi untuk melakukan dakwah secara halus, tausiah beliau ini mulai menusuk hati para pendengar dan cukup untuk menyadarkan orang yang khilaf. Beginilah cara beliau berdakwah dan mentarbiyah masyarakat hingga larut malam. &lt;br /&gt;Pada musim liburan di musim panas, beliau menjelajah seluruh Mesir dengan jalan kaki atau naik kereta api buruk kelas tiga yang penuh sesak. Beliau tidak melalui sebuah kampung dan kota melainkan berhenti dan bermalam di situ, guna menyampaikan dakwah Islam kepada orang kampung di masjid-masjid dan di rumah-rumah. Beliau sangat bersemangat dalam menyampaikan dakwah sehingga menyentuh hati mereka yang mendengarkannya, mulai dari buruh rendah dan kasar hingga para ulama yang mulia mengelilinginya untuk mendengar dakwahnya yang berapi-api.&lt;br /&gt;Pada tahun 1933, kantor Ikhwanul Muslimin dipindahkan dari Ismailiah ke Kairo. Dalam masa tiga tahun di sana, Harakah Ikhwanul Muslimin membuat penekanan yang berat dalam mendidik umat islam supaya menghayati islam, yaitu melalui cara menggerakkan masjid-masjid, mendirikan sekolah-sekolah dan pusat-pusat kebajikan di seluruh Mesir. Begitulah Hasan Al Banna membuat gebrakan baru yang belum di buat oleh para ulama besar di Al Azhar saat itu. &lt;br /&gt;Kota Kairo saat itu berkiblat ke Eropa. Umat Islam malu untuk sembahyang tempat umum. Murid-murid di sekolah belajar membenci apa saja perkara yang berkaitan dengan Islam. Di kota besar inilah Hasan Al Banna berhasil mengajak ratusan pelajar didikan Barat kembali mencintai Islam dan menjadi muridnya yang gigih berjuang.&lt;br /&gt;Jama'ah Ikhwanul Muslimun bercita-cita untuk menjalankan tanggung jawabnya ke seluruh Mesir. tujuananya ialah menggantikan masyarakat Mesir secara menyeluruh kepada masyarakat yang berlandaskan Syariah Islam.&lt;br /&gt;Karakter Dakwah Ikhwanul Muslim&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ikhwanul Muslimin adalah adalah sebuah nama gerakan islam yang lahir di mesir pada tahun 1928. Keberadaannya menjadi sangat penting karena kiprahnya yang luar biasa dalam menggelindingkan arus kebangkitan islam abad 20. Diakui atau tidak ikhwan telah menjadi inisiator dan inspirator bagi komunitas umat islam diberbagai belahan bumi untuk bangkit dari keterjajahan dan ketertindasan. Mereka kemudian mewujud dalam berbagai gerakan dan jama’ah dalam beragam nama.&lt;br /&gt; Berbicara ikhwanul muslimin berarti berbicara tentang Tarbiyah, demikian sebaliknya. Tarbiyah merupakan karakter dakwah dari Ikhwanul Muslimin. Istilah Tarbiyah dikalangan aktivis dakwah sering kali dikaitkan dengan Ikhwanul Muslimin. &lt;br /&gt; Untuk lebih lengkap mengenal karakter Ikhwanul Muslimin, kita harus menyertakan sebuah nama, dialah Hasan Al Banna pendiri dari jama’ah Ikhwanul Muslimin. Awalnya dia melihat kondisi umat saat itu benar-benar dlam keadaan terpuruk dan dikuasai oleh pihak asing. Kemudian beliau melanglang buana untuk melakukan pengamatan panjang terhadap kondisi umat, sampailah pada suatu kesimpulan bahwa umat ini harus  bangkit. Namun aset umat ini untuk kembali bangkit telah terkuras habis, kecuali satu : itulah pemuda. Lantas apa yang harus dilakukan terhadap mereka? Demikian Hasan tercenung hingga sampai pada akhirnya dia mengambil satu sikap, tidak ada hal lain yang bisa dilakukan kecuali mendidik, membina, dan membangun kepribadian pemuda islam (mentarbiyah) sehingga mereka tumbuh menjadi pribadi-pribadi yang tangguh. Karena dari pribadi-pribadi yang baik akan terbentuk keluarga yang islami, dan dari keluarga-keluarga yang islami akan terbangun sebuah masyarakat muslim yang diridhai Allah. Itulah yang menjadi fokus dakwah dari Ikhwanul Muslimin yang dipimpin oleh Hasan Al Banna.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;TUJUAN IKHWAN SECARA RINCI&lt;br /&gt;1. Individu&lt;br /&gt;Individu muslim yang kita inginkan adalah yang memiliki fisik kuat, mulia akhlaknya, berwawasan luas, giat berusaha, selamat akidahnya, benar ibadahnya, pejuang sejati, menjaga waktunya, tertib urusanya, bermenfaat bagi orang lain, mampu membimbing keluarga untuk menghormati fikrahnya, menjaga tata krama Islam dalam segenab kehidupan rumah tangganya, pandai memilih istri, pandai menjelaskan hak dan kewajiban istrinya, serta pandai mendidik anak-anak dan orang-orang yang berada dalam tanggungannya dengan ajaran Islam.&lt;br /&gt;Ia juga berjuang untuk mengembalikan khilafah yang hilang dan kesatuan yang diidam idamkan, juga berjuang untuk memandu dunia dengan menyebarkan dakwah islam di seantero wilayahnya.&lt;br /&gt;2. Rumah tangga&lt;br /&gt;Rumah tangga muslim yang kita inginkan adalah rumah tangga yang suami dan istrididalamnya mengetahui hak dan kewajibanya masing-masing, lalu mereka komitmen memeliharanya. Pandai mendidik anak-anak dan pembantu rumah tangganya dengan prinsip-prinsip Islam.&lt;br /&gt;3. Masyarakat muslim&lt;br /&gt;Adalah masyarakat yang memiliki akal pikiran, hati dan perasaan islami, masyarakat yang beriman dan beramal sholeh dan saling nasehat menasehati dalam kebenaran dan kesabaran.&lt;br /&gt;4. Pemerintahan&lt;br /&gt;Kita menghendaki tegaknya pemerintahan islami di semua kawasan islam. Tujuan ini memerlukan penjelasan rinci agar tidak terjadi kerancuan dan kesalahpahaman.&lt;br /&gt;Pertama, Hasan Al Banna mengatakan, pemerintahan islam adalah pemerintah yang anggotanya orang-orang muslim, melaksanakan kewajiban, tidak bermaksiat secara terang-terangan dan melaksakan hukum-hukum islam.&lt;br /&gt;Kedua, Hasan Al Banna mengatakan, tidak apa mengunakan orang-orang non muslim jika dalam keadaan terpaksa, yang penting mereka tidak didudukan dalam posisi pemimpin.&lt;br /&gt;Ketiga, Hasan Al Banna mengatakan, Bentuk dan jenis pemerintahan tidak menjadi persoalan sepanjang sesuai dengan kaidah-kaidah umum dalam pemerintahan islam.&lt;br /&gt;5. Daulah Islamiyah&lt;br /&gt;Adalah daulah inti. Menurut Hasan Al Banna daulah inti adalah daulah yang memimpin negara-negara Islam dan menghimpun ragan kaum muslimin, mengembalikan keagungannya, serta mengembalikan wilayah yang telah hilang dan tanah air yang di rampas. Maka penjelasan ini pula mencantumkan beberapa kewajiban daulah.&lt;br /&gt;Adapun kewajiban dari Daulah tersebut adalah:&lt;br /&gt;• Memimpin negara-negara Islam.&lt;br /&gt;• Ia Menghimpun beragam kaum muslimin.&lt;br /&gt;• Mengembalikan keangungan umat islam dengan mengembalikan kekuasaan politik islam, serta mengembalikan bumi dan tanah air Islam yang telah dirampas oleh penjajah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Tegaknya Daulah dan Khilafah Islamiyah.&lt;br /&gt;Dalam kaitannya dengan ini hasan Al banna menyebutkan, “Semua Negara Islam harus bebas dari cengkraman kekuasaan Asing.”&lt;br /&gt;Hasan Al Banna juga menyebutkan beberapa kewajiban-kewajiban daulah islamiyah :&lt;br /&gt;a. mengamalkan hukum-hukum islam; dan itu merupakan kewajiban. &lt;br /&gt;b. melaksanakan sistem sosial islam secara lengkap.&lt;br /&gt;c. memproklamasikan prinsip-prinsip yang tegas ini, jangan sampai ia dibiarkan tampak tidak jelas.&lt;br /&gt;d. menyampaikan dakwah islam dengan arif bijaksana kepada semua orang, jangan sampai didunia ini ada orang-orang yang belum tersentuh oleh dakwah islam yang disertai dengan atgumen yang jelas.&lt;br /&gt;7. Dunia seluruhnya hanya tunduk kepada Allah SWT&lt;br /&gt;Hasan Al Banna berkata, kemudian daulah islamiyah itu mengibarkan panji-panji jihad dan dakwah, sehingga dunia seluruhnya akan menjadi berbahagia dangan ajaran islam. Daulah islamiyah juga bertanggung jawab untuk menjadi guru bagi dunia seluruhnya dan menyebarkan dakwah islamm sehingga tidak ada lagi fitnah dan agama itu semata-mata bagi Allah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ketujuh hal tersebut diatas saling berkaitan antara yang satu dengan yang lain. Tegaknya suatu negara islam di suatu kawasan merupakan satu tahap untuk menegakkan pemerintah islam inti. Tahapan ini mempersiapkan tahapan berikutnya, yakni kesatuan islam, yang merupakan tahapan menuju tegakknya kekuatan islam internasional, dan ini merupakan tahapan bagi proses selanjutnya.Dengan demikian maka dengan tahapan tujuan tadi, maka seorang ikhwah akan memiliki sebuah rencana besar dalam perjalanan dakwahnya, dan azzam yang kuat untuk menjalaninya. Tujuan-tujuan tadi yang membina seorang ikhwah sehingga menjadi muslim peradaban.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Sarana-Sarana Untuk Mencapai Tujuan Ikhwanul Muslimin&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berbicara tujuan mengharuskan perbincangan tentang sarana yang memadai untuk mencapai tujuan itu, maka untuk mencapai tujuan-tujuan diatas Ikhwanul Muslimin memiliki sarana-sarana untuk mencapainya, yaitu:&lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN PERTAMA&lt;br /&gt;           Secara umum, sarana untuk membentuk pribadi muslim ini ada tiga, yang harus disatukan agar menghasilakn buah secara utuh yaitu murrabi [pembina], manhaj [sistem], dan lingkungan yang sehat.&lt;br /&gt;           Seberapapun cacat yang menimpa salah satunya, ia akan berpengaruh terhadap munculnya cacat dalam proses pembentukan pribadi muslam yang paripurna, kecuali jika pribadi itu mendapatka sentuhan tangan/hidayah Allah secara langsung.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN KEDUA&lt;br /&gt;            Sarana untuk mewujudkan keluarga muslim adalah;&lt;br /&gt;1. Setiap akh harus memberikan perhatian yang besar terhadap persoalan rumah tangganya&lt;br /&gt;2. Jamaah harus memberikan hak sewajarnya bagi aktivitas wanita.&lt;br /&gt;3. Setiap akh harus memilih istri yang sholihah&lt;br /&gt;4. Seorang akh seyogyanya diikat dengan anak-anaknya, saudara-saudaranya, juga dengan perangkat-perangkat jamaah.&lt;br /&gt;5. Untuk tujuan ini seharusnya jamaah mendirika unit-unit tertentu guna memenuhi kebutuhan-kebutuhan tersebut.&lt;br /&gt;6. Jamaah dan individu harus memelihara bersama-sama rumah tangganya dari penyelewengan.&lt;br /&gt;7. Jamaah harus menyelenggarakn majelis-maaaaaaajelis untuk wanita di masjid-masjid&lt;br /&gt;8. pemimpin harus memberikan perhatian khusus terhadap buku tentana wanita.&lt;br /&gt;9. Sedapat mungkin jamaah harus menggalakan pernikahaan di kalangan anggotnya dan mau menikahi para janda.&lt;br /&gt;10. Semua ini harus terwujud sebelum dan sesudah tegaknya kekuasaan.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN KETIGA&lt;br /&gt;Tujuan ketiga dari tujuan-tujuan kita adalah terwujudnya masyarakat muslim. Melalui pengadaan halaqoh baik yang umum maupun khusus di tengah masyarakay, melalui penyebaran buku-buku dan ceramah, melalui dialog rutin dengan semua pihak untuk mengingatkan mereka agar berkhitmat pada islam, memberikan pemahaman pada oang-orang non islam agar tidak takut pada islam, melalui pendalaman kepercayaan kepada pribadi dan jamaah kita bahwa ia sangat perhatian pada persoalan umat dan insya Allah dapat mengatasinya, melalui tarbiyah bagi setiap orang yang respek pada dakwah, melalui kreatifitas mewujudkan berbagai model lembaga yang tidak membiarkan seorang muslim pun kecuali pasti mendapatkan kebaikannya dan menjadikan semua arah politik yang menjadikan islam dapat memberikan sesuatu yang banyak bahkan berlebih, kita berharap masyarat islam akan tegak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN EMPAT&lt;br /&gt;Jika jamaah ini yang dapat menghipum kekuatan aqidah dan iman, serta kekuatan persatuan dan ikatan menemukan sekelompok orang yang menegakkan islam, maka ia siap menjadi pasukan dan pendukungnya. Namun jika ia tidak menemukannya, ia akan berusaha mencari jalan ideal untuk menegakan islam. Cara itu antara lain  di parlemen, selama ini ia dapat menentukan personil ahlul halli aqli&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN KELIMA&lt;br /&gt;Sarana yang paling efektif untuk itu adalah menegakkan sebuah Negara islam yang besar, yang memiliki kekuatan pengaruh dalam bidang politik, ekonomi, tekhnologi,di sebagian besar wilayah bumi, atau di Negara yang memiliki wilayah territorial luas.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN KEENAM&lt;br /&gt;Sarananya adalah melangkah diatas mukadimah yang benar, yakni tegaknya kaidah-kaidah yang benar, yang dari sanalah islam di berbagai wilayah bertolak.&lt;br /&gt; &lt;br /&gt;• SARANA PADA TUJUAN KETUJUH&lt;br /&gt;Cara yang kita pergunakan adalah beraktifitas terus-menerus yang sesuai dan layak untuk memestikan bahwa dunia akan menerima dakwah.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;BAB III&lt;br /&gt;KESIMPULAN&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Dalam memahami dakwah dalam jamaah maka yang patut kita jadikan landasan ialah hadits riwayat Bukhari Muslim” ’Hendaklah kamu komitmen kepada jamaah kaum muslimin dan imamnya.”&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Ada sejumlah prinsip umum dakwah ini agar dengannya kita dapat memahami kunci-kunci lain dari dakwah ikhwan dan permasalahannya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;1. IKHWANUL MUSLIMIN memahami bahwa dalam islam terdapat tujuan, sarana, khittah, sistem, kaidah-kaidah institusi, undang-undang dan peraturan yang islami. Dengan itulah Ikhwanul Muslimin menginginkan menjadi hizbullah dan tentara sejatiNya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;2. Ikhwan pada hakekatnya menegakkan komitmen Islam selain mengakomodasi kepentingan zaman dan jangkaun operasional seluas mungkin.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;3. Mmemelihara opini umum, baik di tingkat regional, nasional maupun internasional, merupakan salah satu prinsip Islam, Ikhwanul Muslimin berpijak padanya dan memberikan ruang lingkup yang secukupnya untuk memahami dengan benar.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;4. Ada dua hal yang dapat dicatat berkaitan dengan hal-hal yang dijadikan sebagai pegangan oleh ikhwan.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pertama, ia harus dibenarkan oleh syareat.&lt;br /&gt;Kedua, ia harus sebanding dengan senjata musuh dan dapat mencapai tujuan.&lt;br /&gt;5. Prinsip yang menjadi pegangan ikhwan dalam kaitannya prinsip luar negeri adalah prinsip maslahah dengan maslahah, jika ada seseorang yang ingin berhubungan dengan kita atas dasar maslahah namun ditukar dengan prinsip maka harus ditolak.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;6. Semua wilayah pemerintahan Islam bagi ikhwan harus tunduk pada kekuasaan amirul mukminin dan seluruh perangkat pemerintahan pusat dalam perspektif undang-undang yang berlaku.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;7. Dalam pemerintahan Islam harus ada sistem sentralisasi untuk urusan global dan desentralisasi untuk urusan detailnya.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Tanggung jawab dalam dakwah ialah melakukan tajdid ( pembaruan ) dan naql ( alih generasi ).&lt;br /&gt;Jama’ah Ikhwanul Muslimin sejak berdirinya (1928) telah merumuskan tugasnya dengan sejelas-jelasnya, dan telah dijelaskan oleh pendirinya, Imam Syahid dengan penjelasan yang paling gamblang. Imam al-Banna telah menentukan tugas tersebut dalam empat tugas dan tujuan pokok yaitu :&lt;br /&gt;Pertama, membebaskan umat dari belenggu politik, dan membangunnya dari awal yang bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah.&lt;br /&gt;Kedua, menegakkan system Islam yang komprehensif.&lt;br /&gt;Ketiga, memerangi peradaban materi yang merusak kehidupan umat manusia.&lt;br /&gt;Keempat, memimpin dunia dan membimbing umat manusia menuju jalan kebenaran sesuai dengan ajaran Islam.&lt;br /&gt;Proyek peradaban Islami yang dicita-citakan Al-Ikhwan merupakan proyek kemanusiaan yang universal bertujuan mewujudkan sebaik-baik umat manusia secara umum. Proyek ini sangat luas dan membentang luas.&lt;br /&gt;Hal-hal diatas yang menjadi dasar pandangan dan cita-cita (visi) yang ingin ditegakkan oleh Jama’ah Al-Ikhwan melalui gerakannya, yang sekarang telah berkembang di seluruh dunia. Sebuah gerakan menuju tatatan baru, khususnya bagi kehidupan kaum muslimin, yang semuanya bersumber dari Al-Qur’an dan As-Sunnah, dan selaras dengan kehidupan umat manusia secara universal.&lt;br /&gt;Ikhwanul Muslimin memiliki kredo berupa:&lt;br /&gt;1. Allah tujuan kami (Allahu ghayatuna)&lt;br /&gt;2. Rasulullah teladan kami (Ar-Rasul qudwatuna)&lt;br /&gt;3. Al-Qur'an landasan hukum kami (Al-Quran dusturuna)&lt;br /&gt;4. Jihad jalan kami (Al-Jihad sabiluna)&lt;br /&gt;5. Mati syahid di jalan Allah cita-cita kami yang tertinggi (Syahid fiisabilillah asma amanina)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;ini adalah makalah yang aku siapkan untuk mengikuti DM 2 yang diadakan KAMMDA SUMUT.. walaupun aku rasa ini belum begitu baik karena perlu penambahan lagi, terutama tentang tahapan dakwah dari ikhwanul muslimin dan pembahasan lengkap tentang politik iqomatuddin yang belum aku sertakan...(ntar nyusullah)...hehehe....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-6723417193103334395?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/6723417193103334395/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/makalah-strategi-dakwah-dan-politik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/6723417193103334395'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/6723417193103334395'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/makalah-strategi-dakwah-dan-politik.html' title='MAKALAH STRATEGI DAKWAH dan POLITIK IQOMATUDDIN : Belajar dari Ikhwanul Muslimin.'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-2449837956277189135</id><published>2010-04-11T07:30:00.000-07:00</published><updated>2010-04-11T07:30:09.836-07:00</updated><title type='text'>AKADEMIKA MAIMUN (ikatan Alumni SMA N 3 Plus R.prapat)</title><content type='html'>TERIMA KASIH BUAT KAWAN-KAWAN YANG TELAH MEMPERCAYAKAN DAN MEMBERIKAN AMANAH BAGI SAYA UNTUK MENAHKODAI PERAHU IKATAN ALUMNI INI... SEMOGA KITA SEMUA BISA MEMBAWA PERUBAHAN BAGI SMA PLUS KEARAH YANG LEBIH BAIK LAGI...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;INGAT ORGANISASI INI SEPERTI SEBUAH TIM DALAM BERMAIN FUTSAL, TIM ITU TIDAK AKAN BERMAIN BENGAN BAIK JIKA TIDAK DIBARENGI DENGAN KEKOMPAKAN...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;SALAM KOMPAK KAWAN-KAWAN...SUKSES UNTUK KITA SEMUA....&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-2449837956277189135?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/2449837956277189135/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/akademika-maimun-ikatan-alumni-sma-n-3.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2449837956277189135'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2449837956277189135'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/akademika-maimun-ikatan-alumni-sma-n-3.html' title='AKADEMIKA MAIMUN (ikatan Alumni SMA N 3 Plus R.prapat)'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-8859025655507335820</id><published>2010-04-09T18:59:00.001-07:00</published><updated>2010-04-09T18:59:37.555-07:00</updated><title type='text'>Keteguhan Hati</title><content type='html'>&lt;meta content="text/html; charset=utf-8" http-equiv="Content-Type"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Word.Document" name="ProgId"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Generator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;meta content="Microsoft Word 12" name="Originator"&gt;&lt;/meta&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CizaL%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_filelist.xml" rel="File-List"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CizaL%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_themedata.thmx" rel="themeData"&gt;&lt;/link&gt;&lt;link href="file:///C:%5CUsers%5CizaL%5CAppData%5CLocal%5CTemp%5Cmsohtmlclip1%5C01%5Cclip_colorschememapping.xml" rel="colorSchemeMapping"&gt;&lt;/link&gt;    &lt;m:smallfrac m:val="off"&gt;    &lt;m:dispdef&gt;    &lt;m:lmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:rmargin m:val="0"&gt;    &lt;m:defjc m:val="centerGroup"&gt;    &lt;m:wrapindent m:val="1440"&gt;    &lt;m:intlim m:val="subSup"&gt;    &lt;m:narylim m:val="undOvr"&gt;   &lt;/m:narylim&gt;&lt;/m:intlim&gt; &lt;/m:wrapindent&gt;&lt;style&gt;&lt;!-- /* Font Definitions */ @font-face	{font-family:Wingdings;	panose-1:5 0 0 0 0 0 0 0 0 0;	mso-font-charset:2;	mso-generic-font-family:auto;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 268435456 0 0 -2147483648 0;}@font-face	{font-family:"Cambria Math";	panose-1:2 4 5 3 5 4 6 3 2 4;	mso-font-charset:1;	mso-generic-font-family:roman;	mso-font-format:other;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:0 0 0 0 0 0;}@font-face	{font-family:Calibri;	panose-1:2 15 5 2 2 2 4 3 2 4;	mso-font-charset:0;	mso-generic-font-family:swiss;	mso-font-pitch:variable;	mso-font-signature:-520092929 1073786111 9 0 415 0;} /* Style Definitions */ p.MsoNormal, li.MsoNormal, div.MsoNormal	{mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-parent:"";	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:0cm;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraph, li.MsoListParagraph, div.MsoListParagraph	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpFirst, li.MsoListParagraphCxSpFirst, div.MsoListParagraphCxSpFirst	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpMiddle, li.MsoListParagraphCxSpMiddle, div.MsoListParagraphCxSpMiddle	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:0cm;	margin-left:36.0pt;	margin-bottom:.0001pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}p.MsoListParagraphCxSpLast, li.MsoListParagraphCxSpLast, div.MsoListParagraphCxSpLast	{mso-style-priority:34;	mso-style-unhide:no;	mso-style-qformat:yes;	mso-style-type:export-only;	margin-top:0cm;	margin-right:0cm;	margin-bottom:10.0pt;	margin-left:36.0pt;	mso-add-space:auto;	line-height:115%;	mso-pagination:widow-orphan;	font-size:11.0pt;	font-family:"Calibri","sans-serif";	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoChpDefault	{mso-style-type:export-only;	mso-default-props:yes;	mso-ascii-font-family:Calibri;	mso-ascii-theme-font:minor-latin;	mso-fareast-font-family:Calibri;	mso-fareast-theme-font:minor-latin;	mso-hansi-font-family:Calibri;	mso-hansi-theme-font:minor-latin;	mso-bidi-font-family:"Times New Roman";	mso-bidi-theme-font:minor-bidi;	mso-fareast-language:EN-US;}.MsoPapDefault	{mso-style-type:export-only;	margin-bottom:10.0pt;	line-height:115%;}@page Section1	{size:21.0cm 841.95pt;	margin:36.0pt 36.0pt 36.0pt 36.0pt;	mso-header-margin:1.0cm;	mso-footer-margin:1.0cm;	mso-paper-source:0;}div.Section1	{page:Section1;} /* List Definitions */ @list l0	{mso-list-id:900560030;	mso-list-type:hybrid;	mso-list-template-ids:987283228 69271553 69271555 69271557 69271553 69271555 69271557 69271553 69271555 69271557;}@list l0:level1	{mso-level-number-format:bullet;	mso-level-text:;	mso-level-tab-stop:none;	mso-level-number-position:left;	text-indent:-18.0pt;	font-family:Symbol;}ol	{margin-bottom:0cm;}ul	{margin-bottom:0cm;}--&gt;&lt;/style&gt;  &lt;/m:defjc&gt;&lt;/m:rmargin&gt;&lt;/m:lmargin&gt;&lt;/m:dispdef&gt;&lt;/m:smallfrac&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;b&gt;&lt;u&gt;&lt;span style="font-size: 14pt;"&gt;Keteguhan Hati&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/u&gt;&lt;/b&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Assalamualaikum warahmatullahi wabarakatuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Segala puji bagi Allah yang telah memberikan kita nikmat baik itu nikmat iman dan islam serta kesehatan dan juga waktu ataupun kesempatan, sehingga kita masih bisa berkumpul dan bertatap muka di ruangan yang berbahagia ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Salawat dan salam juga tak lupa selalu kita curahlan kepada Nabi Muhammad SAW, sang idola yang menjadi penuntun/ Qudwah sepanjang masa bagi kita sekalian, yang semoga dengan selalu bersalawat kepada beliau kita mendapatkan syafaat di yaumil akhir kelak. &lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Terima kasih kepada akhi wa ukhti sekalian yang telah memberikan kesempatan kepada ana untu menyampaikan taujih singkat sembari memulai syuro ini, sebenarnya bukan memberikan kesempatan ya, namun ini memang sudah giliran ana sepertinya...Namun semoga apa yang sedikit ana sampaikan nanti akan bermanfaat bagi kita semua disini. Amin....&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Nah...yang ingun ana sampaikan disini adalah mengenai sebuah doa yang sering diucapkan nabi, berbunyi&lt;i&gt;,” Yaa muqallibal qulub, tsabit qalbi ala dinika&lt;/i&gt;”. Artinya : Wahai Allah yang membolak-balikkan hati, Teguhkanlah hatiku diatas agama-Mu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Menurut Riwayat dari Aisyah binti abu Bakar Ra, Nabi SAW sangat banyak berdoa dengan doa ini, ini artinya pentingnya/sulitnya mencapai keteguhan hati kita untuk tetap tsiqah diatas agama ini, khususnya di Medan dakwah bagi kita yang notabene seorang yang mengaku dirinya aktivis dakwah, Jika seorang nabi yang teguh dan sudah terpelihara saja masih banyak melantunkan doa ini demi keteguhan hatinya, bagaimana dengan kita???&amp;nbsp; tentunya kita jauh lebih patut untuk itu.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Terlepas dari keteguhan iman yang sudah tentu dibarengi dengan keteguhan hati, Imam Al-Ghazali mengatakan, carilah hatimu di tiga tempat, yaitu :&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpFirst" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Carilah hatimu ketika engkau Sholat&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpMiddle" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Carilah hatimu ketika engkau Membaca Alquran&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoListParagraphCxSpLast" style="line-height: normal; text-indent: -18pt;"&gt;&lt;span style="font-family: Symbol;"&gt;·&lt;span style="font: 7pt &amp;quot;Times New Roman&amp;quot;;"&gt;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp;&amp;nbsp; &lt;/span&gt;&lt;/span&gt;Carilah hatimu ketika engkau Bertakziah/melihat orang meninggal.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Dan jika kamu belum juga menemukan hatimu, berarti kamu tidak punya hati “bukan dalam bentuk fisik melainkan dalam hal maknawiyahnya”, maka mintalah hati itu kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Begitu banyak kita lihat Zaman sekarang orang-orang yang mempunyai hati tapi pada hakikatnya tidak mempunyai hati, Dia tidak bisa mencegah dari berbuat keji dan mungkar. Mudah-mudahan kita terjauh dari hal-hal seperti ini.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Sedangkan di dalam buku “&lt;i&gt;Menggapai Qalbun Saliim&lt;/i&gt;” Aa Gym menasehatkan kepada kita, &amp;nbsp;bahwa untu k menumbuhkan keteguhan hati , kita membutuhkan tuntunan yang berasal dari Allah dan Rasul-Nya. &lt;i&gt;Pertama&lt;/i&gt;, Kita harus tekun mempelajari ilmu Ma’rifatullah(Mengenal Allah). &lt;i&gt;kedua&lt;/i&gt;, kita perlu mengakrabkan diri dengan Alquran, Alquran merupakan obat hati bagi kita&lt;i&gt;. Ketiga&lt;/i&gt;, Kita Perlu berjihad membela agama Allah. &lt;i&gt;Keempat&lt;/i&gt;, Kita perlu berdoa Kepada Allah Swt. &lt;i&gt;Kelima&lt;/i&gt;, kita perlu berbaik sangka kepada Allah.&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;Mungkin ini yang dapat ana sampaikan, mudah-mudahan doa yang diajarkan Nabi tadi serta point-point&amp;nbsp; yang telah disampaikan tadi bisa kita amalkan agar kita diberi keteguhan hati oleh sang pemilik hati tersebut yakni Allah SWT...sehingga kita menjadi pribadi-pribadi yang teguh dalam dakwah ini, dan mampu membuat dinnul islam semakin &lt;b&gt;BERSINAR&lt;/b&gt;,,,Amin yaa Robbal Alamin...&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;Akhirul Kalam...Wassalamualaikum warahmatullahi wabarokatuh.&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="MsoNormal" style="line-height: normal;"&gt;&lt;i&gt;&lt;span style="font-size: 10pt;"&gt;Apr_izal015&amp;nbsp; &amp;lt;09.04.2010&amp;gt;&lt;o:p&gt;&lt;/o:p&gt;&lt;/span&gt;&lt;/i&gt;&lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-8859025655507335820?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/8859025655507335820/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/keteguhan-hati.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/8859025655507335820'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/8859025655507335820'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/keteguhan-hati.html' title='Keteguhan Hati'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-4276769109571542197</id><published>2010-04-08T22:23:00.000-07:00</published><updated>2010-04-08T22:23:56.218-07:00</updated><title type='text'>Terima kasih yo.....</title><content type='html'>&lt;div class="separator" style="clear: both; text-align: center;"&gt;&lt;a href="http://2.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/S763Bq3jTXI/AAAAAAAAAFk/vbaNWEQzYXo/s1600/00.png" imageanchor="1" style="margin-left: 1em; margin-right: 1em;"&gt;&lt;img border="0" height="320" src="http://2.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/S763Bq3jTXI/AAAAAAAAAFk/vbaNWEQzYXo/s640/00.png" width="640" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/div&gt;diatas saya Lampirkan cuplikan dari ucapan selamat dari Keluarga,Sanak  Saudara, Family, dan teman-teman di FB &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Terima kasih aku ucapkan buat kawan2 yang telah memberikan ucapan Selamat, pada hari iulang tahunku,,,&lt;br /&gt;Maaf ya kwan-kawan,,,. gak ada acara spesial ataupun kemek-kemek istilahnya,,,.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Mungkin Walaupun ucapan yang kalian sampaikan hanya berupa media Facebook dan SMS(bagi yg gak jumpa langsung) tapi itu adalah sebuah kebaikan yang dicatat oleh Allah SWT,,, karena dalam setiap untaian kata yang kalian ucapkan terselip sebuah makna Doa,,,. Jadi sekali lagi aku ucapkan,"TERIMA KASIH BANYAK YAAAA"...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Salam persaudaraan selalu,,,buat Keluarga,Sanak Saudara, Family, dan teman-teman dimanapun berada....&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Wassalamualaikum, warahmatullahi, wabarakatuh...&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-4276769109571542197?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/4276769109571542197/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/terima-kasih-yo.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/4276769109571542197'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/4276769109571542197'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/terima-kasih-yo.html' title='Terima kasih yo.....'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><media:thumbnail xmlns:media='http://search.yahoo.com/mrss/' url='http://2.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/S763Bq3jTXI/AAAAAAAAAFk/vbaNWEQzYXo/s72-c/00.png' height='72' width='72'/><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-7942562367550499671</id><published>2010-04-03T09:56:00.001-07:00</published><updated>2010-04-03T09:56:15.086-07:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;center&gt;&lt;a href="http://www.zwani.com/graphics/islam/"&gt;&lt;img &amp;nbsp;="" alt="zwani.com myspace graphic comments" border="0" src="http://images.zwani.com/graphics/islam/images/religionislam5.gif" /&gt;&lt;/a&gt;&lt;br /&gt;&lt;a href="http://www.twitterbackgrounds.org/" target="_blank"&gt;Twitter Backgrounds&lt;/a&gt;&lt;/center&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-7942562367550499671?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/7942562367550499671/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/twitter-backgrounds.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7942562367550499671'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7942562367550499671'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/twitter-backgrounds.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-2154285642113728093</id><published>2010-04-02T04:21:00.001-07:00</published><updated>2010-04-02T06:01:23.137-07:00</updated><title type='text'>Jadwal World Cup 2010 di RCTI/Global TV</title><content type='html'>Ajang Sepak bola bergengsi berkelas Dunia "World Cup 2010 Afrika Selatan" akan segera hadir kembali ditengah-tengah kita,,dan Setiap perhelatan akbar ini datang, hanpir setiap orang baik itu laki-laki ataupun perempuan,tua, muda, besar, kecil, maupan yang bukan pecinta sepak bola menjadi "GILA" bola...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Pemandangan menjijikkan dikalangan masyarakat pun terjadi, "Judi BOLA" akan menjadi gila-gilaan pada World Cup nanti, hal ini sungguh memperihatinkan apalagi perjudian tersebut tidak hanya dilakukan oleh orang dewas tapi juga sudah merambah keanak-anak yang notabene masih membutuhkan uang dari orangtuanya...Akibatnya ketika orang sudah gila dengan Judi maka segala hal bisa dilakukan demi mendapatkan uang untuk berjudi...Ironis memang, Orang lain yang bertanding kenapa kita yang jadi berdosa karenanya...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Jadi kepada Saudaraku masyarakat Indonesia berfikirlah, lakukan yang terbaik bukan terburuk, Jadikan ajang piala dunia menjadi motivasi buat diri kita untuk meningkatkan kualitas olag raga di tanah air... &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Berikut Jadwal World Cup 2010 Afrika Selatan yang insyaAllah disiarkan di RCTI/Global TV semoga bermanfaat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;so .....bagi kamu-kamu yang sangat  menggilai sepak bola dan gak mau ketinggalan disetiap pertandingannya bisa mengikuti pertandingan dengan lengkap dengan catatat : JANGAN BERJUDI.....!!!!! dan ketika pertandingan berlangsung Tengah malam dirikanlah Solat Malam (Qiamullail)&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Grup A&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;11/06/2010 Jumat 21:00 -  Afrika Selatan vs Meksiko&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17/06/2010 Kamis 01:30 -  Afrika Selatan vs Uruguay &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;8/06/2010 Jumat 01:30 -  Prancis vs Meksiko &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22/06/2010 Selasa 21:00 -  Prancis vs Afrika Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;22/06/2010 Selasa 21:30 -  Meksiko vs Uruguay&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group B&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;12/06/2010 Sabtu 21:00 -  Argentina vs Nigeria&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13/06/2010 Minggu 18:30 -  Korea Selatan vs Yunani&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17/06/2010 Kamis 18:30 -  Argentina vs Korea Selatan &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;17/06/2010 Kamis 21:00 -  Yunani vs Nigeria&amp;nbsp; &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23/06/2010 Rabu 01:30 -  Nigeria vs Korea Selatan&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23/06/2010 Rabu 01:30 -  Yunani vs Argentina &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group C&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13/06/2010 Minggu 01:30 -  Inggris vs Amerika Serikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13/06/2010 Minggu 18:30 -  Aljazair vs Slovenia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;18/06/2010 Jumat 21:00 -  Slovenia vs Amerika Serika&lt;br /&gt;19/06/2010 Sabtu 01:30 -  Inggris vs Aljazair&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23/06/2010 Rabu 21:00 -  Slovenia vs Inggris&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;23/06/2010 Rabu 21:00 -  Aljazair vs Amerika Serikat&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group D&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;13/06/2010 Minggu 21:30 -  Serbia vs Ghana&lt;br /&gt;14/06/2010 Senin 01:30 -  Jerman vs Australia&lt;br /&gt;18/06/2010 Jumat 18:30 -  Jerman vs Serbia&lt;br /&gt;19/06/2010 Sabtu 21:00 -  Ghana vs Australia&lt;br /&gt;24/06/2010 Kamis 01:30 -  Ghana vs Jerman&lt;br /&gt;24/06/2010 Kamis 01:30 -  Australia vs Serbia&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group E&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14/06/2010 Senin 18:30 -  Belanda vs Denmark&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;14/06/2010 Senin 21:00 - Jepang vs Kamerun&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;19/06/2010 Sabtu 18:30 -  Belanda vs Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;20/06/2010 Minggu 01:30 -  Kamerun vs Denmark&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25/06/2010 Jumat 01:30 -  Denmark vs Jepang&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;25/06/2010 Jumat 01:30 -  Kamerun vs Beland &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group F&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15/06/2010 Selasa 01:30 -  Italia vs Paraguay&lt;br /&gt;15/06/2010 Selasa 18:30 -  Selandia Baru vs Slovakia&lt;br /&gt;20/06/2010 Minggu 18:30 -  Slovakia vs Paraguay&lt;br /&gt;20/06/2010 Minggu 21:00 -  Italia vs Selandia Baru&lt;br /&gt;24/06/2010 Kamis 21:00 -  Slovakia vs Italia &lt;br /&gt;24/06/2010 Kamis 21:00 -  Paraguay vs Selandia Baru &lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group G&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;15/06/2010 Selasa 21:00 -  Pantai Gading vs Portugal&lt;br /&gt;16/06/2010 Rabu 01:30 -  Brasil vs Korut&lt;br /&gt;21/06/2010 Senin 01:30 -  Brasil vs Pantai Gading&lt;br /&gt;21/06/2010 Senin 18:30 -  Portugal vs Korut &lt;br /&gt;25/06/2010 Jumat 21:00 -  Portugal vs Brasil&lt;br /&gt;25/06/2010 Jumat 21:00 -  Korut vs Pantai Gading&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Group H&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;16/06/2010 Rabu 18:30 -  Honduras vs Chile&lt;br /&gt;16/06/2010 Rabu 21:00 -  Spanyol vs Swiss&lt;br /&gt;21/06/2010 Senin 21:00 -  Chile vs Swiss&lt;br /&gt;22/06/2010 Selasa 01:30 -  Spanyol vs Honduras&lt;br /&gt;26/06/2010 Sabtu 01:30 -  Swiss vs Honduras 26/06/2010 Sabtu 01:30 -  Chile vs Spanyol&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;* Jadwal bisa berubah setiap saat&lt;br /&gt;(Apr_izal015)&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-2154285642113728093?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/2154285642113728093/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/jadwal-world-cup-2010-di-rctiglobal-tv.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2154285642113728093'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2154285642113728093'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/04/jadwal-world-cup-2010-di-rctiglobal-tv.html' title='Jadwal World Cup 2010 di RCTI/Global TV'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-3193605061304099957</id><published>2010-03-30T15:12:00.000-07:00</published><updated>2010-03-30T15:12:34.314-07:00</updated><title type='text'>PILIHAN-PILIHAN YANG HARUS DIPILIH</title><content type='html'>Beberapa hari ini terkesan begitu santai bagiku, mulai dari rutinitas kuliah yang sangat longgar dikarenakan lagi ujian Mid Semesteran, namun dalam keluangan waktu yang bisa dibilang cukup banyak aku tak mendapatkan sebuah kepuasan batin efek dari keluangan waktu tersebut, padahal disaat kuliah berjalan seperti biasa, dengan tingkat kesibukan yang cukup tinggi aku bisa mengerjakan banyak hal bermanfaat ketimbang diwaktu luang... kenapa ini??,,, what happen with me...&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Nah....dari sini aku ingin evaluasi sedikit dengan kegiatan yang aku lakukan... mengapa ketika seharusnya saat waktu itu datang aku tak memanfaatkannya dengan baik.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Faktor- faktoryang membuat kita sering lalai dalam memanfaatkan waktu, bahasa kerennya manjemen Waktu, yaitu :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt; Sikap Menunda, hal ini dipengaruhi fikiran yang merasa bahwa "semua kita bisa atur" gampanglah itu, namun apa,,,jika Allah telah berkehendak maka kita tidak bisa berbuat apa-apa,,, memang terkadang kita merasa rencana yang kita lakukan sudah matang,,, tapi ketika Allah berkehendak lain kita mau bilang apa,,, tapi yakinlah Allah juga memberikan yang terbaik untuk kita (Jika kita dekat dengan-Nya)...kalo kita sombong apa yang dapat,, siallah,,,,he,,,hee,,,,&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Malas, Berbicara soal malas ini awak yang malas,,, gara-gara malas semua agenda yang tersusun rapi bisa amburadul, kacau balau de el el,,,,(apapun namanya...) jadi usah tanya-tanya lagilah kok udah malas... Tapi jangan salah sifat malas ada yg baeknya juga lo,,, malas berbuat maksiat pastinya bro...&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Wah,,, udah Adzan Subuh,,,,wah intinya blom dapet ni, BERSAMBUNG dululah ya bro,,, solat dulu baru follow up,,,, mukkor(tidur)...ngantuk kali nih,,,..nulisnya kapan-kapan laghi ya..... he,,,he,,,,,&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-3193605061304099957?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/3193605061304099957/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/03/pilihan-pilihan-yang-harus-dipilih.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3193605061304099957'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/3193605061304099957'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/03/pilihan-pilihan-yang-harus-dipilih.html' title='PILIHAN-PILIHAN YANG HARUS DIPILIH'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-2737079350803581361</id><published>2010-03-22T16:38:00.000-07:00</published><updated>2010-03-22T16:38:08.208-07:00</updated><title type='text'>ARamadhani_7: anaeh-aneh aj...</title><content type='html'>&lt;a href="http://izalcivil.blogspot.com/2009/09/anaeh-aneh-aj.html?zx=f15d05312703e60b"&gt;ARamadhani_7: anaeh-aneh aj...&lt;/a&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-2737079350803581361?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='related' href='http://izalcivil.blogspot.com/2009/09/anaeh-aneh-aj.html?zx=f15d05312703e60b' title='ARamadhani_7: anaeh-aneh aj...'/><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/2737079350803581361/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/03/aramadhani7-anaeh-aneh-aj.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2737079350803581361'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/2737079350803581361'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/03/aramadhani7-anaeh-aneh-aj.html' title='ARamadhani_7: anaeh-aneh aj...'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5519897340751711954</id><published>2010-02-21T15:51:00.000-08:00</published><updated>2010-02-21T15:54:06.787-08:00</updated><title type='text'>musik</title><content type='html'>&lt;table border="0" bgcolor="#eeeeeee"&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;embed src="http://stafaband.info/flvplayer.swf" width="300" height="20"&lt;br /&gt;allowscriptaccess="always"&lt;br /&gt;flashvars="autostart=true&amp;amp;autoplay=true&amp;amp;file=http://www.stafaband.info/listen0934071/file.mp3"&gt;&lt;/embed&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;tr&gt;&lt;td&gt;&lt;center&gt;&lt;span size=1&lt;br /&gt;face=verdana&gt;Get More Songs &amp;amp; Codes at &lt;a href="http://www.stafaband.info"&gt;www.stafaband.info&lt;/a&gt;&lt;/td&gt;&lt;/tr&gt;&lt;/table&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5519897340751711954?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5519897340751711954/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/02/musik.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5519897340751711954'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5519897340751711954'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/02/musik.html' title='musik'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-1355964588714688281</id><published>2010-02-04T17:00:00.000-08:00</published><updated>2010-02-04T17:01:11.909-08:00</updated><title type='text'>Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam</title><content type='html'>&lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;Boleh jadi tanggal 14 Pebruari setiap tahunnya merupakan hari yang ditunggu-tunggu oleh banyak remaja, baik di negeri ini maupun di berbagai belahan bumi lainnya. Sebab hari itu banyak dipercaya orang sebagai hari untuk mengungkapkan rasa kasih sayang. Itulah hari valentine, sebuah hari di mana orang-orang di barat sana menjadikannya sebagai fokus untuk mengungkapkan rasa 'kasih sayang', walau pun pada hakikatnya bukan kasih sayang melainkan hari 'making love'.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Dan seiring dengan masuknya beragam gaya hidup barat ke dunia Islam, perayaan hari valentine pun ikut mendapatkan sambutan hangat, terutama dari kalangan remaja ABG. Bertukar bingkisan valentine, semarak warna pink, ucapan rasa kasih sayang, ungkapan cinta dengan berbagai ekspresinya, menyemarakkan suasan valentine setiap tahunnya, bahkan di kalangan remaja muslim sekali pun.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Sejarah Valentine&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Valentine’s Day menurut literatur ilmiyah dan kalau mau dirunut ke belakang, sejarahnya berasal dari upacara ritual agama Romawi kuno. Adalah Paus Gelasius I pada tahun 496 yang memasukkan upacara ritual Romawi kuno ke dalam agama Nasrani, sehingga sejak itu secara resmi agama Nasrani memiliki hari raya baru yang bernama Valentine’s Day.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;The Encyclopedia Britania, vol. 12, sub judul: Chistianity, menuliskan penjelasan sebagai berikut: “Agar lebih mendekatkan lagi kepada ajaran Kristen, pada 496 M Paus Gelasius I menjadikan upacara Romawi Kuno ini menjadi hari perayaan gereja dengan nama Saint Valentine’s Day untuk menghormati St. Valentine yang kebetulan mati pada 14 Februari (The World Encylopedia 1998).&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Keterangan seperti ini bukan keterangan yang mengada-ada, sebab rujukannya bersumber dari kalangan barat sendiri. Dan keterangan ini menjelaskan kepada kita, bahwa perayaan hari valentine itu berasal dari ritual agama Nasrani secara resmi. Dan sumber utamanya berasal dari ritual Romawi kuno.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Sementara di dalam tatanan aqidah Islam, seorang muslim diharamkan ikut merayakan hari besar pemeluk agama lain, baik agama Nasrani ataupun agama paganis (penyembah berhala) dari Romawi kuno.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Katakanlah, "Hai orang-orang kafir. Aku tidak akan menyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu bukan penyembah Tuhan yang Aku sembah. Dan Aku tidak pernah menjadi penyembah apa yang kamu sembah. Dan kamu tidak pernah (pula) menjadi penyembah Tuhan yang Aku sembah. Untukmu agamamu, dan untukkulah, agamaku." (QS. Al-Kafirun: 1-6)&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Kalau dibanding dengan perayaan natal, sebenarnya nyaris tidak ada bedanya. Natal dan Valentine sama-sama sebuah ritual agama milik umat Kristiani. Sehingga seharusnya pihak MUI pun mengharamkan perayaan Valentine ini sebagaimana haramnya pelaksanaan Natal bersama.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Fatwa Majelis Ulama Indonesia tentang haramnya umat Islam ikut menghadiri perayaan Natal masih jelas dan tetap berlaku hingga kini. Maka seharusnya juga ada fatwa yang mengharamkan perayaan valentine khusus buat umat Islam.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;Mengingat bahwa masalah ini bukan semata-mata budaya, melainkan terkait dengan masalah aqidah, di mana umat Islam diharamkan merayakan ritual agama dan hari besar agama lain.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Valentine Berasal dari Budaya Syirik. &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Ken Swiger dalam artikelnya “Should Biblical Christians Observe It?” mengatakan, “Kata “Valentine” berasal dari bahasa Latin yang berarti, “Yang Maha Perkasa, Yang Maha Kuat dan Maha Kuasa”. Kata ini ditunjukan kepada Nimroe dan Lupercus, tuhan orang Romawi”.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Disadari atau tidak ketika kita meminta orang menjadi “to be my Valentine”, berarti sama dengan kita meminta orang menjadi “Sang Maha Kuasa”. Jelas perbuatan ini merupakan kesyirikan yang besar, menyamakan makhluk dengan Sang Khalik, menghidupkan budaya pemujaan kepada berhala. Icon si “Cupid (bayi bersayap dengan panah)” itu adalah putra Nimrod “&lt;em&gt;the hunter&lt;/em&gt;” dewa matahari.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Disebut tuhan cinta, karena ia rupawan sehingga diburu wanita bahkan ia pun berzina dengan ibunya sendiri. Islam mengharamkan segala hal yang berbau syirik, seperti kepercayaan adanya dewa dan dewi. Dewa cinta yang sering disebut-sebut sebagai dewa Amor, adalah cerminan aqidah syirik yang di dalam Islam harus ditinggalkan jauh-jauh. Padahal atribut dan aksesoris hari valentine sulit dilepaskan dari urusan dewa cinta ini.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Walhasil, semangat Valentine ini tidak lain adalah semangat yang bertabur dengan simbol-simbol syirik yang hanya akan membawa pelakunya masuk neraka, &lt;em&gt;naudzu billahi min zalik.&lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Semangat valentine adalah Semangat Berzina &lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Perayaan Valentine’s Day di masa sekarang ini mengalami pergeseran sikap dan semangat. Kalau di masa Romawi, sangat terkait erat dengan dunia para dewa dan mitologi sesat, kemudian di masa Kristen dijadikan bagian dari simbol perayaan hari agama, maka di masa sekarang ini identik dengan pergaulan bebas muda-mudi. Mulai dari yang paling sederhana seperti pesta, kencan, bertukar hadiah hingga penghalalan praktek zina secara legal. Semua dengan mengatasnamakan semangat cinta kasih.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Dalam semangat hari Valentine itu, ada semacam kepercayaan bahwa melakukan maksiat dan larangan-larangan agama seperti berpacaran, bergandeng tangan, berpelukan, berciuman, petting bahkan hubungan seksual di luar nikah di kalangan sesama remaja itu menjadi boleh. Alasannya, semua itu adalah ungkapan rasa kasih sayang, bukan nafsu libido biasa.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan tidak sedikit para orang tua yang merelakan dan memaklumi putera-puteri mereka saling melampiaskan nafsu biologis dengan teman lawan jenis mereka, hanya semata-mata karena beranggapan bahwa hari Valentine itu adalah hari khusus untuk mengungkapkan kasih sayang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Padahal kasih sayang yang dimaksud adalah zina yang diharamkan. Orang barat memang tidak bisa membedakan antara cinta dan zina. Ungkapan &lt;em&gt;make love&lt;/em&gt; yang artinya bercinta, seharusnya sedekar cinta yang terkait dengan perasan dan hati, tetapi setiap kita tahu bahwa makna &lt;em&gt;make love&lt;/em&gt; atau bercinta adalah melakukan hubungan kelamin alias zina. Istilah dalam bahasa Indonesia pun mengalami distorsi parah.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Misalnya, istilah penjaja cinta. Bukankah penjaja cinta tidak lain adalah kata lain dari pelacur atau menjaja kenikmatan seks?&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;Di dalam syair lagu romantis barat yang juga melanda begitu banyak lagu pop di negeri ini, ungkapan &lt;em&gt;make love&lt;/em&gt; ini bertaburan di sana sini. Buat orang barat, berzina memang salah satu bentuk pengungkapan rasa kasih sayang. Bahkan berzina di sana merupakan hak asasi yang dilindungi undang-undang.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;Bahkan para orang tua pun tidak punya hak untuk menghalangi anak-anak mereka dari berzina dengan teman-temannya. Di barat, zina dilakukan oleh siapa saja, tidak selalu Allah SWT berfirman tentang zina, bahwa perbuatan itu bukan hanya dilarang, bahkan sekedar mendekatinya pun diharamkan.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;Dan janganlah kamu mendekati zina; sesungguhnya zina itu adalah suatu perbuatan yang keji. Dan suatu jalan yang buruk.&lt;/span&gt;&lt;/em&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt; (QS Al-Isra’: 32)&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;p style="line-height: 150%;" class="MsoNormal"&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;em&gt;Wassalamu 'alaikum warahmatullahi wabarakatuh &lt;/em&gt;&lt;/span&gt;&lt;/p&gt;  &lt;strong&gt;&lt;span style="font-size: 10pt; line-height: 150%; font-family: Verdana;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/span&gt;&lt;/strong&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-1355964588714688281?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/1355964588714688281/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/02/hukum-merayakan-hari-valentine-buat.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1355964588714688281'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/1355964588714688281'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/02/hukum-merayakan-hari-valentine-buat.html' title='Hukum Merayakan Hari Valentine Buat Umat Islam'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-7931966772200412756</id><published>2010-01-25T16:49:00.000-08:00</published><updated>2010-01-25T18:03:41.492-08:00</updated><title type='text'>KetiKa hati Berserakan...</title><content type='html'>Tak mudah untuk membangkitkan Semangat dalam hati yang terpaksa. Keadaan kehidupan harus mendukung untuk menjadikan suasana hati benar-benar tentram, Hidup memang penuh aturan-aturan dan batasan yang harus kita patuhi. Namun memang memenuhi peraturan yang tidak sesuai dengan suasana hati merupakan sebuah beban yang sangat berat.&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;Solusi untuk menjalani hidup ini :&lt;br /&gt;&lt;ol&gt;&lt;li&gt;Ikhlas, mengikhlaskan segala keadaan hanya kepada Allah. Yakinlah bahwa yang terjadi dengan anda adalah merupakan yang terbaik yang diberikan Allah. Semua musibah pasti mengandung hikmah,  ingatlah kehidupan merupakan suatu  hubungan sebab akibat, semua yang terjadi  pasti ada  sebabnya  dan kitalah yang akan mengolah sebab itu akan menjadi apa, baik atau buruk.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersabarlah, orang bersabar adalah orang yang dicintai Allah, dengan bersabar kita akan merasa hidup lebih nikmat karena ketika kita bersabar akan muncul rasa lega kaerna Allah akan terasa dekat dengan kita. Namun sabar ini memang sangat sulit diterapkan dalam kehidupan ini. Namun berusahalah untuk bersabar.&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Bersyukur, "Alhamdulillah" kata sederhana yang menyatakan syukur kita kepada Allah SWT. ucapan yang begitu singkat tapi penuh dengan makna yang mulia. Allah sangat suka dengan hambanya yang bersyukur. Syukur merupakan pintu nikmat, insya Allah jika kita bersyukur Allah akan menambah nikmat untuk diri kita,,,jadi jangan abaikan syukur, jangan enggan mengucapkan "Alhamdullillah"...&lt;/li&gt;&lt;li&gt;Berusaha dan berdoa, Hidup penuh dengan tantangan, rintangan, halauan, setiap orang pasti menjalani hidup dengan berliku-liku, tak ada yang menjalani hidup dalam track lurus dan mulus. hidup ini seperti jalanan yang kadang lurus, kadang belok, kadang mulus kadang sedikit berlubang, kadang menanjak, kadang mendaki,, eh sama ya,,menurun maksudnya, ada lagi jalan yang hancur seperti kubangan lembu(aku liat dijalan Pancing-Medan), yap,,begitulah hidup tidak selalu seperti apa yang kita inginkan, namun yang tidak kita inginkan itu bisa kita ubah dengan usaha kita memperbaikinya,. namun kadang usaha kita saja tidak cukup untuk mengubahnya kita juga perlu meminta tolong kepada yang lebih faham tentang masalah tersebut. Seperti jalan tadi mungkin seorang dokter tidak akan bisa memperbaikinya sehingga ia meminta bantuan kepada seorang tukang, atau dia lapor ke Dinas Binamarga. Begitu juga dengan kita apabila usaha telah kita lakukan kita juga membutuhkan penolong untuk memudahkan terlaksanaanya keinginan tersebut. Kita akan meminta kepada yang lebih mengerti, untuk itu kita meminta kepada yang Maha Besar, Maha Tahu, Maha Penolong melalui berdoa. Dengan kekuatan Usaha yang maksimal dikombinasikan dengan Doa yang khusuk dan sungguh-sungguh, insya Allah akan diperoleh kepuasan.."BERRUSAHA TANPA BERDOA = SOMBONG". "BERDOA TANPA BERUSAHA = SIA-SIA".&lt;/li&gt;&lt;/ol&gt;Terakhir sebuah pesan singkat yang saya kutip dari  teman  saya, " Senangilah Apa yang kamu kerjakan, bukan hanya mengerjakan apa yang kamu senagi".&lt;br /&gt;&lt;br /&gt;AR____26jan10&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-7931966772200412756?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/7931966772200412756/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/01/ketika-hati-berserakan.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7931966772200412756'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/7931966772200412756'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2010/01/ketika-hati-berserakan.html' title='KetiKa hati Berserakan...'/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry><entry><id>tag:blogger.com,1999:blog-5208416502764802212.post-5521087266296986109</id><published>2009-12-19T21:50:00.000-08:00</published><updated>2009-12-19T21:56:35.031-08:00</updated><title type='text'></title><content type='html'>&lt;div id="post-111" class="post-111 page hentry category-ya-karim-sabda-nabi entry"&gt;                              &lt;h2&gt;&lt;a href="http://hasanalsaggaf.wordpress.com/foto-foto-bersejarah-2/foto-rumah-nabi/"&gt;♣ Foto Rumah Nabi&lt;/a&gt;&lt;/h2&gt;                                  &lt;div class="snap_preview"&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt; &lt;span style="font-size: 10pt; font-family: Arial;"&gt;Apakah anda sudah pernah melihat foto rumah Nabi, kamar Nabi dan Siti Khadijah, Mihrab Nabi, Kuburan ahli bait Nabi dan foto masjid Al Imam Ali Al-Oraidhi? Saya yakin anda belum pernah melihatnya. Foto foto ini sangat langka dan tidak mudah didapatkan. Alangkah untungnya anda bisa melihat di situs ini foto foto trb.&lt;/span&gt;&lt;/p&gt; &lt;p&gt; &lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-1455" title="rumah-nabi1" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/03/rumah-nabi1.jpg?w=300&amp;amp;h=240" alt="rumah-nabi1" width="300" height="240" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-1457" title="rumah-nabi-21" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/03/rumah-nabi-21.jpg?w=300&amp;amp;h=199" alt="rumah-nabi-21" width="300" height="199" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-1458" title="bak-air-nabi" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/03/bak-air-nabi.jpg?w=300&amp;amp;h=201" alt="bak-air-nabi" width="300" height="201" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-1459" title="mihrab-nabi" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/03/mihrab-nabi.jpg?w=263&amp;amp;h=300" alt="mihrab-nabi" width="263" height="300" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-1460" title="pemakaman-kel-nabi" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/03/pemakaman-kel-nabi.jpg?w=300&amp;amp;h=239" alt="pemakaman-kel-nabi" width="300" height="239" /&gt;&lt;/p&gt; &lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;img class="alignnone size-medium wp-image-1461" title="masjid-ali-al-uraidhi" src="http://hasanalsaggaf.files.wordpress.com/2008/03/masjid-ali-al-uraidhi.jpg?w=300&amp;amp;h=213" alt="masjid-ali-al-uraidhi" width="300" height="213" /&gt; &lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;p class="MsoNormal" style="margin: 0pt;"&gt;Sumber: kado dari kota nabi&lt;br /&gt;&lt;/p&gt;&lt;h1 style="font-style: italic;"&gt;&lt;a href="http://hasanalsaggaf.wordpress.com/"&gt;&lt;br /&gt;&lt;/a&gt;&lt;/h1&gt; &lt;/div&gt;                &lt;/div&gt;&lt;div class="blogger-post-footer"&gt;&lt;img width='1' height='1' src='https://blogger.googleusercontent.com/tracker/5208416502764802212-5521087266296986109?l=posisizal.blogspot.com' alt='' /&gt;&lt;/div&gt;</content><link rel='replies' type='application/atom+xml' href='http://posisizal.blogspot.com/feeds/5521087266296986109/comments/default' title='Poskan Komentar'/><link rel='replies' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2009/12/foto-rumah-nabi-apakah-anda-sudah.html#comment-form' title='0 Komentar'/><link rel='edit' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5521087266296986109'/><link rel='self' type='application/atom+xml' href='http://www.blogger.com/feeds/5208416502764802212/posts/default/5521087266296986109'/><link rel='alternate' type='text/html' href='http://posisizal.blogspot.com/2009/12/foto-rumah-nabi-apakah-anda-sudah.html' title=''/><author><name>rizal</name><uri>http://www.blogger.com/profile/12135023611103155197</uri><email>noreply@blogger.com</email><gd:image rel='http://schemas.google.com/g/2005#thumbnail' width='32' height='24' src='http://4.bp.blogspot.com/_h8BPRa9aSYo/ScC1ntRTPRI/AAAAAAAAAB0/uqS3-2RJBUI/S220/DSC00039.JPG'/></author><thr:total>0</thr:total></entry></feed>
